Nathan Arsenio

Nathan Arsenio
Part 5


__ADS_3

✈︎--♡


Mobil berhenti di depan rumah Emily.


"Terimakasih ya Pak Nathan sudah mengantar saya!!"ucap Emily sembari membuka sabuk pengaman mobil.


Nathan mengerutkan keningnya "Apa-apaan ini? tadi dia menyebut ku dengan nama seenaknya sekarang dia memanggilku apa? "pak-bapak" dia pikir aku bapaknya" batinnya.


"Sama-sama,saya bukan bapak kamu jangan panggil saya bapak!!"ucap Nathan datar.


Emily mengerutkan keningnyan"Lalu saya harus memanggil dengan sebutan apa?"ucap Emily.


"Kau ini bagaimana tadi kau memanggilku dengan sebutan nama, sekarang memanggilku dengan sebutan bapak!!"Ucap Nathan sedikit ketus sembari menatap Emily.


Emily terkejut mendengar penuturan Nathan "Ternyata dia ini sama seperti Bu Nadine, terlalu blak-blakan dan tidak basa-basi" batin Emily sembari tersenyum tenang menatap Nathan.


"Kalau begitu saya akan memanggil anda dengan sebutan,,,sebutann,,,,apa ya??"ucap Emily kebingungan dann!!!kenapa dia jadi terlihat seperti orang bodoh!? sebenernya dia juga aneh mengapa tadi dia memanggil nama Nathan dengan sebutan nama "Nath" dan "Bapak".


"Anda mau saya panggil apa??"tanyanya lagi,membuat Nathan gemas saja ditengah kebingungan Emily ini.


"Terserah kau saja!!"ucap Nathan.


"Ishhh dasar?"gerutu Emily sembari mengerucutkan bibirnya.Daan ide jahil nya pun keluar.


"Kalau begitu aku akan memanggilmu Mas Nathan,, bagaimana??"ucap Emily mencoba menjahili Nathan.


Nathan tertegun ketika Emily akan memanggil nya dengan sebutan "Mas" membuat jantung nya berdegup kencang saja,jika ditanya senang atau tidak dipanggil seperti itu tentu saja dia senang.Arghhh entah kenapa jantung nya tidak berhenti berdegup kencang dari tadi aneh sekali!!


"Hmm"gumam Nathan


ehh!! Emily mengerutkan keningnya tadi dia hanya ingin menjahili pria ini tapi mengapajadi begini!arghh!!bodoh,bodoh,benar-benar!!!!dasar gilaaa!!!!


"Yaudah Mas Nathan kalo begitu Emily turun dulu, sekali lagi terimakasih udah nganterin Emily pulang.Selamat malam Mas Nathan!!"ucap Emily sembari menatap Nathan dan tersenyum kesal , Emily pun keluar dari mobil dengan kesal.ishh ini benar-benar sudah gilaaa!!!


Oh tidak!!makin berdegup saja jantung Nathan mendengar ucapan Emily barusan,bahkan belum sempat dirinya menjawab ucapan Emily,wanita itu sudah melenggang keluar dari mobilnya.


"Tenangkan dirimu bodoh!!,,ada apa dengan mu!!"batin Nathan


Bukan hanya Nathan,tapi Emily juga merasakan hal yang sama seperti Nathan .

__ADS_1


"huhhh ada apa dengan ku kenapa jantung berdebar-debar seperti ini!!tenangkan dirimu Em!!"batin Emily ketika sudah sampai di kamarnya dan sedikit mengintip ke jendela kamar untuk melihat mobil Nathan yang baru saja melenggang pergi,setelah itu dia pun bergegas mengganti pakaiannya.


•>•>•>•>


"Kakak gak makan?"tanya Emila ketika sedang menyantap nasi goreng yang tadi dibeli Emily.


"Udah tadi"Jawab Emily ketika menuruni tangga.


"Kak kok tadi ada yang nganterin mobil,,,bukannya kakak berangkat naik mobil sendiri ya?"tanya Emila sembari mengunyah


"Oh tadi kakak emang bawa mobil sendiri tapi pas tadi mau pulang kata Tante Nadine kakak dianterin anaknya aja Kak Nathan kamu tau kan?terus mobil kakak biar dianter supir nya aja katanya"jawab Emily sembari mengambil cemilan yang ada di meja


"Iya aku tau,ehmm ehemm,,,"goda Emila


"Apaan sih dek!!jangan mulai deh!!!"ucap Emily mendelik kesal


"Kak Nathan ganteng ya kak?"goda Emila lagi


"Gantenglah kan cowok"jawab Emily ketus


"Aaaa,,,masa sih?emang sih semua cowok ganteng tapi kalo kak Nathan itu gantengnya kebangetan!!idaman bangetttt,,,"lagi dan lagi Emila menggoda kakaknya yang sedang menatap tajam ke arah nya.


Emily jengah dengan kelakuan adiknya itu dia pun bergegas tidur ke kamarnya.


Sesampainya dikamar Emily mengecek handphonenya yang terdengar ada telepon masuk yang bertuliskan nama "Tante Nadine".


"Assalamualaikum Tante.."


"Waalaikumsalam Em..untung kamu belum tidur"terdengar suara Nadine menghela nafas.


"Ah iyaa Tante,Ehmm emangnya kenapa Tan??"jawab Emily


"Gini Em,besok kamu gausah ke butik dulu,,kamu ke kantor Nathan karena besok kamu kerja sama Nathan jadi sekretaris pribadinya,,"jelas Nadine


DEG!!!APA BAGAIMANA BISA!!!


Berbagai pertanyaan mulai muncul di otak Emily?!?!!


"Tapikan Tante aku belum ada persetujuan dari Pak Nathan??dan ini terlalu tiba-tiba, bukannya aku ga mau tapi tan-"ucapan Emily terpotong

__ADS_1


"Kamu ga perlu khawatir ini memang terlalu mendadak tapi karena Nathan belum ada asisten pribadi jadi Om sama Tante memutuskan agar kamu jadi sekretaris pribadinya Nathan, untuk persetujuan dari Nathan besok kita akan bicarakan lagi,,inget Em Tante gamau ada penolakan!!!"ucap Nadine


"Ehm iya Tante kalo gitu besok Emily langsung ke kantor nya Pak Nathan!"ucap Emily


"Okee kalo gitu sekarang kamu istirahat, terimakasih ya em maaf mengganggu waktu kamu,selamat malam"


"Iya Tante sama-sama,gapapa Tante kebetulan Emily juga baru mau tidur tadi,makasih jugaaa ya Tan,selamat malam"terdengar Nadine sudah memutuskan teleponnya.Emily pun bergegas tidur karena sudah larut malam.


•>•>•>•>


Drttttt...Drrttttt...Drrtttt...


Bunyi alarm Emily yang selalu terpasang pukul 05.00 itu pun berbunyi yang langsung dimatikan oleh sang pemilik.


Emily pun bangun dan bergegas mandi juga melaksanakan sholat subuh.


Seperti biasa Emily turun kebawah untuk sarapan pagi dan mengobrol sedikit dengan adik-adiknya,lalu bergegas pergi ke kantor Nathan.


Sesampainya di Arsenio Corp...


Emily turun dan langsung masuk ke dalam gedung kantor, sebenarnya Emily ragu untuk langsung masuk tapi untuk menghargai Nadine dia harus tetap percaya diri.


Begitu Emily masuk Emily disambut dengan para karyawan yang membungkuk dengan hormat,Emily terkejut kenapa dia bisa disambut sehormat ini padahal dia sendiri belum memperkenalkan dirinya sebagai sekertaris pribadinya Nathan.


Dan ternyata semua karyawan melihat ke arah belakang Emily,belum sempat Emily membalikkan badannya ke belakang dan datang lah seorang Nathan Arsenio yang berjalan tegap dengan aura tampan nya yang benar-benar memancar keluar, pesonanya yang membuat siapa saja terpesona dengan ketampanannya,kulit yang bersih,rahang yang tegas dan matanya yang tajam seperti elang juga hidung mancung.


Siapa yang tidak akan jatuh cinta dan terpesona dengannya? tatapan mata yang melihat dirinya bahkan terkagum-kagum dengan Nathan.


Setelah Nathan melewati Emily,tiba-tiba...


✈︎--♡


Bersambung....


___________________________________


**Segitu dulu yupss-!


sorry hanging-maaf di gantung•

__ADS_1


Always healthy guys**!!


______________________


__ADS_2