
Sedangkan Andra tidak bisa beebuat apa- apa. Dia juga baru 3 bulan menjabat sebagai manager ditempat ini. Dia hanya bisa menapat kasihan kearah Frea.
...****************...
"Arghhh... sial sial siaaaaaaal. Dasar laki-laki arogan, sombong, tidak berperasaan!!!. Dia fikir dia siapa? Tuhan? cuma anak orang terkaya nomor satu di Indonesia kan? pasti mati juga kan, kalau dia mati kan gak bawa harta trus ngapai nyuruh pak manager buat pecat gue pake acara ngancam-ngancam lagi"
"Sabar Fre, sabar... orang sabar disayang Tuhan. sekarang elo tarik nafas....tahan....dan buang" Yaps seperti dugaan kalian itu adalah Frea yang sedang menggerutu dengan penuh emosi. Dan yang sedang menenangkan dia adalah teman terdekatnya Anastasya ( panggil aja Tasya)
"Gak bisa sya! ini itu sebagai bentuk pelampiasan gue"
" Ya gak gitu juga dong Fre, masa lo manggil gue ke taman ini cuma dengerin lu teriak doang, malah lagi rame lagi ni taman" Saat ini Frea dan Tasya nemang lagi di suatu taman dekat dari restoran Frea bekerja. Satelah keluar dari restoran tadi Frea langsung nelpon sahabatnya Anastasya. Dan disinilah mereka sekarang disebuah taman yang terbilang cukup ramai karena sedang weekend, membuat mereka jadi pusat perhatian karena suara Frea yang cukup keras.
"Ya itu fungsi gue manggil lo, biar gue ada temennya kan kalau gue sendiri lebih malu" seketika Tasya ingin membunuh Frea ditempat, padahal Tasya uda jauh-jauh datang untuk menemaninya, ehh malah bikin malu🤦‍♀️
"Yauda mending sekarang kita pulang dan lo cerita di kostan aja nanti, dari pada disini nanti yang ada gue makin malu" Ajak Tasya dan Frea pun mengikuti.
__ADS_1
...****************...
"Lama banget sih kamu" omel seorang wanita yang sudah bisa dibilang tua tapi karena perawatannya rutin dan pastinya mehong membuat dia terlihat lebih muda daripada wanita seumurannya. Wanita itu tak lain adalah mama Esra yang baru saja dijemput padahal dia perawatannya hanya sekitar 45 menit saja tapi anaknya ini pergi sekitar 2 jam.
"Sorry ma, tadi ada insiden. mending sekarang kita pulang, mama uda selesaikan? " ucap Chiko sambil bertanya
" Ya udalah!... kan tadi mama uda bilang cuma bentar, kamunya aja yang lama. emang kamu makan siang dimana" omel mama Esra lagi sambil berjalan kearah parkiran mobil Chiko
"Di tempat biasa kita makan" ucap Chiko santai
"kan tadi uda Chiko bilang ma kalau tadi ada insiden. Dan mama gak usa banyak tanyak Chiko malas ngejelasin nya. Mending sekarang mama masuk aja kemobil" Ucap Chiko lagi sambil masuk kemobil dan menjalankannya sebelum mamanya semakin banyak bertanya dan membuat kepalanya semakin pusing
...****************...
Chiko
__ADS_1
Sekarang Chiko sedang merebahkan tubuhnya sambil memikirkan kejadian yang baru saya di alaminya. Sebenarnya Chiko sedikit menyesali perbuatannya tadi, karena sejujurnya dia bukanlah orang yang seperti itu. Mungkin karena pengaruh mamanya yang membicarakan tentang jodoh membuatnya muak dan jadi mengingat masa lalunya.
Tiba-tiba Chiko teringat sesuatu kemudian dia menghanil hpnya dan menghubungi seseorang
"Halo.. tolong kamu carikan informasi seorang gadis kalau tidak salah namanya Frea"
"Baiklah Tuan. Tapi tuan tidak adakah informasi yang lebih akurat lagi? seperti wajah atau nama lengkao gitu? "
"Tidak.Saya hanya tau namanya Frea dan dia baru saja dipecat dari restoran Raramyeon"
"A,,, baiklah Tuan itu saja sudah cukup. saya akan memberikan infornasinya paling lama 2 hari
" Tidak!! saya mau besok harus sudah ada. Tuth" ucap Chiko tegas dan langsung mematikan hpnya.
Bersambung....
__ADS_1
Maaf kalau banyak Typo