Nikah Kontrak Berakhir Cinta

Nikah Kontrak Berakhir Cinta
NKBC Bab 6


__ADS_3

"Frea, ayo kita menikah, menikah secara kontrak, aku tau kau membutuhkan banyak uang, aku tau keadaan ibu dan adikmu dikampung dan bagaimana perekonomian kalian" ucap Chiki menghetikan Frea. dan Frea menatap Chiko dengan tajam bagaimana laki laki dihadapannya ini tau tentang dirinya. Tapi kemudian dia teringat dengan identitas lelaki dihadapanya apapun yang dia ingikan akan dengan mudah dia dapatkan


...****************...


"apa anda fikir pernikahan itu sebuah permainan? bagaiman busa anda berbicara seperti itu" ujar Frea tak habis fikir dengan ucapan Chiko


"Ayolah, aku membutuhkan seorang perempuan untuk kujadikan istri supaya harta warisan orang tua ku sepenuhnya diberikan kepada saya. dan kamu membutuhkan uang untuk pengobatan ibumu, sekilah adikmu, dan kebutuhanmu sendiri, belum lagi sisa hutang-hutang peninggalan ayahmu dan sayapun tau penyebab ayahmu meninggal" ujar Chiko lagi mengucapkan alasannya mengajak Frea untuk nikah secara kontrak


Frea menatap Chiko bingung, dia tau Chiko mampu mencari informasi tentang dirinya tapi dia tidak menyangka kalau sampai sedetail itu. Karena yang tau tentang hutang-hutang ayahnya hanyalah orang kampung sekitarnya itupun hanya beberapa yang tau. Orangtua Frea memang memiliki hutang yang cukup banyak, dulu mereka membutuhkan banyak uang untuk pengobatan ibunya sehingga membuat ayah Frea luntang lantung mencari uang karena gajinya yang hanya cukup untuk makan. Tapi naas ibu Frea yang sakit tapi ayah Frea lah yang terlebih dahulu berpulang, ayah Frea tidak memiliki riwayat sakit apapun tapi jika Tuhan sudah berkehendak maka apapun bisa terjadi.


"kenapa kau menapat ku sepeti itu? Aku sudah tau secara detail kehidupan mu , tidak sulit bagiku untuk mendapatkan informasinya, karena itu aku menawarkan nikah kontrak ini padamu, aku akan membiaya biaya pengobatan ibumu dan biaya sekolah adikmu sampai adikmu kuliah dan mendapatkan pekerjaan"ujar Chiko lagi dengan gaya bicara yang lebih santai


"1 Minggu, beri saya waktu berfikir selama 1 minggu" ujar Frea memberi penawaran setelah berfikir selama Chiko berbicara tadi, karena sejujurnya dia merasa dilema .

__ADS_1


"Baiklah, dan aku berharap kau akan memberikan hal baik minggu depan kepada ku" ujar Chiko menyetujui permintaan Frea. Karena diapun tau pasti akan sulit bagi gadis itu untuk memberikan keputusan.


...****************...


Tiga hari sudah belalu saat Frea dan Chiko bertemu, saat ini sedang bekerja mencuci kain pelanggan laundry tempat Frea bekerja.Hari ini Frea tidak ada jam kuliah jadi dia bekerja full hari ini, dan malam nanti dia akan pergi bekerja ke tempat makan pinggir jalan.


Drtt.... dhrett...


"Halo... "


"Halo kak, gimana kabar kakak"


"Kakak baik, bagaimana dengan kamu dan ibu apa ada masalah? " tanya Frea berusaha untuk tenang

__ADS_1


"Emmm... emp... kak, sakit ibu sudah semakin parah dan kata bidan disini harus dilakukan operasi dan itu harus di Rumah Sakit yang ada dikota kak" ucap adik Frea. sebenarnya Gian adik Frea merasa dia sangatlah merepotkan, dia merasa kalau dia anak yang tidak berguna dan selalu merepotkan kakaknya padahal dia laki laki.


"a.. " Frea pun bingung menjawab apa " kamu tenang aja ya dek, kakak akan usahakan nyari uang supaya kita bisa bawa ibu kekota" ujar Frea berusaha menengkan sang adik padahal dia sendiri sedang linglung


"iya kak, maafkan Gian ya kak, karena gak bisa bantu. Atau Gian berhenti sekolah aja ya kak"


"Jangan! jangan dek, kamu gak salah, kamu fokus aja belajar bentar lagi kamu ujian kan. Biar masalah biaya pengobatan ibu kakak aja yang mikir" ujar Frea yang sedikit kesal mendengar ucapan sang adik


"Iya kak, sekali lagi maafin Gian ya kak" ujar Gian sedikit menyesal dengan ucapannya


"Yd kalau gitu kakak mau lanjut kerja lagi, kakak minta tolong jaga ibu ya kamu juga harus tetap fokus belajarnya" ucap Frea mengakhiri percakapan mereka.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2