
Hal yang paling dihindari oleh Fanny adalah perjodohan karena menurutnya itu adalah keputus-asaan seseorang dalam mencari pasangan hidup. Namun bagi Leon perjodohan itu adalah hal paling sial yang pernah ia lakukan dan ia merasa hubungan perjodohan itu tidak akan bertahan lama.
Namun yang namanya perjodohan tetap tidak bisa dihindari, Leon dan Tiffany tetap dipaksa untuk melakukan perjodohan yang sebenarnya sangat tidak diinginkan oleh keduanya.
__ADS_1
"ayah! aku sudah katakan berulang kali, aku sudah memiliki kekasih, kenapa kalian tetap menjodohkan aku dengan pria itu, aku bahkan tidak mengenalnya " ucap Fanny kesal "makanya besok kami akan mengantar kamu menemui pria yang akan dijodohkan dengan kamu, biar kalian saling mengenal" ucap ayahnya tegas "tapi Fanny hanya mau menikah dengan Indra, tidak ada orang lain " ucap Fanny tidak kalah tegas "Indra lagi Indra lagi, dia itu tidak bisa menghidupi kamu, dia tidak punya apa - apa, lebih baik kamu bersama Leon, setidaknya menikah dengan Leon dapat membantu perusahaan kita " ucap ayahnya lagi "Fanny, kami tau apa yang terbaik buat kamu sayang, jadi terima saja perjodohan ini, ya? " bujuk ibunya "tapi..... " "udah gak ada tapi-tapian besok kamu harus ketemu calon mertua sama calon suami kamu " ucap ayahnya lalu pergi ke kamarnya.
Keadaan Leon sekarang
__ADS_1
Saat ini Tiffany sedang menghubungi kekasihnya Indra "jadi kamu bener-benar bakal ngelakuin perjodohan itu? " ucap pria itu di seberang telepon "mau gimana lagi sayang, orang tua aku maksa buat ngelakuin perjodohan itu" jawab Fanny "trus gimana sama hubungan kita? apa berakhir gitu aja? " "kamu tenang aja, aku gak bakal mau putus sama kamu" ucap Fanny tegas.
Dan Leon dalam keadaan yang sama. Ia sedang menghubungi Stella. "sayang maaf ya, aku harus ngelakuin perjodohan ini, aku gak bisa nolak " ucap Leon menjelaskannya "ya udah gapapa, jalanin aja tapi kita jangan sampai putus, bisa kan? " ucap gadis itu "iya kita bakal tetap sama-sama, apapun yang terjadi" ucap Leon yakin. "ini perjodohan emang gak bisa dihindarin lagi, mau gak mau gua harus nikah sama tu cewek, kenal aja enggak, bener-benar sial dah" gumam Leon.
__ADS_1
Saat Leon sedang berkutat dengan ponselnya ibunya datang menghampiri Leon "Leon, besok calon mertua kamu sama Fanny bakal datang kamu jangan coba-coba ngelakuin hal aneh ya, awas kalau kamu sampe berani! " ucap ibunya tegas "iya ma, lagian Leon gak bisa berbuat apa-apa" jawab Leon pasrah "kamu tenang aja mama udah pernah ketemu sama Fanny sebelumnya, dia anaknya cantik trus baik juga, kamu gak akan nyesel di jodohin sama dia " ucap ibunya meyakinkan Leon, Leon hanya diam mendengarkan perkataan ibunya "ya udah kamu istirahat aja, besok mereka bakal kesini, kamu jangan bikin malu papa sama mama" ucap ibunya lalu keluar dari kamarnya Leon "aah sial! " ucap Leon mengusap wajahnya kasar.