NOVEL GAGAL, JGN DIBACA!!!

NOVEL GAGAL, JGN DIBACA!!!
Chapter 1


__ADS_3

Keesokan harinya di sekolah.


"hei Vera, kau dipanggil ke ruang kepala sekolah " ucap ketua kelas kepada Vera yang sedang asik membaca bukunya seketika membuat gadis cantik itu menoleh seraya berdiri "ada apa ya? " tanyanya "mana aku tau, cepatlah kesana" jawab ketua kelas itu lalu Vera pun segera beranjak menuju ruang kepala sekolah.


tok, tok, tok


Dibukanya pelan pintu itu dan melangkahkan kakinya perlahan "bapak memanggil saya? " tanya nya menatap pak kepala sekolah yang duduk di meja kerjanya dan tatapannya beralih ke arah Aidan yang menatapnya tajam "kau masih berani untuk menatap tuan Aidan seperti itu?! " bentak kepala sekolah kepada Vera membuat gadis itu terkejut "apa salah saya pak? dan siapa yang barusan anda panggil tuan? " tanya Vera heran "maaf tuan Aidan, ini semua karna saya yang lalai mengajari seluruh siswa untuk mengerti sopan santun" ucap kepala sekolah menundukkan kepalanya dihadapan Aidan.


"bapak, kenapa bapak tunduk kepada orang sombong seperti dia?! " bentak Vera kesal "diam kau! ayah tuan Aidan adalah direktur di sekolah ini, apa kau mau dikeluarkan dari sekolah?! " ucap kepala sekolah tegas "a-apa direktur Sekolah? bagaimana bisa? " ucap Vera terkejut membuat Aidan tersenyum sinis.

__ADS_1


"aku tidak mau tau, gadis ini harus meminta maaf padaku secepatnya! jika tidak, kau akan terima konsekuensinya" ucap Aidan lalu pergi meninggalkan ruangan itu.


💛💛💛


Saat pulang sekolah, "oiya, mama sama papa bakal pulang kak sabtu ini " ucap Athi, ketiganya tengah berjalan menuju gerbang sekolah "benarkah? harusnya kita tidak membuat kesalahan apapun kan? " tanya Adrian "aku rasa tidak, lagipula mama sama papa udah jarang pulang buat jenguk kita karna papa sibuk kerja" jawab Athi "Athi bener, kita gak ada buat masalah apapun, papa sama mama paling pulang karna bulan kemarin gak sempat ke sini" timpal Aidan "huuh syukurlah, bisa-bisa kita dihukum kalau sampai buat salah" ucap Adrian lega.


Sesampainya mereka di mansion, "Anak-anak, segera bersihkan diri kalian setelah itu turunlah makan malam" ucap pak Han sekaligus kepala pelayan di rumah itu "baiklah pak Han" jawab mereka serentak lalu sama-sama pergi ke kamarnya masing-masing.


"akhirnya kelar juga, malam ini tidur bareng Athi deh" ucap Aidan lalu beranjak dari kamarnya menuju kamar Athi.

__ADS_1


Ia membuka pintu perlahan dan melihat adiknya yang masih fokus belajar "adikku tersayang, kakak tidur disini ya" ucap Aidan tersenyum sumringah sambil berjalan menuju kasur king size milik Athi, sang pemilik kamar hanya bisa mendengus kesal melihat kelakuan kakaknya itu.


"kau itu tidak punya kamar sendiri kah? maunya tidur ditempat ku terus, dasar" gerutu Athi kesal "biarkan saja, apa bedanya dengan tidur di kamarku sendiri? " jawab Aidan tidak peduli "mulai besok aku akan mengunci kamarku" ucap Athi.


"hahaha, coba saja terus sampai kau puas" jawab Aidan tertawa, Athi memang sempat beberapa kali mengunci pintu kamarnya sebelum tidur, tapi entah bagaimana caranya keduanya kakaknya itu selalu saja berhasil menerobos kamarnya dan alhasil saat terbangun di pagi harinya Athi harus mengawali paginya dengan perasaan kesal.


💛💛💛💚💚💚


**JANGAN LUPA LIKE COMMENT DAN VOTE YA 👋👋👋👋💚💚💚💛💛💛

__ADS_1


JADIKAN NOVEL INI SEBAGAI FAVORIT KALIAN YA!!!! 👋👋💚💚💛💛**


__ADS_2