
Dipagi hari yang cerah Fanny dibangunkan oleh sinar mentari pagi yang menerobos masuk ke kamarnya lewat celah-celah gorden. Tidak lama setelah itu terdengar suara pintu terbuka dan masuklah Cassandra ibunya Fanny "sayang cepat bangun, hari ini kita bakal ke rumahnya Leon " ucap Cassandra sambil membuka gorden kamarnya Fanny "iya iya ini Fanny bangun" ucapnya lalu duduk dikasurnya "nanti malam kamu harus dandan yang cantik ya, kita bakal kerumah calon mertua kamu" ucap Cassandra lalu keluar dari kamarnya Fanny.
Sesudah ibunya keluar, Fanny masuk ke toilet untuk mandi, dia berdiri di depan cermin toiletnya "udah gak bisa ngelak lagi nih kayanya, tapi gua gak mau putus sama Indra" ucap Fanny sambil menggosok giginya "gua harus bikin kesepakatan sama itu cowo, pokoknya dia harus setuju! " ucapnya lagi.
__ADS_1
Skip
Di malam harinya, Fanny ber siap-siap di dalam kamarnya karna sebentar lagi mereka akan berangkat, saat sedang merias diri terdengar ketukan di pintu kamarnya "Fanny ayo buruan, mama sama papa tunggu kamu dibawah ya " teriak mamanya "iya bentar lagi" jawab Fanny malas "aih gini amat dah kehidupan gua cuy" gumam Fanny sambil memoles kan make up di wajahnya. Sebelum keluar kamar Fanny kembali melihat penampilannya dicermin dari atas sampai bawah , malam ini ia menggunakan atasan lengan panjang putih dipadukan dengan rok lipat berwarna coklat muda dan di lengkapi oleh handbag nya membuat penampilan Fanny semakin menawan "ih gila, cantik betul gua " ucap Irene sambil tersenyum lalu keluar dari kamarnya menyusul orang tuanya yang menunggunya di mobil lalu mereka pun berangkat.
__ADS_1
Mereka berdua berjalan bersama sampai di halaman belakang rumah itu dan berhenti di sebuah taman disana. Leon yang berjalan lebih dulu berhenti tepat didepan Fanny yang membuat dirinya menabrak punggung lebar Leon "aauw, kok lu berenti tiba-tiba sih, jidat gua kepentok tau" ucap Fanny sambil mengusap keningnya lalu Leon membalikkan tubuhnya dan mereka berdua saling berhadapan "heh, gue kasih tau ya sama lo, jangan harap pernikahan ini bakal berjalan baik-baik aja dan asal lo tau, gua itu gak ada minat buat married sama lo, jadi lo jangan kebanyakan mimpi! " ucap Leon menunjuk wajah Fanny "heh! lo pikir gue mau dinikahin sama lo! amit-amit kali, adanya Indra 100x lebih baik daripada lo, enak aja gue juga ogah kali married sama lo! " jawab Fanny kesal "oiya, satu hal lagi setelah kita nikah nanti lo gak boleh larang gua ketemuan sama pacar gue, awas ya kalo berani ngelarang gue, huh! " lanjutnya lagi lalu berjalan meninggalkan Leon yang terkejut dengan perkataan Fanny "ya serah elu, gue juga bakal tetep sama Stella setelah married sama lu " gumam Leon lalu menyusul Fanny.
__ADS_1