NOVEL GAGAL, JGN DIBACA!!!

NOVEL GAGAL, JGN DIBACA!!!
Prolog


__ADS_3

Cinta pada pandangan pertama? Apa di zaman sekarang ada hal seperti itu?


* * *


Seorang pemuda tengah menikmati waktu luangnya membaca buku di taman belakang kampus Harvard, ia berdiam diri di sebuah gazebo yang terletak dekat dengan kolam ikan yang masih terlihat bersih meskipun area itu jarang di jamah oleh mahasiswa kampus.


Saking seriusnya membaca ia sampai tidak memperhatikan seorang gadis cantik berjalan mendekatinya dan duduk di hadapan pemuda itu "ehem, apa aku boleh ikut duduk disini?" tanya gadis itu, pemuda itu mendongakkan kepalanya menatap lurus mata gadis itu yang juga menatap nya "mau aku katakan tidak pun kau sudah duduk kan" jawab pria itu dengan nada suara yang dingin dan angkuh.


Gadis itu mencebik kesal "dasar, untung saja kau tampan" gumamnya tetapi masih terdengar oleh pemuda itu yang seketika menatap gadis itu tajam "kau bilang apa barusan? " tanya pemuda itu seraya menutup bukunya dengan keras membuat gadis itu mengedikkan bahu terkejut "t-tidak kok, a-aku pergi dulu " ucap gadis itu lalu berlari pergi meninggalkan pemuda itu yang menatapnya heran.


Setelah berjam-jam mengikuti pembelajaran di kampus, waktu yang ditunggu-tunggu oleh semua penghuni kampus itu adalah waktu pulang dan benar saja tak lama kemudian bell tanda pulang pun berbunyi. Seluruh mahasiswa berhamburan keluar dari ruang kelasnya masing-masing, ada yang segera berlari ke pintu gerbang, ada yang mendatangi temannya di fakultas yang berbeda, dan ada juga yang menemui kekasihnya masing-masing untuk pulang bersama.


Lain halnya dengan kedua pria tampan yang berdiri di depan ruang kelas junior mereka di Fakultas Art And Bussiness, keduanya terlihat tampan dengan style ala-ala ulzzang (sebutan utk selebgram asal Korea, Jepang, dll) membuat siapapun yang melintasi koridor itu akan terpana melihat ketampanan keduanya.


Sekitar 15 menit kedua pemuda itu berdiri dan tak lama datanglah seorang gadis cantik yang berasal dari fakultas Art and Bussiness tempat kedua pria tadi menunggu, "maaf ya lama hehe" ucap gadis itu cengengesan "iya gak papa, ayo kita pulang" ucap salah satu pemuda itu seraya mengacak pucuk kepala gadis itu.


Ketiganya pun berjalan bersama menuju pintu gerbang dimana sebuah limosin terparkir mewah tepat di depan gerbang sekolah, "hei lihat! itu anak keluarga Elvano" "coba lihat! itu ketiga primadona kampus kita" dan masih banyak lagi tanggapan orang lain mengenai ketiganya yang memang terkenal di sekampus Harvard itu.


❤❤❤

__ADS_1


Keesokan harinya di mansion keluarga Elvano.


"Aidan, Athi! ayo sarapan! sebentar lagi kita berangkat! " teriak putra sulung keluarga Elvano yaitu Elvano Adrian.


Kemudian datanglah Elvano Aidan saudara kembarnya Adrian yang suka membaca buku di taman belakang kampusnya.


Dan yang terakhir adalah putri bungsu keluarga Elvano yaitu Athenasia Stefanie sekaligus pewaris tunggal dari seluruh kekayaan keluarganya.


Mereka bertiga sarapan bersama dan setelahnya pergi ke kampus.


💛💛💛


Sekitar 5 jam lamanya, akhirnya bell istirahat pun berdenting. Semua mahasiswa bersama dengan teman-temannya pergi ke kantin untuk sekedar makan dan minum mengisi perut kosong.


Aidan yang tiba lebih dulu di kantin memilih sebuah meja kosong di ujung ruangan, karna kondisi kantin yang penuh mau tidak mau seluruh mahasiswa rela berdesakan di setiap meja makan yang tersedia, kecuali meja yang sekarang diduduki oleh Aidan, tidak satu pun mahasiswa yang berani untuk duduk satu meja dengannya.


Saat Aidan tengah menunggu kedua saudaranya tiba-tiba saja seorang gadis membawa nampan makan siangnya duduk berhadapan dengan Aidan, sontak aksinya membuat semua mahasiswa disana melongo tak percaya, "udah gila ya, beraninya dia duduk di meja dengan tuan muda " "aroma kematian udah kecium nih" "udah bosen idup tu orang" dan masih banyak lagi tanggapan orang-orang disana tapi gadis itu tidak peduli dan tetap melanjutkan makannya.


"hei! beraninya kau duduk disini?!" bentak Aidan kesal "buat apa kau marah? apa kau tidak lihat kalau sudah tidak ada meja yang kosong? lagipula aku lihat kau duduk seorang diri disini" ucap gadis itu sambil memakan makan siangnya membuat Aidan jijik.

__ADS_1


"kau ini jorok sekali! kalau bicara jangan sambil makan" ucap Aidan memasang ekspresi jijiknya "apa salahku? lagipula kau yang mengajak ku bicara lebih dulu " jawab


gadis itu santai "apa kau tau siapa aku? " tanya Aidan datar, lama gadis itu memperhatikan wajah Aidan yang ekspresinya begitu datar "tidak, memangnya kau siapa? " tanya gadis itu polos.


"kau tidak tau aku? yang benar saja" ucap Aidan meremehkan gadis itu "memangnya aku harus tau kau siapa?! dasar aneh! " ucap gadis itu kesal "kau! asal kau tau ya gadis tidak tau malu! aku bisa membuatmu dikeluarkan dari kampus ini, apa kau tau?! " ucap Aidan menatap tajam gadis itu.


"hah?...... hahahahaha, masih siang begini masih saja bermimpi, hey sadarlah" ucap gadis itu tertawa terbahak-bahak mendengarkan penuturan Aidan yang menurutnya tidak masuk akal.


"cih! kita lihat saja besok, aku berani bersumpah kepada Thanos kalau kau akan di keluarkan dari kampus ini besok tepat pukul 12 siang! ingat itu! " ucap Aidan tegas sambil menunjuk wajah gadis itu yang menatap Aidan kesal "kau tunggu saja besok! " ucap Aidan lalu ia pun pergi dengan rasa kesal dari kantin itu.


"dasar pria aneh! dia pikir dia siapa? " gumam Gadis itu mencibir Aidan.


💛❤**JANGAN LUPA LIKE, COMMENT, DAN VOTE YA❤💛


UNTUK NOVEL YANG MENCERITAKAN TENTANG SAUDARANYA AIDAN BISA DI CEK DI NOVEL YANG JUDULNYA


"CEO TAMPAN DAN SEKRETARISNYA"


💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛**

__ADS_1


__ADS_2