Novel Horor Singkat"ASRAMA TUA"

Novel Horor Singkat"ASRAMA TUA"
End


__ADS_3

Namun setelah satu tahun berlalu, satu per satu para gadis menghilang. Sampai yang terakhir sahabatku Lucia. Sebelum menghilang, ia sempat menuliskan surat padaku. Ia menceritakan tentang siapa Tuan dan Nyonya Ramses yang sebenarnya. Lalu ia memberikan padaku kalung salib ini. Ternyata Tuan Ramses mengetahui surat yang diberikan Lucia kepadaku. Maka dengan ilmu hitamnya, ia mengurungku disini. Sampai akhirnya ….”


Salia menggantungkan kalimatnya. Ada bulir airmata yang keluar dari pelupuk matanya.


“Sal, lanjutkan ceritamu. Mungkin aku bisa menolong.”


“Aku tak bertahan lama dalam ruangan ini. mereka sama sekali tak memberiku makan. Aku pun mengidap asma. Hingga di bulan ke 6 aku menghembuskan napas terakhirku.”


Aleta menjauhkan posisi duduknya dari Salia. Ia tak menyangka kini ia benar – benar bertemu hantu. Ada sedikit ketakutan membanjiri dirinya. Ia setengah bergidik. Ia takut tiba - tiba Salia mencekiknya hingga mati.


“Kau tak perlu takut Leta, kita sama. Hanya saja aku mati dengan jasad sementara kau tidak.”


“Apa maksudmu?”


“Tak ada satupun yang manusia bisa melihat banyak orang disini, kecuali mereka sudah sama – sama mati dengan membaca mantra itu. Jika kau sudah bertemu Viena, itu sama halnya kau sudah seperti dia dan lainnya. Aku dan nyonya Ramses mati karena takdir Tuhan namun tetap kami belum bisa tenang karena jasad kami tak pernah ditemukan.”


Aleta gemetar. Tubuhnya dibanjiri keringat. Ia tak percaya bahwa dirinya sudah mati.


“Pembohong!! Kau ingin membohongiku Sal. Aku sudah menganggapmu sebagai sahabat, namun kau tega membohongiku!!”


“Cobalah kau keluar kamar. Ini pukul delapan pagi. Silahkan kau nikmati mataharimu.”

__ADS_1


Aleta berlari keluar kamar. Meninggalkan Salia di dalam kamarnya.


“Arrghhh!! Sakitt!!”


Aleta berteriak, ia kesakitan, tubuhnya seperti terbakar. Ia kembali masuk ke dalam kamar Salia.


“Sudah percaya? Kau takkan lagi bisa menikmati pagi, siang dan soremu. Kau hanya bisa menikmati malammu. Apakah kau tak menyadari bahwa aku selalu menemanimu di kala malam? Apakah kau tak menyadari nyonya Ramses selalu mengenakan pakaian yang menutupi tubuhnya? Ini takdir kita.”


Aleta menangis sesenggukan. ia menyesal membaca mantra itu. ia merasa bodoh. Ia tak menyangka bahwa kini ia adalah hantu.


“Apakah ada cara lain Salia?”


“Tak ada, takkan pernah ada. Kau, aku, juga mereka akan jadi penghuni asrama tua ini selamanya. Selamat datang Aleta. Selamat datang di asrama kita”


Kemarin udah lama up


Sekali up malah end


Jadi gini maknya aku end karena judulnya juga novel singkat jadi aku buat se singkat mungkin


Tapi jangan sedih Author juga masih ada Novel horror yg lain juga

__ADS_1


Tapi baru rencana mau buat sih


Insya Allah kalo ada waktu senggang Author bakal nyempetin buat up 2kali sehari okee?


Nih Author bocorin yah judulnya


*wanita tanah jahanam*


Semoga bisa terhibur yah selamat membaca


**Bingung nih Author nulis pas malem**


Menurut kalian kalo malem malem gini enaknya ngapain yah?


Ayoo komen di bawah


Oh iyaa jangan lupa buat vote,like,dan komen yah buat para readers


Terimakasih buat yg udah sempetin juga baca novelnya Author


Jujur nih

__ADS_1


Ini baru pertama kali belajar jadi novelis yah walaupun gk gampang tapi Author bakal sempetin buat bikin cerita yang menarik biat kalian baca


Yaudah ini udah malem jadi Author mau tidur gn ♥️😝


__ADS_2