Novelme

Novelme
BBB (2)


__ADS_3

"anda di bebaskan " satu orang polisi tadi membukakan gembok sel untuk arya, arya pun tersenyum ledek ke Reza yang belum ada satupun orang datang untuk menjemputnya.


"bye bye kawan,, mungkin kau akan di sini sampai besok " arya membisikan kata itu di kuping Reza nyaris membuat Reza semakin emosi ingin memukulnya..


"awas kau ". grutu Reza..


arya keluar dari sel sambil meledek Reza yang terpuruk polisi itu ingin sekali tertawa melihat tingkah arya,, kini arya sudah lega bisa keluar dari sel di lobby sudah ada seorang pria yang menunggunya mungkin pria itu yang mencabut laporan masalah nya.


"hay kak mark.! arya melambaikan tangan ke pada satu pria yang berdiri di sebelah meja tempat ia di introgasi tadi..


nama pria itu adalah mark usianya sekitar 27 tahun ia seorang bodyguard profesional dari anggota BOP GROUP, mark adalah pria berperawakan dingin sangar dan kasar seperti bodyguard yang lainnya, ia sering menangani masalah yang di timbulkan oleh arya dia melakukan banyak tugas terutama memantau aktivitas arya setiap hari, arya sangat menyukai sifat dingin mark bahkan arya sudah menganggap mark sebagai kakaknya mangkanya dengan berani ia memanggil mark dengan sebutan kakak namun pria itu tetap dingin kepadanya, mark pernah bilang kalau ia tak mau menjadi kakak dari pria bandel seperti arya.


" kau tidak bosan Setiap hari membuat masalah ". mark dengan dinginnya mengomeli arya.


"tidak " dengan santai arya berbicara seperti itu.


mark hanya menggeleng ia sangat hapal dengan sifat nakal arya ia bisa memaklumi karena baginya arya hanya bocah ingusan.


"ayo pulang " mark berjalan duluan mengajak arya pulang.


arya pun berjalan di belakang sambil melenggang pergi dari kantor polisi, di luar sebuah mobil sudah terparkir mobil itu di bawa oleh mark ,arya duduk di sebelah kemudi lalu mobil itu pun melaju membelah jalanan yang lumayan sunyi..


"apa papa memarahiku.? tanya arya matanya menatap kosong luar jendela.


mark melirik arya sekaligus membuang nafas ingin menjawab,, " jika kau tidak membuat masalah pasti papa mu tidak akan marah " mark berbicara sambil fokus mengemudi.


arya tersenyum kecil mendengar jawaban mark memang benar ucapan mark,, ia menatap jalanan menuju rumah wajahnya masih penuh lebam akibat pukulan Reza.


setibanya dirumah..

__ADS_1


mobil yang dibawa mark pun tiba di kediaman rumah prabowo beberapa bodyguard memakai jas hitam berjaga-jaga di sekeliling rumah, tidak sembarangan orang bisa melewati kawasan tempat tinggal prabowo bahkan polisi saja tidak di ijinkan memasuki kompleks itu. arya masuk ke dalam rumah sedangkan mark ia kembali ke markas.


di dalam rumah prabowo bersama calon ibu negara yaitu anita sudah menunggu di ruang tamu,, arya berjalan ketakutan ingin sekali dia keluar rumah lagi.


ppllakk.


saat arya berjalan menuju tangga prabowo menariknya lalu di tampar hingga pipinya semakin lebam, anita sama sekali tak ingin mencegah..


"kau memang tidak berguna,, kau selalu saja membuat masalah " prabowo membentak arya yang berdiri di hadapannya.


" aku fikir papa akan menanyakan keadaan ku" arya memegang pipinya matanya sudah berair ingin menangis.


" kau sudah terlalu banyak membuat kesalahan dan bisa-bisa nya kau meminta perhatian dari ku " prabowo terlihat emosi anita hanya tersenyum duduk di sofa.


"masalah apa,, masalah apa yang aku lakukan.? arya berteriak membentak papanya.


"kenapa semua yang aku lakukan selalu salah di mata papa,, bahkan aku tidak boleh bebas menikmati dunia apa yang aku lakukan selalu papa larang, bahkan papa tidak mengakui ku sebagai putramu kepada dunia "


plakk.


prabowo sekali lagi menampar pipi arya,,


" jaga bicaramu,, papa melakukan ini untuk kebaikan mu juga untuk masa depan mu ". prabowo menunjuk ke wajah arya.


"untuk masa depanku, haha,, demi tahta dan kesuksesan kau menyiksaku " usai berbicara itu arya berlari menapaki anak tangga meninggalkan papanya yang masih berdiri ingin melanjutkan emosinya..


"dasar anak kurang ajar " prabowo menggerutu sambil berlalu pergi diikuti oleh anita.


jjdderr..

__ADS_1


arya membanting pintu sambil di kunci ia berlari menuju kasur bantal dan seprei ia tarik kelantai,, kamar itu ia berantakin semua barang-barang ia serakkan ke lantai, ia menangis dan menjerit..


"aaaa,,


"kenapa semua orang tidak ada yang menyayangiku,, kenapa papa membenciku dia sama sekali tak pernah peduli denganku ".


arya menangis duduk di lantai seprei yang tertenggek di situ habis ia sobek-sobek,, ia meratapi nasib nya yang begitu buruk, kenapa tidak,, walaupun ia adalah putra dari bangsawan sekaligus putra capres namun ia tak pernah mendapatkan perhatian dari sang papa.


dari semenjak kematian sang mama ia tak pernah di biarkan bebas, prabowo menutupi status nya ia selalu di mata-matai aktivitasnya di batasi,, anita selaku ibu tirinya juga tak pernah memberikan nya kasih sayang anita selalu memarahi nya seperti pelakun sang papa, jika di beri pilihan arya lebih memilih menjadi anak seorang gelandang tapi bisa bahagia dari pada menjadi anak bangsawan namun di jauhkan dari kebahagiaan.tapi mark lah satu-satunya tempat berlindung arya saat arya merasa sedih ia pergi kepada mark untuk tempat curhat segala yang terjadi padanya ia katakan pada mark, dengan senang hati mark selalu menasehati nya walaupun kadang-kadang arya membuat nya jengkel..


-----------


di markas mark sedang berada di lantai lobby bersama teman-teman nya ia duduk di sofa bersama beberapa bodyguard dan rekan wanitanya,, mereka duduk sambil sedikit bercerita dan meminum TEQUILA (minuman sejenis beralkohol yang terbuat dari tanaman agave di buat di sekitar kota tequila di daerah barat laut Guadalajara Jalisco). setiap hari bekerja cukup membuat mereka lelah namun tak ada kata lelah dari mereka lemah adalah musuh yang harus di basmi para pria itu.


"mark". ucap seorang gadis yang duduk di sebelah kanan mark, gadis itu berbicara dengan gaya centil..


nama gadis itu ialah mira ia berusia sekitar 26 tahun gayanya centil seksi menggoda,, di ketahui ia menyukai mark sejak awal mereka bergabung di BOP GROUP kala itu para anak buah BOP GROUP masih dalam masa pelatihan selama enam bulan,, dari situ mira menyukai mark hingga mereka resmi di rekrut dan sampai sekarang mira menyukainya, seribu cara mira lakukan agar bisa berdekatan dengan mark namun semuanya sia-sia mark sama sekali tak menyukainya karena sifat mira yang agresif dan centil membuat mark sangat geli,,tapi mark tetap menghormati mira sebagai sahabat satu perjuangan, mira juga anggota wanita ke 32 di BOP GROUP tapi ia bekerja di bagian informasi dalam, para anggota wanita tak boleh ikut berperan tugas seperti bodyguard laki-laki anggota wanita hanya di khususkan bekerja di dalam markas saja..


"ada apa.? mark menatap mira sebentar lalu menuangkan minuman dari botol ke gelas yang ada di meja.


"ooow oow, sini aku bantu ". mira yang melihat mark sedang menuang minuman seraya membantu sekaligus mencari perhatian..


"hey mira,, sampai kapan kau akan mengejar Cinta mark " ledek satu teman yang ikut duduk di situ.


"diam lah ". mira menendang kaki temannya, mira itu selalu melakukan hal sesukanya terhadap teman pria walaupun ia kasar para teman-teman tak pernah marah..


mereka pun kembali tertawa canda menjelekkan diri satu sama lain, mereka mengangkat gelas ke atas sambil cirs meminum tanda kekompakan, begitulah mereka selalu kompak dan bahagia satu susah semua ikut susah satu terluka semua ikut terluka satu tertawa semua ikut tertawa, indahnya persahabatan yang tak ingin di pecahkan....


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2