
Keyla Ami Zahrana,Seorang santriwati senior sudah 11tahun dia mondok , sekarang dia kelas 3 Ulya atau setara dengan kelas 12, orang ya sabar dan pengertian, namun juga cukup nakal, walau begitu dia tetap lah santri sayangan Bu nyai
bukan tanpa sebab dia di sayang Bu nyai ya, dia punya kelebihan khusus, saat masih di bangku SMP tepat nya kelas 2 wustho dia membukti kan bahwa dia mampu menguasai ilmu psikologi nya , bahkan saat di wawancarai oleh beberapa guru lulusan psikologi, dia bisa menjawab nya dengan tepat dan benar, bahkan beberapa guru banyak belajar dari nya, walau pun belum sempurna namun itu sudah luar biasa
banyak guru yang tanya dari mana dia dapat belajar seperti itu, namun jawaban nya gampang ayah dan ibu nya adalah orang psikologi ,
tidak hanya itu dia juga pintar dalam ilmu kesehatan , sejak kelas 3 SD dia sudah mulai ikut dalam olimpiade olimpiade IPA baik itu tingkat nasional atau pun internasional ,dalam tingkat internasional dia pun juga pernah sampai final walau pun belum pernah mendapat kan juara
pengamatan ya dalam suatu hal pun tidak dapat di remeh kan , dia sudah banyak membantu orang orang yang dalam suatu masalah dengan ilmu yang dia punya, namun untuk keahlian nya yang ini hanya beberapa orang saja yang tau , karena menurut nya kalau sampai ke sebar itu akan mempersulit jalan nya
wajah nya cantik , tubuh nya langsing tinggi, banyak laki laki yang naksir pada nya namun tidak ada satu pun yang dapat meluluh kan hati nya , setiap dia di ajak pacaran selalu di tolak
dia di anggap santriwati yang jutek dan suka pilih kasih oleh santri putra , karena kalau di tanya santri putra dia hanya menanggapi seperlu nya dan kalau laki laki itu banyak basa basi langsung di tinggal kan
namun dia juga banyak di puji oleh santri putra yang belajar agama ya bener , dia selalu menjaga pandangan, selalu menjaga sikap , dan tidak suka basa basi pada lawan jenis, nggak kayak beberapa santriwati lain , kalau sekali ketemu santri putra kayak gak mau pisah, caper .....terus
tentu saja dia tidak hanya populer di kalangan santri tapi juga para ustadz
namun dia bukan gadis yang sempurna banyak kekurangan dan kelainan yang dia miliki bahkan...... banyak orang yang tidak percaya dengan hal itu
____________
Beberapa minggu ini sangat banyak masalah di pondok, entah itu masalah keamanan, atau pun ketertiban
terutama banyak sekali santri yang pacaran bahkan sampai berani ketemuan
terkadang aku itu bingung zaman sekarang banyak banget orang bodoh, walau pun pendidikan meningkat namun daya berpikir mereka menurun
bukan tanpa sebab aku bilang begitu , kalau kalian minta bukti aku punya bukti nya bahkan banyak banget
perbuatan bodoh apa sih yang dilakukan orang orang itu? PACARAN YANG BUKAN HALAL NYA akhir nya banyak kasus hamil di luar nikah, sakit hati ditinggal saat senang senang nya , kalau kalian benar sayang kenapa nggak langsung bilang ke ortu nya, terus jadi in pacar Halal, kan enak
mereka itu kalau di bilang bodoh nggak mau tapi ..... mereka melakukan hal bodoh........
__ADS_1
dunia ini makin membingung kan , banyak orang yang berfikir sempit,
ya Allah SWT ampuni lah semua hamba mu ini, beri kan lah mereka petunjuk , kecerahan dalam pikiran mereka ya Allah _Aamiin_
" Ami....." suara seorang wanita paruh baya berusaha menyadar kan Ami dari lamunan nya
" Ami ......" panggil wanita itu lagi seraya mendekat ke arah Ami
saat posisi wanita itu sudah di samping Ami , Ami pun tersadar karena merasa ada yang mendekat
" Ami..." panggil wanita itu lagi
" iya ustadzah " jawab Ami seraya beranjak dari duduk nya
" Assalamualaikum Ami"
" Wa'alaikumussalam ustadzah Aisyah" jawab Ami seraya mencium punggung tangan ustadzah Aisyah
" ayo duduk saja" ajak ustadzah Aisyah
" kamu tadi ngelamun apa ? " tanya ustadzah Aisyah lembut
" itu......."
" assalamualaikum" belum selesai Ami menjawab pertanyaan ustadzah Aisyah dari arah pintu perpustakaan ada seseorang yang memberi kan salam , kalau dari suara nya sih kayak nya laki laki
" wa'alaikumussalam" jawab ustadzah Aisyah dan Ami
tidak lama kemudian muncul seorang laki laki yang mengguna kan sarung berwarna hitam , yang di padu Koko hitam , dan peci tinggi hitam
Ami spontan menunduk kan kepala nya untuk menjaga pandangan , apalagi laki laki itu melangkah mendekat ke arah Ami dan ustadzah Aisyah
" assalamualaikum ustadzah" salam laki laki itu seraya mencium punggung tangan ustadzah Aisyah dengan sopan
__ADS_1
" wa'alaikumussalam, ada perlu apa Dimas?" tanya ustadzah Aisyah
" maaf telah mengganggu waktu ustadzah Aisyah, namun ustadzah di panggil ke ndalem" jawab Dimas yang duduk seperti duduk iftirasy
" oh gitu ya, kalau gitu saya pamit dulu assalamualaikum" pamit ustadzah Aisyah dengan sedikit terburu buru hingga lupa meninggal kan Dimas dan Ami berdua di dalam perpustakaan
"wassalamu'alaikum" jawab Ami dan Dimas bersamaan
" Kalau begitu saya juga pamit dulu ukhti Ami, assalamualaikum" pamit Dimas seraya berdiri dari duduk nya dan keluar dari perpustakaan
" wa'alaikumussalam" jawab Ami yang masih setia menunduk kan kepala nya
setelah kira kira Dimas sudah pergi dari perpustakaan ,Ami pun mengangkat wajah nya dan lanjut membaca buku yang ada di depan nya yang tadi sempat Ter alih kan karena masalah umum yang selalu menjadi beban pikiran nya
Dimas berjalan keluar perpustakaan , dia terlihat senyum senyum sendiri seperti orang gila
cantik juga , kayak ya juga baik , sopan, sholehah, dari tadi aku di sana dia selalu menunduk kan kepala nya, berarti dia adalah gadis yang menjaga pandangan nya
Astaghfirullah Dimas dosa, ingat dosa itu bukan muhrim mu
ucap Dimas di dalam hati nya
Dimas menuju ke kamar nya, di dalam kamar ada ustadz Ahmad sebagai ustadz junior di pondok, yang dulu juga sebagai kakak tingkat nya Dimas
" ada apa dim , kok kayak nya lagi senang banget ?" tanya ustadz Ahmad
" iya ustadz , siang ini aku baru ketemu bidadari idaman saya" jawab Dimas
" Alhamdulillah akhir nya kamu suka sam perempuan lagi, tapi kira kira siapa dim? pasti orang spesial" ucap ustadz Ahmad
" iya ustadz dia spesial banget" jawab Ahmad
" eh jangan sampai yang nggak nggak ya, jangan di pikirin terus, kalau memang yang suka minta kepada yang punya, ingat mikirin yang nggak baik, itu juga bisa membuat ilmu mu kurang berkah" ucap ustadz Ahmad
__ADS_1
" Terimakasih ustadz sudah mengingat kan saya" balas Dimas