Pacar Halal

Pacar Halal
Nasehat Sang Kyai


__ADS_3

setelah piket Dimas pun ber siap siap untuk ke ndalem my nya kyai Haji Ahmad Saifuddin Azwar


" mau ke mana dim? rapi benget?" tanya ustadz Ahmad


" mau ke ndalem nya kyai ustadz " jawab Dimas


" sepagi ini? memang ada urusan apa?" tanya ustadz Ahmad


" saya juga kurang tahu ustadz yasudah saya pamit pergi dulu , nggak baik kyai masak di suruh nunggu santri nya, biar tahu juga kenapa saya di panggil ke ndalem assalamualaikum" pamit Dimas seraya berjalan pergi ke ndalem kyai Haji Ahmad Saifuddin Azwar


___


" Assalamualaikum " salam Dimas di depan ndalem nya kyai Ahmad Saifuddin Azwar


" wa'alaikumussalam" jawab seorang gadis yang baru saja keluar dari ndalem


" kamu sudah di tunggu sama" ucap gadis itu yang masih menunduk, walau pun sedang menunduk dia tetap tahu siapa yang datang karena tadi tidak sengaja melihat wajah nya


" oh iya terima kasih, kalau begitu saya pamit dulu wassalamu'alaikum"ucap dimas seraya melangkah masuk ke dalam ndalem kyai


gadis itu menunduk kan kepala nya makin rendah dan menghadap ke sisi lain saat Dimas berjalan di samping nya


Dimas tidak menghirau kan itu , lagi pula itu sudah biasa, namun jantung berdetak cepat saat melalui gadis itu, sebuah rasa yang susah untuk di jelas kan , dan baru pertama ini dia merasa kan , sebuah rasa yang tidak bisa ia sembunyi kan


gadis itu pun meninggal kan ndalem saat Dimas sudah masuk ke dalam , dia berjalan menuju ke asrama putri untuk melanjut kan kegiatan bersama santri yang lain ,setelah di panggil ke ndalem saat sarapan


_______


" assalamualaikum " salam Dimas


" wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarakatuh" jawab seorang laki laki paruh baya yang sedang duduk di kursi ruang tamu


" maaf kan saya kyai, karena telat memenuhi panggilan kyai" ucap dimas sambil duduk menunduk di lantai


" ha ha ha nggak APA apa, lagi pula kalau kamu tadi datang tepat waktu, pasti sudah zina mata, atau kamu tadi di depan sudah zina mata?" canda kyai


" mboten kyai, saya tidak berani" jawab Dimas


" yasudah berdiri duduk kursi sana" titah kyai


" iya kyai" jawab Dimas seraya berdiri dari duduk nya dan duduk di kursi yang di tunjuk oleh kyai, yang tempat nya tidak jauh dari lantai yang tadi ia duduki


" kamu sudah makan?" tanya kyai


" belum kyai" jawab Dimas

__ADS_1


" nduk!" panggil kyai


" wonten nopo abah?" tanya seorang gadis yang keluar dari ruangan lain


" kamu ambil kan makan , sama minum untuk mas nya " jawab kyai


" iya abah" jawab gadis itu seraya berjalan menuju ke belakang


" kamu tahu kenapa saya panggil?" tanya kyai


" mboten ngertos kyai" jawab Dimas


" apa kamu lagi jatuh cinta?" tanya kyai


Dimas menunduk diam,


" seperti. ya begitu kyai" jawab Dimas jujur


" sama gadis yang kamu temui di depan tadi?" tanya kyai


" iya kyai


" yasudah suka boleh , tapi ingat sukai lah cintai lah semua karena Allah termasuk gadis itu, kalau memang suka minta sama yang punya, jangan mikir yang nggak nggak, paham?" titah kyai


" iya kyai Insyaallah saya paham kyai"


" enggeh kyai tapi saya akan belajar semampu saya kyai" jawab Dimas


" oh iya! kalau kamu suka dengan lawan jenis perbanyak dzikir, sering murajaah, karena biasa nya kalau sudah yang gini gini banyak hafalan nya yang nggak bisa di jaga, dan melupakan hafalan Al Qur'an itu dosa,


kalau pendapat dari beberapa kyai melupa kan hafalan Al Qur'an, dosa nya seperti membuang Al Qur'an ke belakang,


dan melupakan hafalan Al Qur'an termasuk lah musibah besar, ingat itu!" titah kyai


" enggeh kyai" jawab Dimas yang mendengar kan titah kyai nya dengan seksama


" ingat juga menjaga itu lebih susah dari pada mendapat kan, dan menghafal kan kedua kali nya itu lebih susah dari pada yang pertama" titah kyai


" enggeh kyai"


" assalamualaikum" salam seorang gadis dari balik pintu belakang


" wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarakatuh" jawab kyai Haji Ahmad Saifuddin Azwar dan Dimas


" ini makanan nya sama minum nya" ucap gadis itu sambil menaruh piring di atas nya terdapat nasi dan lauk ,dan segelas air putih dan segelas teh

__ADS_1


"terimakasih" ucap dimas lirih


" sama sama " jawab gadis itu


" yasudah ayo nduk ke belakang jangan ngganggu mas nya makan kasihan pasti dia lapar" ujar kyai Haji Ahmad Saifuddin Azwar seraya berdiri dari tempat duduk nya , dan berjalan menuju ruang belakang di ikuti oleh anak nya


______


' kenapa jantung ku terasa berdetak kencang saat berada di dekat laki laki itu? dan siapa dia? bagaimana dia bisa mengenal ku ? oh iya tentu saya dia kenal aku dia kan juga hafidz , ' lamun Ami sambil duduk bersila di lantai kamar nya


" hayo! mikirin siapa ?" tanya Zahra yang baru datang ke kamar melihat Ami melamun sambil tersenyum tersenyum sendiri


" apaan sih" jawab Ami sewot


" halah ngaku aja kamu lagi suka sama cowok kan?" tanya Zahra tak mau kalah


"hm..... gimana ya? kalau iya aku suka sama cowok kenapa?" tanya Ami


" cuma kepo aja " jawab Zahra


" kepoin orang saja kamu" protes Ami


" kayak situ nggak pernah ngepoin orang lain " jawab zahra sewot


" zah kamu pernah suka sama cowok?"tanya Ami


" pernah emang kenapa?" tanya Zahra


" cuma tanya aja " jawab Ami


"kamu lagi suka sama cowok? siapa orang nya?" tanya Zahra


" aish, nggak lah kamu aja nggak pernah kasih tahu aku kamu suka siapa" jawab Ami


Zahra hanya senyum senyum nggak jelas sambil menatap Ami malu malu


" bukan nya nggak mau cerita, cuma saya takut aja kamu ceramahin"


Ami menatap , Zahra dengan tatapan sebal , emang dia pikir aku ini penceramah gitu


Ami menghela nafas panjang dan membuang nya lembut, dia mendekap ke dua lutut nya, dia tunduk kan kepala nya tangan nya bermain jari jari kuku nya


' apakah ini yang di nama kan jatuh cinta apabila benar, ya Allah tolong jaga hamba mu ini jangan sampai terlena oleh sebuah cinta yang membuat dosa, namun jadi kan lah cinta ini sebagai cinta yang dapat menghasil kan sebuah berkah'


' tapi apa dia adalah jodoh ku?'

__ADS_1


' ya Allah apabila dia adalah jodoh hamba ,maka tolong pertemu kan hamba dengan nya lagi setelah berpisah, namun apabila dia bukan jodoh hamba maka buat lah hati ini tidak mecintai nya'


' tapi kenapa aku tiba tiba punya rasa ke dimas?' 🙄


__ADS_2