Pacar Halal

Pacar Halal
BUKU CATATAN


__ADS_3

Ami berjalan keluar perpustakaan, dengan mencingcing buku catatan milik nya , di luar perpustakaan cukup sepi karena perpustakaan lama ini emang berada di perbatasan antara asrama putri dan asrama putra


selain itu di dalam asrama pun juga sudah ada perpustakaan baru namun Ami lebih suka si perpustakaan lama karena lebih lengkap


Ami berjalan menuju ke salah satu kursi taman di depan perpustakaan, Ami memang sering duduk sendiri di taman setelah dari perpustakaan, hawa nya yang segar , dan pemandangan hijau yang membuat Ami betah berlama lama di sana, dia taruh buku catatan di samping nya , dan mensandung kan salawat ke suka an nya


'duqtu walalan atakhola... Al miladul mabrus


sajjil tari khoujudi .... min ba'di hayati nur


Hinal Qur 'anu tajalla ... shultonunnafsi tawalla


" ukhti Ami " panggil seorang gadis yang dari tadi sudah di dekat Ami


" eh ..iya?" tanya Ami gelagapan


"Maaf mengganggu " ucap gadis itu


" oh iya santai saja ada apa?" tanaya Ami


" jenengan di sambang" jawab gadis itu


" di mana?" tanya Ami


" di taman depan asrama pesantren" jawab gadis yang masih setia berdiri di samping Ami


" oke terimakasih" ucap Ami seraya meninggal kan gadis berdiri di samping nya, karena terlalu senang di sambang


________


"Dim beneran ini nggak apa apa ke perpustakaan lama, kamu mau cari apa sih ?" tanya Brian


" mau cari buku Fisika "jawab Dimas


" kan di perpustakaan asrama putra ada , atau......"


" nggak mikir yang neka neka" sela Dimas


" iya iya saya yakin pasti kamu nggak mungkin neka neka, tapi kenapa harus di perpustakaan lama?" tanya Brian


" sudah lah nggak usah berisik , nanti aku seteples, terus aku lakban biar kamu bisa diam" ujar Dimas, Brian yang mendengar kan jawaban dari teman nya ini hanya bisa mendelik


" Alhamdulillah sudah sampai , ayo masuk!" ucap Dimas segera masuk ke dalam bangunan di depan nya yang isi nya di penuhi oleh jejeran rak buku yang penuh dengan buku buku tebal , juga ada bangku bangku kayu plus dengan kursi nya


Dimas berjalan menuju rak A, buku buku tebal memenuhi rak , semua terlihat sangat terawat, Dimas mengambil salah satu buku tebal buku itu memiliki sampul yang terbuat dari kulit sapi yang di pilox berwarna hitam , dengan gambar ikon fisika di tengah tengah sampul , dengan tulisan yang di sulam dari benang emas yang menulis kan nama pengarang nya

__ADS_1


buku tebal berbisa 5 . 99 lembar dengan catatan fisika lengkap k



" sudah ketemu dim?" tanya Brian


" sudah " jawab Dimas sambil memperlihat kan buku yang ia bawa


" wah tebal banget dim , isi nya juga lengkap perlu berapa tahun ya dim untuk membuat buku ini?" tanya Brian yang langsung menyambar buku tebal yang di pegang Dumas dan mengamati nya


" yaudah ayo kita kerjakan tugas kita" ucap Dimas semangat


" tugas apa dim? " tanya Brian yang memang belum tahu


" mencatat yang penting dari buku "jawab Dimas


" dari buku tebal ini?" tanya Brian memastikan


"iya lah , mau dari buku mana lagi"


Brian melongo sambil menatap buku tebal yang ia bawa


" ayo cari tempat duduk di depan saja , biar lebih segar sambil lihat pemandangan " ucap dimas seraya pergi meninggal kan Brian yang masih berdiri diam menatap buku tebal yang ia bawa


___


dengan rasa penasaran Dimas berjalan menuju ke kursi taman tersebut, dia ambil buku itu , awal nya Dimas ragu harus kah aku mengambil buku ini ? tanya Dimas di dalam hati nya


Dimas membuka halaman depan dari buku itu


, kertas putih polos di atas nya tertera sebuah tulisan sang pemilik yang di lukis dengan sebuah tinta bolpoin biru Dongker


Dimas tersenyum dan menaruh nya di atas buku catatan milik nya di dalam dekapan nya


"oi dim ?! cari yang ada bangku nya" tegur Brian dari pintu perpustakaan lama


"iya" jawab Dimas dan menuju ke kursi yang ada meja nya


______


Ami berjalan dengan cepat hingga memberi kesan buru buru menuju ke perpustakaan lama


" ada apa sih mi, kok biru buru banget?" tanya Zahra yang kewalahan mengikuti Ami


" ada yang ketinggalan zah" jawab Ami yang masih berjalan dengan cepat bahkan sesekali dia juga berlari

__ADS_1


" emang apa yang ketinggalan kok kamu sampai kelihatan panik?" tanya Zahra


" sudah lah nanti kamu juga tahu, kalau kamu capek nggak usah ikut" jawab Ami


" mana mungkin aku tidak ikut, lagi pula ini sudah dekat kok" ucap Zahra


Ami dan Zahra pun berjalan menuju ke perpustakaan lama


sesampai nya di sana Ami tidak menuju ke dalam perpustakaan, namun dia malah menuju ke taman depan perpustakaan


Zahra yang melihat ada dua santri putra yang sedang sibuk dengan buku mereka,langsung menghentikan Ami dia tarik tangan nya Ami agar mendekat ke arah nya


" kamu beneran kan cuma mau ambil barang bukan ketemuan?" tanya Zahra


" iya Zahra aku cuma mau ambil barang ku yang ketinggalan, lagi pula kenapa kamu bilang aku akan ketemuan?" tanya Ami


" tuh santri putra " ucap Zahra sambil menunjuk santri putra dengan dagu nya yang sedang duduk di bangku di se arah dengan yang akan mereka tuju


" astaghfirullah" ucap Ami kaget karena tidak menyadari keberadaan dua santri putra itu


" gimana?" tanya Zahra


" apa yang gimana?" tanya Ami balik


" lanjut nggak?" tanya Zahra


" jelas lanjut" jawab Ami dan berjalan menuju ke salah satu kursi taman


" kok nggak ada nya?" tanya nya lirih


" hah nggak dengar!" protes Zahra


" buku yang aku cari tidak ada zahra" ucap Ami


" oh, emang buku apa?" tanya Zahra


" buku......"


" astagfirullah Ami ayo balik ke asrama, laporan kelompok kita belum di buat" selah Zahra setelah melirik jam tangan nya . dalamdan nenarik tangan Ami , membawa nya pergi ke asrama putri


aih mungkin aku sudah taruh kamar, atau ketinggalan di perpustakaan lama, semoga aja benar jadi aku bisa tenang batin Ami yang masih mengikuti Zahra yang menarik tangan nya


____


siang berganti malam, matahari sudah tidak tampak, dan sekarang di ganti kan oleh bulan yang indah dan di temani oleh bintang bintang kecil nya

__ADS_1


seorang laki laki duduk bersantai di kursi depan kamar nya keadaan tidak seramai tadi siang banyak suara tawa dari dalam kamar kamar yang pintu nya tertutup


laki laki itu membiar kan hembusan angin malam menerpa tubuh nya yang masih menggunakan baju Koko Putih nya


__ADS_2