Pacar Halalku

Pacar Halalku
Bab 9. ketemu lagi


__ADS_3

"sya" sahut rayhan di dalam keheningan


"Ehk iya ray kenapa" jawab rayhan menyodorkan buku menu


"ini mahal semua ray" ucap tasya melihat harga yang tertera


"gapapa sya kamu mau yang mana" tanya rayhan


"kalo tasya gimana ray aja dech asal jangan ada kepiting atau daging kambing ya ray" Jawa tasya


"loh emang kenapa sya kan enak kalo kepiting apa lagi kalo daging kambing guling"


"tasya alergi kepiting ray tasya juga gak suka daging kambing karna suka muntah muntah ray" jelas tasya


"oke lah kalo gitu"


rayhan pun memesan makanan yang menurut apa mau rayhan karna tasya ikutin apa yang di mau rayhan saja


dari meja tasya ke meja rizki yang tidak terlalu jauh rizki terus menatap tasya ntah apa yang di pikir kan rizki sampai sampai membuat tasya risih saat di tatap rizki, padahal rizki sedang bersama istri nya


saat rizki terus menatap tasya anita istri nya Rizki yang mengajak ngobrol tidak di jawab sama sekali


sontak istri rizki melirik ke arah ke mana rizki melihat ternyata rizki terus menatap ke arah tasya


tanpa menghiraukan rizki anita langsung beranjak dari tempat duduk nya lalu menggembrak meja tasya


tasya yang dari tadi diam dan mengobrol dengan rayhan pun kaget


"lu bisa pindah dari resto ini gak suami gue Natal lo terus gue gak suka" ketus anita marah


"apa salah gue ya mungkin laki lo aja yang gatel udah tau punya bini masih aja ngelirik cewek lain" jawab anita santay


"salah lo kenapa lo ada di sini kan masih ada resto lain juga" ucap anita melototi tasya


"heh suka suka gue lah mau di mana pun itu bukan urusan lo kenapa lo yang risih gue aja yang di tatap sama laki lo biasa aja karna gue juga ngehargain perasaan pasangan gue" ketus tasya


anita yang tadi nya mau menampar tasya namun di tahan oleh rizki


"mas lepasin sakit tau" ucap anita merengek


"kamu yang apa apaan pake ribut segala gak malu apa di liatin banyak orang" jawab rizki


"lepasin dulu tangan nya aku kesakitan" rengek anita


rizki pun melepaskan tangan anita


"ray kamu di sini maafin istri aku ya ray karna dia selera makan kalian jadi berkurang" ucap rizki memohon maaf


"nggak kok riz kalo mau gabung juga gapapa" jawab rayhan


tasya yang mendengar jawaban dari rayhan tidak Terima seharusnya hari ini adalah hari special buat rayhan dan tasya bukan malah ada pengganggu di antara mereka


"hay tasya apa kabar kamu" tanya rizki menatap ke arah tasya


"Ehk iya alhamdulillah kabar baik ketemu lagi kita" jawab tasya


"oh ya kalian ke sini ada acara apa tumben juga tasya gak bawa temen temen nya" tanya rizki penasaran


"apa urusan mu menanyakan hal itu apa penting untuk mu? " jawab tasya ketus

__ADS_1


"kita di sini lagi ngedate dan aku sama rayhan pacaran" sambung tasya


mendengar ucapan tasya rizki yang tadi nya menatap penuh kesenangan langsung murung dan seperti tidak bersemangat lagi


"se-sejak kapan kalian pacaran? " tanya rizki semakin penasaran


"kita memang belum lama pacaran emang kenapa ada masalah buat kamu nggak kan ya setidak nya saya mendapatkan seseorang yang mampu buat saya bahagia bukan seseorang yang malah membuat saya terus terpuruk seperti apa yang kamu lakukan ke saya sebelum tau bukti yang akurat" jelas tasya


rizki yang mendapatkan jelasan dari tasya bukan nya menjawab namun dia malah pergi dan menghiraukan istri nya


ntah apa yang di pikir kan rizki saat ini namun hati nya seperti di tusuk tusuk sakit yang luar biasa yang saat ini dia rasakan


saat di perjalanan rizki hanya fokus menyetir tanpa sepatah kata pun yang dia lontarkan


"mas" sahut anita


"hmm" jawab rizki


"kamu kenapa mas? sakit, atau gimana? "


"nggak kok" jawab rizki


"dari tadi diem terus, terus wanita tadi siapa mas seperti nya aku pernah melihat nya"


"bukan siapa siapa"


setiap pertanyaan anita hanya di jawab dengan kalimat kalimat singkat dari rizki


ada apa dengan rizki apa rizki kecewa saat tasya sudah mempunyai pacar? apa rizki menyukai tasya padahal rizki udah beristri?


kembali ke sisi tasya dan rayhan


saat yang di tunggu tunggu makanan yang di pesan pun datang ternyata rizki membeli seafood tanpa kepiting


di sana ada kerang hijau, udang, kerang dara


"wah banyak banget" ucap tasya sambil tersenyum


"ayo di makan ya sya" ucap rayhan membukakan kerang dara dan menyuapi nya ke tasya


"gimana enak"


bukan nya menjawab tapi wajah tasya malah memerah karna suapan pertama dari rayhan


"kenapa sya apa seafood nya pedas"


"ng-nggak kok ray"


"terus kenapa wajah kamu memerah gitu" tanya rayhan yang hendak menyuapi tasya namun tasya menolak nya


"kenapa sya gak suka ya aku suapin"


"kalau ray menyuapi tasya terus nanti ray nya kapan mau makan ray"


"gapapa nanti ray makan kok nih Aaaaa...... "


"hmm.... makasih ya ray"


rayhan hanya tersenyum melihat tasya yang begitu amat senang

__ADS_1


selesai rayhan dan tasya makan mereka memutuskan untuk pulang karna sudah menjelang dzuhur


sesampainya di depan gang menuju rumah tasya


tasya yang hendak turun dari mobil di tahan oleh rayhan


"sya tunggu ada yang mau aku tanya kan sama kamu" tanya rayhan


"hmm,, mau tanya apa ray"


"apa sebelum bersama aku kamu pernah berpacaran? " tanya rayhan


tasya mengulumkan senyum nya dan menatap rayhan


"ray aku sama sekali belum pernah berpacaran" jawab tasya jujur


"hmm.... lalu tadi saat di resto kamu bilang bertemu lagi ke pada rizki itu apa sya"


"apa ray mau tau yang sebenar nya" tanya tasya


rayhan hanya menggangguk kan kepala nya


"yaudah tasya cerita sama ray dari awal supaya ray juga bisa percaya sama tasya


tapi... mau ray percaya atau nggak itu urusan ray"


"jadi waktu tasya di masukin ke pondok dan memutuskan supaya keluar dengan waktu singkat itu karna tasya di jodohin sama ayah bunda. awal nya tasya gak mau tapi tasya juga harus nurut sama orang tua tasya. tasya di jodohin sama rizki ray. tapi rizki malah bilang bahwa tasya wanita murahan dan terus blak blakan di depan orang tua tasya. akhir nya rizki malah memberikan undangan pernikahan nya dengan orang lain dan kan tasya ketemu sama rizki beberapa kali ray. pas acara di pondok sama pas ketemu di acara pernikahan nya ray" jelas tasya


namun saat menjelaskan semuanya ke pada rayhan tasya yang tadi nya di balut dengan banyak senyuman seketika senyuman itu memudar


"tasya dengerin ray ya sya, ray gak pernah mandang seorang wanita dari fisik materi harta atau pun masalalu nya sekarang kan tasya milik ray


kalau ray mau ajak umi ke rumah tasya gimana tasya mau gak di kunjungin umi ray buat lamar tasya'' ucap rayhan


tasya bergejolak kaget saat rayhan bilang mau lamar tasya


sedikit senang saat rayhan berucap seperti itu namun tasya yang belum bisa melupakan kejadian yang sempat terjadi.


" ray tasya bukan nolak kemauan ray namun tasya belum mau lamaran apa bisa kita mengenal lebih jauh dulu ray kan kita pacaran baru 1 bulan ray"


"hmm.... baik lah kalau tasya mau nya begitu kita jalani dulu masa masa kita jika tasya sudah siap tasya bisa bilang sama ray ya"


tasya hanya menjawab dengan anggukan


"ray apa tasya boleh turun untuk pulang sekarang takut nya keburu ashar ray"


"tasya ada ada aja baru juga jam 1" jawab ray


tasya hanya diam saat dia melihat ke arah jam tangan yang bau menunjukan jam satu


rasa malu terus dia rasakan


"yaudah sya gak usah malu gitu tasya bisa pulang sekarang atau mau ray antar sampai depan rumah? " tanya ray


"ng-nggak usah sayang tasya bisa sendiri kok lagian gak jauh dari sini juga" jawab tasya gugup


rayhan hanya menjawab dengan senyuman sambil melihat ke arah tasya berjalan


'cantik sih tapi sayang kenapa c rizki nolak gara gara percaya ucapan seseorang ya'batin rayhan

__ADS_1


__ADS_2