
perjalanan 1 jam 30 menit memang sangat lah melelahkan itu yang di rasakan oleh agnina dan juga zahro
"sya apa masih jauh pesantren nya" tanya zahro
"lu kalo mau tidur, ya tidur aja jalan nya masih jauh ini" jawab tasya
"oke lah gue mah mau tidur kalo masih jauh" ucap zahro sambil terlelap
perjalanan senyap tidak ada perbincangan di antara mereka
........
di sisi sasa
sasa terus mencari keberadaan rayhan, selama 1 minggu setelah tasya keluar dari pesantren sasa terus mencari nya di taman belakang namun ia tidak menemukan keberadaan rayhan
"di mana dia sebenernya padahal sewaktu ada tasya dia gampang banget di temuin kok sekarang dia susah banget di temuin nya" gumam sasa yang terus menyapu halaman karna hari ini ada kegiatan yang akan di adakan di pesantren
semua santri terus mempersiapkan acara tersebut karna acara tersebut juga di ikuti sama alumni
sesampai nya tasya di pesantren dia di kejutkan dengan sorakan santri santri yang terus menyebut nya wanita murahan
ketika santri terus menyoraki nya semua terdiam karna ada ustadz dan juga ustadzah yang menghampiri nya seketika mereka langsung menundukan kepalanya
"assalamu'alaikum ustadz hafiz dan juga ustadzah aisyah" ucap tasya tersenyum
"wa'alaikum salam tasya, apa kabar tasya selama 1 minggu ini? " jawab ustadzah aisyah
sebari membalas senyum tasya
tasya hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan ustadzah hanya menggelengkan kepalanya menandakan keadaan nya di luar sana sedang tidak baik baik saja
sasa yang menyadari keberadaan tasya dan teman teman nya hanya menunduk saja karna di sana ada ustadzah aisyah
namun berapa terkejut nya tasya bahwa tidak jauh dari keberadaan tasya ada rayhan yang selama ini ia cari
"itu anak kaya ada ikatan tertentu banget sama c tasya gue cari cari gak ketemu tapi giliran c tasya muncul dia ikutan muncul" gumam sasa yang memandangi rayhan
__ADS_1
"lo liatin apaan sa" tanya amelia
"astagfirullah lo sejak kapan ada di sini" ketus sasa merasa kaget dengan keberadaan amelia
"gue dari tadi juga di sini kan tugas nya sama lo" jwab amelia
"oh iya gue tdi nanya lo liatin siapa sa"
"gue liatin c tasya sama temen temen dateng ke sini tuh" jawab sasa menunjuk ke arah tasya berada yang sedang mengobrol dengan ustadzah
........
di sisi rayhan
"aku akan bongkar hoax yang sudah mencemarkan nama baik kamu tasya nanti sore pas selesai acara ini berakhir" gumam rayhan yang terus memperhatikan tasya
kini siang sudah menjadi sore tepat nya setelah sholat ashar berakhir acara pun di mulai dengan seksama oleh para santriwan dan satriwati di sana
rayhan yang terus melihat ke arah sasa dengan tatapan sinis nya, membuat sasa menunduk takut dengan tatapan tersebut meskipun jarak nya jauh sasa tetap takut dengan tatapan yang di buat oleh rayhan
namun tasya yang di kejutkan dengan keberadaan rizki di dekat rayhan membuat nya membolakan mata nya dan dalam hati nya terus bertanya tanya mengapa ada rizki di pesantren ini? apa dia juga alumni pesantren ini?
"tasya apa kuping lo budeg atau gimana kok gue panggil panggil lo gak ngeh sih" zahro terus menggubris tasya
"hah,,, lo bilang apa gue kagak budeg ro" jawab tasya tidak menerima
"dari tadi kek jawab nya lo kenapa sih" tanya zahro penasaran
"gue risih zahro dari tadi di liatin cowok itu" jawab tasya menunjuk ke arah rizki
"oh lo di liatin rizki dari tadi" tanya zahro yang membuat agnina dan tasya saling adu pandang
"lo kenal sama dia zahro" tanya agnina dan tasya kompak
"kompak bener bestie haha,,,, dia itu sepupu gue sya dia anak nya paman gue jadi wajar lah gue kenal sama dia. dia juga alumni di sini sya" jelas zahro pada tasya
"oh" jawab tasya singkat
__ADS_1
"ck jawab nya oh doank" ucap zahro mendengkus kesal
mereka pun akhir nya diam karna acara berlangsung begitu saja acara yang di adakan di sana cukup lama sampai hampir menjelang magrib tasya hanya mendengarkan ceramah yang ada di sana dan juga lantunan lantunan ayat suci al-qur'an
hampir acara nya selesai namun semua harus kembali duduk dan mendengarkan penjelasan rayhan yang menahan mereka yang hampir beranjak dari tempat duduk nya
"tes mohon semua jangan dulu bubar atau beranjak dari tempat duduk kalian saya berada di sini ingin memberi kebenaran atau kejadian 1 minggu lalu" sahut rayhan dengan mic di tangan nya
"ada ap ray apa kamu mau membenarkan wanita murahan itu"
"iya ray jangan jangan kamu suka sama dia hingga kesalahan saja mau kamu benar kan"
"iya ray mending kamu jangan buat masalah baru"
sahut semua santri tidak Terima rayhan ingin membenarkan kejadian tasya bersama laki laki di taman belakang itu
"maaf semua nya, saya tidak akan membenarkan apa yang sudah salah tapi kenyataan nya bahwa laki laki yang bersama tasya itu adalah saya"
mendengar jawaban rayhan semua santri putra maupun putri terkejut bahkan rizki yang berada di sana sampai berdiri tidak percaya dengan apa yang rayhan katanya
"apa yang kamu kata kan ray kamu lagi ngigo karna ngantuk atau gimana" ucap rizki yang tidak percaya
"kalian tidak ingat bahwa seisi pesantren ini memiliki CCTV " ucap rayhan
"sasa dan amelia yang sudah membuat tasya tidak nyaman di sini apa kalian bisa menjelaskan apa yang sebenar nya terjadi?" sambung rayhan
"apa kamu sudah tidak waras ray menuduh orang tanpa bukti"
rayhan yang sedari tadi memegang flashdisk pun menayangkan nya
betapa terkejut nya semua orang yang berada di sana betapa tidak bercayanya mereka dengan tindakan yang di buat oleh amelia dan juga sasa terhadap teman sekamar nya sendiri
"saya yang sudah memberikan setiap uang kepada tasya bukan karna saya menyukai tasya namun orang tua nya menitipkan uang itu kepada saya karna tasya selalu boros kalo uang itu di kasih secara langsung kepada tasya makanya orang tua nya memberi nya kepada saya" jelas rayhan
"saya harap sasa dan juga amelia bertanggung jawab dengan apa yang sudah kalian lakukan" sambung rayhan
bersambung
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...