Pacar Ku Sang Idola

Pacar Ku Sang Idola
17


__ADS_3

hari ni adalah hari yang ditunggu² oleh tasya and the geng untuk pergi berlibur, rencana mereka semua akan nginap semalaman aja dan akan kembali pulang hari minggu sore, saat ini mereka semua sedang menunggu teman²nya yang lain karna mereka janjian ketemu dirumah tasya. hanya tinggal teman² grace, rian dan glen saja


"hahh ni mereka pada kemana sih lama amat" gerutu bianca


"iya tinggal aja yuk, ntar macet lagi jalannya" balas briyan yang uda gak sabaran


"heh sabar napa, palingan ntar lagi juga nyampe" jawab dara dan diangguki oleh mereka semua. gak lama setelah dara menucapkan itu, mereka pun datang secara berasamaan glen dan rian naik mobil sedangkan mawar dan safira naik taxi


"guys maaf ya kita telat" ucap mawar dengan nada sok menyesal tapi malah mendapat cibiran dari tasya dan temen²


"ckck, mangkanya kalo uda janjian tu datang cepetan, untung gak kita tinggali lo berdua" cibir tasya sambil memandang sinis mawar dan safira


"heh kita uda minta maaf, lagian lo kenapa hanya nyalahin kita dua aja, no kak glen ama kak rian juga sama² telat kenapa gak lo salahin" ucap safira yang uda merasa kesal dengam tasya


"ya bedalah lo ama orang kak glen, orang kak glen mah kalau ketinggalan masih bisa nyusul naik mobil, lah lo berdua mau nyusul naik kaki!!?" ucap dara dengan nada santai. jangan salah ni dara walaupun anaknya jarang berbicara tapi sekali dia ngomong bakalan keluar kata² pedas


"haa udalah kelen semua, ayo kita berangkat sekarang sebelum kesiangan ntar jalan macet lagi" ucap glen yang menengahi mereka supaya gak berlanjut


"yaudah yuk" balas mereka dan pergi menaiki mobilnya


mobil tasya


didalam mobil tasya ada tasya sendiri, gamal, kafka, dara dan rian


"bang ntar sampe sana kita barbequan kan? " tanya tasya antusias


"iya, kita ntar malam barbequan, kaf, yan lo uda bawa kan alat² atau bahan yang buat kita barbequan

__ADS_1


"uda, semua ada dimobil si grace" jawab kafka dan diangguki oleh rian


"yess asikk, dar ntar kita tidur nya berdua ya, biar si aca ama debby berdua jugak" ucap tasya kepada dara


"asiyap bu bos, apasih yang gak buat lo sya" jawab dara


"idii sejak kapan lo jadi kek gini, lo berubah tau gk, geli gua heheh" balas tasya sambil pura² memasang muka jijiknya membuat semua yang disana tertawa tapi tidak dengan dara yang hanya manyun


setelah itu percakapan diantara mereka pun uda gadak lagi dan tasya berniat untuk tidur tapi ntah kenapa dia gak bisa tidur seperti ada yang kurang geraknya yang gelisah dari kanan kekiri begitupun sebaliknya membuat kafka dan dara yang disampingnya kesal setengah mati


"woiii,, gila lo, napa sih dari tadi gak bisa diam" ucap dara kesal karna gak bisa tidur gara² tasya


"iya bi bocah lasak amat dah, diam napa si sya, kuta jugak pada mau tidur ni" kata kafka dengan geram tapi tidak dijawab oleh tasya


"bang.. mana boneka gue, kok gadak disini sih, kan dah gue bilang tarok disini biar gue bisa tidur


"oh iya abang lupa dek, ada dimobilnya orang si debby no, yang dibelakang" jawabnya sambil menggaruk belakang kepala yang gak gatal


"yodah ntar, lo ambil sendiri dah biar abang berhentiin" jawabnya dan diangguki oleh tasya


mobil gamal pun berhenti dan membuat dua mobil yang dibelakangnya berhenti jugak, tasya pun menghampiri mobil debby dan mengetuk kaca mobilnya


tok tok tok


"napa?? " tanya briyan yrang duduk dibelakang bersama dengan debby


"mana boneka gue" tanya tasya to the point

__ADS_1


"gadak disini sya" jawab briyan


saat kepala tasya masuk untuk melihat kedalam, dia melihat bonekanya sedang dipeluk oleh debby yang tertidur


"bujubunek,, boneka gue woi.. oii bangun gak lo, enak aja lo main peluk² boneka gue" teriak tasya membuat debby bangun sedangkan briyan, michael, dan aca hanya menutup kuping


"apasih lo ganggu gue yang lagi mimpi indah aja" balas debby


"ehh turun lo, balikin boneka gue, gue mau tidur make boneka tu" jawab tasya sambil berlari memutari mobil dan membuka pintu sebelah kananuntuk memaksa debby keluar


"gue mau minjam, soalnya gue uda pw pake ni boneka, lembut banget si" jawabnya sambil menggesekkan kepalanya diboneka tasya membuat tasya ngamuk


"any** gadak siniin boneka gue, lo belik sana boneka lo" jawab tasya sambil menarik bonekanya dari debby


"gak, gie mau pinjam sekali aja" tolah debby dan berusaha menarik bonekanya kembali akhirnya terjadilah tarik menarik antara debby dan tasya dipinggir jalan, sedangkan semuanya hanya menonton dan menggelengkan kepala


"eh deb, tengok deh ada gajah terbang lo, keren banget wuuu" ucap tasya mencoba mengkibuli debby dan benar saja debby pun menengok kearah yang ditunjuk tasya membuat tasya tersenyum puas dan merampas bonekanya kemudian berlari menjauh dari debby


"bujubuneng, gue dikibuli ama anak biawak, dasar lo biawak gadak ahlak, gue lempar sepatu gue lo baru tau rasa" ucapnya sambil melempar sepatu kearah tasya tapi gak kenak


"nih gue baliki sepatu lo, gak butuh gue wlekkk" ucap tasya sambil tertawa dan kembali kedalam mobil membuat debby gerutu gak jelas


"yeayy akhirnya gie bisa tidur jugak" ucap tasya dan kembali tidur, gak lama kemudian dia pun tertidur dengan lelap sambil memeluk bonekanya


"gilaa, adek lo ada² aja, tadi ngamuk² gak jelas dipinggir jalan sekarang uda anteng aja pas uda dapat bonekanya" ucap rian


"jelaslah, dia itu gak bakalan bisa tidur kalau gak ada boneka tu, mangkanya dia kek gitu. tasya tu sebenarnya anaknya jail banget, tapi kalau ama orang yang belum dikenalnya dia bakalan dingin orangnya" jawab gamal sambil fokus menyetir

__ADS_1


"owh" jawab mereka serempak, setelah itu gadak lagi percakapan diantara mereka dan mulai masuk kedalam mimpi kecuali gamal dan rian, setalah menempu perjalan selama 3 jam mereka pun sampai di villa keluarga briyan yang ada dipuncak dengan udara yang sejuk dan segar serta pemandangan yang menyenangkan.


ikuti terus ya ceritanya, ceritanya bakalan semakin seru deh pokoknya😊💜


__ADS_2