
*Beberapa waktu sebelum malam itu*
"new york"
seorang laki laki tampan berwajah blasteran
sedang menghabiskan sisa liburannya di kota ibu kota amerika itu.
setelah wisuda dia berencana akan bekerja di salah satu perusahaan besar di sana.
karna nilai akademis yg menunjang dan kemampuan yg di atas rata rata.
dia mulai mempersiapkan segala sesuatu yg diperlukannya .
sesaat kemudian.
"driing driing".
"halo"
"dareen ini papa".
"ohh ya kenapa pa?"
"dan kenapa waktu wisuda ku papa gak datang"
"ahh maaf maaf papa sibuk"
"pekerjaan kantor memumpuk"
"alasan yg selalu muncul . sudh bisa ku tebak".
"ayolah dareen. papa perlu bantuan mu"
"gak pa aku akan memulai karir ku di sini"
"maksud mu apa hahh.?"
"papa pasti memintaku pulang ke indo kan.?"
"mengurus perusahaan"
"urungkan saja niat papa itu"
"aku akan di sini dan memulai karirku"
"dareen dengarkan papa"
"parusahaan yg sudah susah payah papa bangun selama bertahun tahun ini terncam bangkrut."
"apa kamu tidak mau menolong papa.?"
"sebentr saja sampe kondisi setabil"
"ayolah apa yg kamu pelajari di sana pasti berguna untuk perusahaan kita"
"aku pikirkan dulu"
"alu tutup.bay"
dasar anak keras kepala.
apa sih maunya .
ucap laki laki paruh baya itu.
*di waktu yg sama di seberang sana*
bangkrut.?
jangan bercada. perusahaan sebesar itu bangkrut.
ahh paling akal akalan papa.
tapi ya sudh lah.
pulang sebentr juga gak apa.
"pa besok pagi aku sampai di jakarta "
setrlah mengirim pesan singkat itu dareen langsumg mengemas barangnya dan memesan tiket pesawat penerbangan pertama.
*jakarta*.
"sudah lama rasanya."
daren memesan taxi di dekat bandara.
__ADS_1
dan menunjukan alamat rumahnya ke abang abang tukang taxi.
"ke alamat ini bang"
"siap pak."
"saya kira bapak ini bule"
celetuk abang taxi
"saya orang indo bang"
"cuma muka aja kebetulan gini"
setelah benerapa saat daren memperhatika sebuah minimarket di depan kompleks perumahannya.
"tempat itu"
"andai saja waktu itu aku gak ketangkap sama orang orang suruhan papa."
"apa diaenungguku di sana."
"ahh sudah lah sudh lama sekali"
" mungkin dia menunggu ku sampai bertahun".
"sudah sampai pak"
suara abang taxi memecah lamunan dareen.
"makasi bang"
"kembaliannya bawa aja".
daren sampai di depan sebuah gerbang besar "kenapa aku harus kembali ke penjara ini."
"selamat siang tuan muda"
sapa satpan yg berjaga di depan.
"silakan masuk"
"biar barang barangnya saya bantu bawa masuk."
"ohh ya pak"
"semu sudh menggu tuan muda dindalam."
daren dengan perasaan yg masih kesal memasuki rumah besar itu.
"dareeennn!!"
"akhirnya kamu pulang nak"
"ia ma"
"sini duduk dulu"
"kita makan siang dilu semua sudh di siapkan"
"ya ma. akubakan mandi dulu"
"nanti susul mama ya."
"mama tunggu di ruang makan"
setelah mandi daren sudh berada di ruang makan dengan ke dua orangtuanya.
"dareen kenapa pulang sendiri.?"
"mana calon mantu papa.?"
"gak ada"
"nanti aku carikan"
"semoga dia belum jadi milik orang lain"
"ehh maksud kamu"
"ya apa papa ingat tentang bianca."
"yg aku ceritakan saat papa akan mengirimku ke new york.?
"waktu itu aku janji akan pergi dengannya"
"tapi papa malah mengkap ku"
__ADS_1
"itu sudh lama sekali nak"
"mama percaya pasti kamu akan menemukan yg pas dengan mu"
atau mau mama kenalkan dengan anak teman" mama.?
"gak perlu ma"
"lg pula aku cuma sebntr di sini"
"papa mau menantu orang indo lo yaa."
"tergantung dapetnya di mana"
jawab daren ketus.
"aku mau keluar bentr ya"
"mau jalan jalan"
"biar di temani supir ya nak"
"gak usa ma."
daren pun melangkah keluar dan menuju garasi mobil.
"dia melihat mobil sport berwarna orange"
"hey kawan lama tak jumpa"
dareen seperti berbicara dengan mobil kesayangannya.
dia muali berkeliling di sekitar jakarta membelah macetnya ibu kota.
dia mengunjungi beberapa tempat.
terakhir dia mampir di tempat bilyard dimana dulu dia sering kumpul sdengan teman" nya.
"wooiii anak sultan udah balik"
teriak dino ke semua orang yg ada di sana.
daren pun mendengar dan ikut melihat ke asal suara itu.
benar saja itu dino..
dino berjalan menujubke arah dareen.
"wooiii brow kapan lu balik"
"ahh lu rupanya"
"baru tadi sampe"
sini ikut di sana banyak anak" lg maen bilyard.
lain kali ya gue buru.
dino dan yg lainnya pun serentak menyoraki dareen.
"dasar anak sultan sok sibuk terus baru juga ketemu"
"lain x ya "
"gw balik dulu."
"ke sini cuma buat beli minum doang".
sampai malam dareen berkeliling.
sampai akhirnya dia sampai di minimarket yg dia liat tadi pagi.
waktu sudh menunjukan pukul setengah 12 malam.
dia mampir sebetr untuk membeli beberapa
minuman dan cemilan sampai akhirnya dia melihat seorang wanita cantik yg gak asing baginya.
"apa itu bianca.?"
"tapi dulu dia kecil"
"apa cuma mirip ya"
***oke reader next episode kita kembali ke jalur utama .
new sunday***
__ADS_1