PALSU

PALSU
Episode 6


__ADS_3

*malam yang sama di tempat yg berbeda*


Irgi menatap mitta dengan intens dari atas sampai bawah. dy seperti tertegun melihat kesempurnaan mitta.


"heyy jangan ngeliattin gitu dongg. jadi malu kan"


"apa ada sesuatu di wajh ku.?"


"ada"


"hehh apaan.?"


mita langsung membuka tas dan mencari cermin kecil yg selalu dia bawa.


"masa depan kita"


sambil tersenyum penuh arti irgi mengusap pipi mitta.


"apaan sihh jangan gombal dehh"


"setatus aja blom jelas"


sambil memasang wajah cemberut mita memalingkan wajahnya.


"tenang dong sayang."


"gak akan lama lagi"


"love u"


"love u too irgi"


"kita makan aja dulu yaa biar gak keburu malam".


mereka makan dengan suasananyg sangat romantis.


irgi sangant menikmati momen seperti ini yg dak akan bisa dia buat dengan bianca.


malampun berlalu sebentar lg mereka akan berpisah ke posisi masing.


"mitta aku antar ya.


aku mau paatiin kamu sampe rumah."


"gak apa kok "


"aku kan bawa mobil sendiri"


"yaudah aku ikutin km dari blakang oke"


"terserah kamu aja"


"yuk pulang"


"ya ya"


"tpi aku masih kangen"


"next kita kencan lg saynk"


"janji yaa"


sambil bergelayut manja mitta dan irgi keluar dari caffe itu.


dan menuju mobil masing masing.


"asstagaa bianca"


irgi sontak mengingat bianca dia mengabaikan telfon dan pesan dari bianca dari sejak bersama mitta.


dia membuak hpnya dan melihat pesann dari bianca


"kamu di mana.?"


"p"


"p"


"p"


dan beberapa panggilan tak terjawab.


"****** gw pasti dia marah"


"ahh sial hpnya gak aktif"


keman lo bianca.


irgi yg awalnya akan mengikuti mobil mitta tertinggal jauh karna fokus menelfon bianca.

__ADS_1


dia pun mencari bianca ke rumahnya.


"masuk gak ya"


masuk aja lah.


"tok"


"tok"


"tok"


"permisi"


"ehh nak irgi"


"ada apa kok tumben malam malam"


"bianca ada ma.?"


"loh bianca belom pulang"


"katanya tadi sore ada acara dengan teman kantornya"


"oh blom pulang.?"


"yaudah kalo gitu saya permisi dulu ma."


"hati hati ya nak irgi"


"ya ma saya pamit ya"


"siall di mana lo bianca"


irgi memacu mobilnya menuju ke kantor bianca.


dan hasilnya nihil.


bianca tak ada di akntor.


jam sudah menunjukan pukul 11:30.


dan dia gak tau kontak teman teman bianca.


"cari besok lg dehh."


"ahh bodo amat."


*ke esokan harinya*


bianca mulai membuka matanya dan menerawang ke sekitarnya.


"hehh ini diman.?"


"ini bukan kamar ku"


bianca langsung bangun dari tempat tidur dan keluar dari kamar itu.


"ohh sudah bangun."


"tidur mu lama sekali"


"siapa.? siapa kamu.?"


"kenapa aku ada di sini"


"apa kamu amnesia.?"


"semalam kamu tidur di mobil ku"


"karna aku gak tau rumah mu jadi kubawa ke sini"


"apa yg kamu lakukan pada ku"


"siapa kamu.?"


bianca mulai mundur perlahana.


dia tak mengenal laki laki itu.


kenapa dia bisa bersamanya.


"heyy tenang dulu."


"aku gak ngapa ngapin kamu"


"aku cuma bawa kamu ke sini karna gak tau rumah mu"


"sini duduk dulu kita sarapan"

__ADS_1


"akubsudah memesan beberapa makanan."


"setelah itu aku antarkan pulang."


"aku harus ke kantor."


"ada acara penting"


bianca melangakah keluar dari kamar mewah itu dan bergegas menuju loby.


sesaat dia tersadar dia tak membawa apapun.


dompet handphon dan tasnya gak ada.


lalu dia mulai mengingat semalam dia berjalan dan sampai di depan mini market.


"ahh sial."


"aku harus segera sampai kantor"


diapun kembali ke kamar itu berharap laki laki itu mau mebantunya sekali lagi.


"kring"


"kring"


"dareen kamu dimana.?"


"ingat hari ini kamu harusbke kantor"


"papa akan mengenalkan mu dengan orang orang kantor"


"ya ya pa"


"aku segera ke sana"


"kirimkan saja alamatnya."


bianca sampai di depan kamar itu lagi dia ragu haruskah dia meminta bantuan lagi.?


tpi di satu sisi dia harus ke kantornya


"ahh sudah lah yang penting bisa ke kantor"


saat bianca akan mengetuk pintu itu tiba tiba pintunya terbuka.


"hehh balik lagi.?"


"ada yg tertinggal.?"


"ehhh aku"


"aku mau minta tolong"


"bisa antarkan aku kenkantor ku.?"


"dompet dan handphon ku hilang."


"di mana kantor mu?"


"B&M corp"


"ohh kebetulan kita se arah"


"ayo"


"dia kerja di perusahaan papa.


jadi tiap hari akubakan bertemu dengannya."


ada rasa senang yg dareen rasakan entah rasa apa.


tpi sampai sekarang dia belom menyebutkan siapa namanya.


tapi na tinjuga tau.


"udah lama kerja di sana"


pertanyaan dareen memecah keheningan di dalam mobil.


"udah hampir 3th".


jawab bianca dengan wajah cemas karna takut terlambat.


***apa akan ada sesuatu dinantara mereka.?


mari kita pantau terus...


#new sunday***

__ADS_1


__ADS_2