
***
Dokter Lio menggenggam tangan Sere dia tersenyum manis dia juga mengedipkan mata nya yang indah dan bersih itu.Sere ikut tersenyum bahagia.Hingga Dokter Lio mendaratkan ciumannya tepat dibibir kekasihnya itu.Sere juga membalas perlakuan kekasihnya itu hingga mereka saling memagut.Dokter Lio pun menyudahinya dengan menyentuh bibir Sere yang lembab karena perbuatannya itu dia juga mendaratkan ciuman dikening Sere lagi dan mereka pun turun dari mobil Dokter Lio.
Dirumah sakit mereka bersikap biasa saja tidak ada yang mencolok dari mereka atau seperti orang yang kasmaraan pada umumnya sebagaimana orang yang berbunga-bunga saat baru berpacaran.
Sere kembali kebangsalnya dari mengecap stamp kehadirannya begitu pula Dokter Lio yang langsung menyapa pasien yang dia hampiri itu.
Seperti biasanya Sere menyapa pasien yang ia periksa dan dia cek suhu tubuh atau sekedar mengganti infus pasiennya yang sudah habis Sere juga mengantar obat yang diminum pasiennya itu.
Sere berkerja bahkan dia lembur terus agar dia bisa cuti untuk dua atau tiga hari kedepan karena dia mau ikut berpartisifasi dalam rangka pemberkatan pernikahan kakak sepupunya nanti.
Hari itu telah tiba Sere cantik sekali menggunakan Setelan kebaya warna navy dan selaras dengan rok sepan batik yang sepadan dengan warna kebayanya itu.Dia juga memoles sedikit riasan minimalis diwajah cantiknya itu dan dia juga menyanggul rambut panjangnya itu karena hari ini kakak sepupunya melangsungkan pernikahan nya.
Sere menjadi Salah seorang yang patut disorot di acara itu karena kecantikannya itu sangat terpancar apa lagi dia tidak pernah berkumpul ditengah-tengah keluarga besar atau kolega-kolega besar bahkan famili dari Ayahnya itu karena kesibukannya sendiri.
Sere merasa senang dengan acara pemberkatan sampai prosesi adat istiadat dia masih tetap setia berada digedung itu dan takjub karena pesta adat yang jarang ia lihat itu.
Lagi pula sepupunya juga senang dengannya dan menjadi teman ngobrolnya disana jadi tidak terasa karena prosesinya tergolong sangat lama.Hingga acara pun telah berakhir.Sere dan kedua orangtuanya kembali kerumahnya.
Sere ingin kalau nanti dia bisa menikah dengan Dokter Lio seperti kakak sepupunya itu walau Dokter Lio bukan orang batak.Ya untuk mengangkat marga kemungkinan besar bisa dilakukan asal semua pihak bisa menerimanya kelak.
Sudah enam bulan lamanya hubungan Sere dan Dokter Lio semakin dekat bahkan Dokter Lio sudah sering berkunjung kerumahnya.
Akan tetapi Ayah Sere tidak menyukai hubungannya dengan Dokter Lio.Ini lah yang Sere takutkan karena itu begitu sulitnya dia menjaga hatinya agar tidak menerima Dokter Lio dulu.Sekarang hubungan mereka sudah semakin matang dan ingin mengikat hubungan itu kejenjang yang lebih serius tapi Ayah Sere tidak menyukainya.
__ADS_1
Selama ini Sere berusaha menjadi anak yang penurut tapi ini masalah cinta bagaimana cara Sere bisa memperjuangkan hubungannya Dengan Dokter Lio dan tetap menghormati Ayahnya.
Dokter Lio tahu bahwa ia tidak disukai oleh Ayah Sere.Mungkin Ayah Sere masih tergolong orang kolot karena mungkin baginya Sere hanyalah menikah dengan laki-laki yang sesuku dengannya bukan Dokter Lio yang aslinya orang Jawa begitu sulitnya Sere mendapatkan restu dari Ayahnya.Ibunya bisa apa karena Ayahnya lah menjadi komando dirumah itu.
Hingga suatu ketika Sere tengah dijodohkan dengan kerabat Namborunya yaitu dari sebelah keluarga tantenya.Ironis sekali pemikiran Ayahnya dia memang sangat menyayangi putri satu-satunya itu.Bahkan urusan pendamping Putrinya dia juga yang akan memilihkannya.
Apa yang dipikirkan oleh Ayahnya itu padahal Sere sudah mempunyai kekasih bahkan sudah serius memantabkan hatinya untuk menjadikan Dokter Lio sebagai suaminya kelak.
"Pa,tolong pa kali ini jangan campuri kehidupan Aku pa ini hidupku sudah seharusnya aku menikah dengan orang yang kucintai bukan pilihan kalian pa"Ukas Sere merasa hatinya sudah hancur lebur dibuat Ayahnya itu.
"Pokoknya Papa tidak suka dengan pacar kamu Dokter itu!,"Ucap Ayahnya singkat.
"Aku tidak mau menikah pa kalau bukan Lio yang akan Menjadi pendampingku Pa"Ucap Sere meninggi dan menangis.
"Besok kamu tidak usah masuk kerja karena besok pihak calon suamimu akan datang.
"Kamu tidak tahu maksud papa ini baik untuk kamu Sere!!"Bentak papanya dengan nanar matanya marah seakan kecewa dengan ucapan putrinya itu.
Sere terkejut dan memegang pipinya berlari kekamarnya.
"Flasback on"
Sewaktu Sere masih duduk dibangku SMA dulu keuangan orangtuanya tidak seperti sekarang jangankan sekolah terkadang hutang diwarung pun sudah menumpuk Ayahnya hanya sebagai BHL.
(Buruh harian lepas) saja dipembangkit listrik itu.
__ADS_1
Bahkan Sere yang mengalami penyakit Leukosit yang membuat kedua orantuanya membutuhkan uang yang tidak sedikit untuk pengobatan Sere dulu.Sehingga Ayah meminjam uang dari keluarga tante Sere.Ironis sekali kehidupannya dulu,tapi inilah hidup yang harus tetap disyukuri mereka.
Hutang belum Lunas Sere mau kuliah sebagai perawat dan membutuhkan uang yang banyak Ayah Sere meminjamnya lagi.Dari Keluarga suami dari tantenya memang keluarga yang sangat terpandang dan tidak mempermasalahkan uang yang di pinjam oleh Ayah Sere.
Tapi karena melihat wajah cantik Sere waktu di acara pesta pernikahan kakak sepupu Tere itu.Mereka menyukai Tere dan ingin menjadikan Tere sebagai menantunya.
"Flasback End"
Ayah Sere menyesal telah kasar dengan putri sematawayangnya itu.Dan Ayah Sere berusaha mengetuk pintu kamar Sere dan meminta maaf kepada Sere.
Sebagai anak Sere langsung memaafkannya Dan memeluk Ayahnya itu.Sere menelpon pihak rumah sakit bawasannya dia besok tidak masuk bekerja karena ada urusan keluarga.
Jam Waktu itu sekitar jam satuan pihak keluarga calon suami Sere telah datang dan menetapkan tanggal pernikahan Sere.Tapi anehnya Calon suaminya tidak datang dan Tere tidak tahu akan wajah calon suaminya itu.
Tere bisa apa dia mau menolak tapi sorot mata Ayahnya begitu tajam sehingga ia hanya tersenyum kecut agar mereka yang datang tidak mengetahui kesedihan dihatinya.
Sepulang keluarga calon suaminya itu Sere meminta ijin agar dapat keluar untuk menemui kekasihnya Dokter Lio mungkin yang sebentar lagi menjadi masa lalunya itu.
Ayah Sere mengijinkan Sere keluar untuk menemui Dokter Lio.
"Lio,aku tahu ini tidak adil untuk kita terutama kamu.papa aku gak suka dengan hubungan kita ini.Aku harap kamu akan menemukan wanita yang baik pengganti aku nanti Lio"Lirih Sere dia mencoba untuk tegar berbicara selugas mungkin walau hatinya sudah hancur lebur karena dia akan menikah dengan laki-laki yang tidak dikkenal bahkan tidak dicintainya itu.
"Aku mencintai kamu Sere dan aku hanya ingin kamu yang akan menjadi pendamping aku"Ucap Dokter Lio meninggi dan mencari keadilan untuk cintanya.
"Maafkan aku Lio aku harus pergi nanti Ayahkku bisa marah padaku"Ucap Sere mengakhiri percakapan antara mereka.Lio menarik tangannya dan mencium tangannya dan keningnya.Tanda perpisahan darinya.
__ADS_1
Bersambung.....