PASANGAN SOMPLAK

PASANGAN SOMPLAK
Bab 1.ketangkep


__ADS_3

 


Dibawah terik matahari yang sangat menyengat tidak mematahkan semangat seorang pemuda yang bernama Selatan Wiratmaja.Bersama teman\-teman gengnya dia melakukan baku hantam kepada musuh gengnya . gengnya mengalami kekalahan .


 


" brakkk ,ahhhh kalah lagi kalah lagi.... sebal gue." ucap selatan sambil menggebrak meja.


" sabar Tan mungkin ini cobaan . "ucap Rio yang setelah itu mendapatkan tatapan tajam dari bagas dan selatan.


disatu sisi ada Neta yang trek- trekkan dengan motornya . dia sangat senang akan kemenangannya .


" yes kita menang ngelawan kutu kupret itu tuh yang sok- sokkan ngelawan kita." ucap Neta sambil treak-treak bak orang yang lagi menang lotre.


" iya gue seneng banget bisa ngalahin geng curut itu tuh." sahut pemuda yang tak lain bernama Faisal yang biasanya dipanggil ikal karena rambutnya yang agak keriwul.


disaat Neta dan teman-temanya sedang asik , terdengar suara sirine polisi yang membuyarkan geng mereka.


niu niu niu niu


" mampus gue ada polisi"ucap Neta.

__ADS_1


Sekitar 15 menit kejar-kejaran dengan polisi, akhirnya Neta tertangkap oleh polisi. Dan detik itu juga Neta dibawa ke kantor polisi untuk dimintai penjelasan . Neta yang dibawa polisi tidak melakukan perlawanan sama sekali.


setelah sampai di kantor polisi, Neta dilempari berbagi macam pertanyaan.


" kamu ini anak gadis , kenapa kaya gini tingkah laku kamu?" ucap sang polisi.


" emang urusan bapak apa ngomong kaya gitu ke saya??". sahut si Neta.


"Neta!"


sontak Neta berbalik badan dan sudah mendapati ibunya yang sedang berdiri dengan keadaan emosi.


" Eh ada mama, mama cantik deh bantuin Neta ya!?"


" terimakasih pak."


polisi menjelaskan permasalahan dari awal sampai akhir kejadian yang membuat Neta tertangkap.


dan perbincangan selesai. akhirnya Neta dibebaskan.


" makasih ya ma. mama yang terbaik." kata Neta sambil mengacungkan kedua jempol nya.

__ADS_1


" awas kamu kalau ngulang lagi!"


akhirnya mereka pulang.


sesampainya di rumah arleta yang tak lain adalah ibunya Neta langsung mengomel terus-terusan.


"kamu ini gimana sih,Neta kok kelakuan kamu semakin hari semakin menjadi - jadi."ucap mama sambil menjewer kuping Neta." adu duh aduh aduh ... mah sakit mah lepasin mas ,bener ini sakit banget mah!" ucap Neta sambil memegangi kupingnya.


" mamah tuh udah capek ya Neta ,gimana kalau papah tau semua ini?"


" papah kan udah mati mah."


"maka dari itu,kali papah tau pasti papah sangat kecewa dengan kamu neta ."


"maafin Neta mah ,Neta tau kalau Neta salah tapi dengan ngelakuin hal semua itu ,Neta bisa ketawa mah"." mamah tuh ngga ngerasain gimana perasaan Neta mah ,mamah hanya mementingkan pekerjaan mamah".semua uneg uneg yang di pendam Neta keluar semua.


" mamah tau nak, tapi ini semua demi kehidupan kamu,demi kehidupan kita".


"udah lah mah terserah mamah aja lah ,Neta udah capek berdebat dengan mamah.karena mamah ngga akan ngerasain apa yang Neta rasain.neta itu butuh kasih sayang mah ,bukan hanya uang".


setelah perdebatan panjang,Neta berjalan menuju kamarnya dengan mata yang berkaca-kaca .

__ADS_1


arleta memandangi kepergian anaknya dengan menangis ,ya karena yang diucapkan Neta itu benar.neta tidak butuh uang saja melainkan kasih sayang orang tua.


__ADS_2