
perjalanan yang hampir 5 jam ini akhirnya sampai ditujuan .kulihat Dita masih terlelap .
sepertinya terlalu capek perjalanan jauh ini.
"pak Arman ,kita sudah sampai nanti tikungan itu masuk "seraya menujuk kearah rumahku.
tak menunggu lama kami pun sampai dirumah sederhana orangtua ku.pintunya tertutup apa mereka sedang pergi ,pikir ku.
"assalammualaikum ,Bu"pintu tidak terkunci,aku pun masuk rumah .dan aku persilahkan pak Arman dan Dita masuk rumah.tak ada sahutan dari ibu dan bapak.pikiranku semakin tidak tenang,kemana ibu dan bapak ya...
"pak Amran duduk dulu ,biar saya ambilkan minum dulu"aku kedapur membuat minum untuk Dita dan pak Arman.
setelah selesai aku aku kedepan ruang tamu.
"minum dulu,ya"
setelah beberapa menit dirumah, sasampai
dirumah ibu pun datang .,lega hatiku .
"ibu ,ell datang "ibu pun langsung memeluk ku dengan erat."ibu kangen "tangisnya mulai terdengar di telingaku.hatiku tersayat rasanya.kulepas pelukan ibu pelan pelan aku ajak duduk di kursi .
"Bu ,ini ada Dita dan pak Arman teman teman ell,yang bantuin dan dukung ell "
sambil mengulkan tangan pada pak arman"Armaan ,Bu"
kemudian beralih ke dita"Dita ,bu.dulu pernah kesini "ibu pun tampak mengingat ingat Dita.
"lah ,itu yang tidur cuci ibu."ucapku seraya menunjuk kearah varo.
"Ibu ,panggil bapak dulu di kebun ya ell"
kemudian ibu keluar menuju kebun belakang rumah.kulihat tubuh renta kedua orang tuaku mulai mendekat."ell ,,,,,"suara bapak serak dan menghilang dia menangis sambil memelukku ."ayo pak,Bu duduk "ku ajak duduk
"maafkan ell ya,pak Bu,ell pergi tanpa kasih tahu ibu dan bapak"aku menunduk tak berani melihat Meraka berdua.
"sudah ell,yang penting kamu dan varo sehat"bapak bijaksana sekali.
ibu pun sudah kedapur menyiapkan makanan ringan .
__ADS_1
"ohh iya,bapak lupa...ada tamu ,saya sarno mas bapaknya ell"bapak yang langsung menjabat tangan pak Arman .
kemudian beralih ke dita "Dita, pakdhe"sapa Dita
"mbak ell aku mau pamit ngurusin kerjaan dulu,lusa aku jemput ya"pak Arman pamit hendak kekantor di kotaku.
"Iya ,pak Amran trimaksih tumpangannya"setelah itu pak Arman pamit sama bapak dan ibu.dan dia juga mencium varo ,"varo ,om kerja dulu ya...."tangannya mengelus kepala varo,kemudian mengecup dahi anak gantengku."assalamualaikum,aku pamit dulu"sambil melangkah menuju mobil
kami pun serempak menjawab "walaikum salam "
setelah pak Armaan pergi ,aku dan kedua orang tua ku duduk didepan .sedang Dita menemani anak gantengku Alvaro.
ibu pun mulai membuka percakapan kami"dua bulan lalu Denis kesini ,ell"mata tua itu menerawang mengingat kejadian saat Denis datang kerumah.
"dia mencari kamu dan varo"ibu pejamkan matanya"ibu terkejut,mendengar dia mencari kamu.bukankah dia suami harus nya tau kemana kamu berada ell.dia bilang dia sudah ceraikan kamu ,ell"tangis ibu pun pecah seketika.
"maaf kan ell,jika tidak cerita dengan ibu dan bapak.setelah selesai putusan hakim itu ell pergi kerumah Dita Bu"kugenggan tangan ibuku
"Karana Dita cuma sendirian akhirnya aku putuskan semetara tinggal dirumahnya.aku mulai bangkit dengan usaha bikin kripik dan rempeyek bu.dita selalu membantuku,bahkan Dita selalu memanjakan varo Bu"kulirik Dita yang tiduran dikamar sambil memeluk tubuh mungil varo.
"ibu dan bapak gak usah sedih,ell sekarang sudah ada penghasilan sendiri.ell juga nabung nanti kalau sudah cukup baru beli rumah ."ibu yang semula menangis menatapku dengan rasa yang tidak terungkap."ibu dan bapak tidak usah kawatir dengan ell,ini semua kesalahan mas denis.seandainya mas Denis tidak selingkuh mungkin tidak akan terjadi perceraian ini."
bapak dan ibu pun pelan pelan mulai menerima kenyataan yang ku alami,sekarang hatiku terasa lebih tenang .
kulirik varo mulai menggeliat ,dia mulai buka matanya pelan pelan "om Armaan kemana ,ma"rengek varo
"sini lihat,ini ada kakek sama nenek "sambil ku gendong anak gantengku ini.
"tapi varo mau sama om ganteng,mama"varo merajuk mencari pak Arman .
"nanti kalau Tante Dita sudah bangun ,varo telpon ya"rayuku pada varo
varo pun segera beralih ke nenek dan kakeknya.dia mulai bermanja manja ,hingga sedikit lupa dengan om gantengnya...hehe batinku .
jam makan malam sudah tiba Dita sudah siap ditempat makan bersama varo..
"varo,yuk telpon omm"bisik pelan Dita
"hayuk "varo kelihatan bahagia
__ADS_1
rupanya ada kerja sama antara Dita dengan pak Armaan .
aku dengar kan saja dari kejauhan apa yang akan dibicarakan antara mereka bertiga.
varo yang asik merengek manja Sama Arman .sedang Dita pun menjadi kompor varo .akhirnya Dita pun tertawa karna rengekan varo pada Arman.
Arman tidak tega melihat varo merengek trus.
"besok ,om Bawakan hadiah buat varo ,yah"bujuk Arman pada varo
varo mengangguk kemudian memberi ciuman jarak jauh pada Arman .kulihat ibu pun memperhatikan interaksi antara varo dengan Arman ,begitu manjanya varo .membuat ibu melihatku seolah bertanya siapa Arman.
kami pun akhirnya makan sama sama.dita pun makan dengan lahap seolah lupa dengan Bayu dan dania.malam sunyi sekali dikampuku ini.aku masih belum mengantuk ,kulirik ibu masih betah duduk didepan tv.aku pun mendekat duduk disamping ibu."belum tidur ,ell"aku menggeleng"belum ngantuk Bu"
"siapa Arman ,ell"pertanyaan ibu sontak membuatku susah bernafas.
"Bu,pak Arman rekan kerja ell.dia juga sering memanjakan varo "suara ku pelan tapi ibu masih bisa mendengarnya.
"kenapa varo dekat sekali"aku pun menggeleng pelan dengan pertanyaan ibu.
"tidak tau ,Bu"
akhirnya malam ini aku dan ibu bercerita banyak hall.membuat hati ini tenang dan rileks,
sedikit sedikit bercanda sama ibu.
"ell ,apa gak sebaiknya kamu menikah lagi"entah dari mana ibu mikir kayak gini.
"belum tau ,bu.aku pikirkan nanti aja ya"
kami pun terdiam seribu bahasa.akhirnya Malam ini tertidur didepan tv bersama ibu.azan subuh sudah berkumandang di seluruh pelosok desa.kami semua sudah terbangun ,kecuali si kecil varo.kubantu ibu di dapur menyiapkan sarapan ,Dita mengotak Atik benda kesayangannya.
"mas Bayu"gumam lirih Dita
"Dania adek sepupu Bayu"kulirik Dita yang masih bergumam sendiri.
rupanya mereka sepupuan kayak aku sama mas Arman ,saat kudengar Dita bicara lirih itu,aku baru mulai sadar alurnya.
gadis jelek ini yang selalu mencarikan kesempatan pada pak Arman ,ingin marah tapi Dita sangat baik dan pak Arman selalu memanjakan varo.jadi pusing otakku ini.
__ADS_1