Pelabuhan Cinta Janda Cantik

Pelabuhan Cinta Janda Cantik
kenangan bersama mas denis


__ADS_3

perjalanku pulang ke kota B memakan waktu empat jam.tak begitu terasa karna memang aku tengah kelelahan dan mengantuk.sayup sayup aku masih mendengar varo bercerita pada pak Arman.membuat hati ku sedikit lega,lantaran pak Arman ada yang menemani .aku pun mulai tersadar dari mimpi indah ku,namun masih kupejam kan mataku.ku ingat kembali kejadian kemaren saat mas Denis ketemu varo.


setelah pertemuanku dengan mas Denis kemaren membuatku sedikit merasa tak enak hati lantaran varo yang merengek tak mau didekati papa nya.namun aku juga sedikit bersukur karna kehadiran pak Arman yang pass dalan situasi kemaren.sepertinya mas Denis kecewa Karana tidak bisa mendekati Alvaro .terlihat jelas dari mimik wajahnya yang berubah sedikit masam.namun aku tidak ambil pusing dengan hal ini.toh mas Denis sudah punya Nora dan anak dalam kandungan Nora.


sejenak kuingat perjalanan pernikahan ku,dulu mas Denis tidak pernah memanjakan bahkan semua kebutuhan rumah tanggaku.


aku banting tulang demi kelangsungan hidup aku dan varo.kadang varo juga aku ajak bekerja cuci gosok dari rumah ke rumah.


begitu pedihnya aku saat bersama mas Denis,saat aku harus berjuang membiayai kebutuhan keluarga.tapi mas Denis diluar malah asyik asyik sama perempuan lain,bahkan dia sering berjudi.


tak terasa memori perjalanan rumah tangga yang memenuhi otakku dari kemaren,membuatku tak bisa tidur.


teringat perlakuan mas Denis padaku...


mas denis pulang dengan wanita bernama Nora,mas Denis tengah mabuk malam itu dan Nora yang memakai baju super kurang bahan itu seakan ingin menerkam ku .


"mas Denis"sambil kubuka pintu rumah kontrakan malam itu.


kulihat wanita yang memapah nya ,dan saat mas Denis sudah masuk wanita itu tidak mau pergi dari sisi mas Denis.


rasa nya seperti tersengat aliran listrik tegangan tinggi.


"maaf mbak,sebaiknya anda pulang"pintaku pada Nora saat itu.


"tidak ,aku tidak akan pergi dari sisinya"kekeh nya "mas Denis mencintaiku"lanjutnya yang penuh kebanggaan .


"dan saya istrinya"ucapku pada Nora saat itu.seraya tanganku menarik tubuh nya.kudorong tubuh mungil itu keluar rumah,namun saat bersamaan dia,menjerit dan memanggil mas Denis.mas Denis bangun dengan sempoyongan ,mas Denis berusaha mendorong tubuhku,menarik tubuh mungil Nora dan masuk kekamar tamu .


entah apa yang dipikirkan mas Denis saat itu.


didepan mata istrinya dia berani bermesraan dengan wanita lain.bahkan satu kamar dengan wanita gila itu.


tubuh ku lemas seketika saat kusadari ternyata rumah tanggaku sangat bobrok.


dari sinilah timbul rasa tidak dihargai,tidak dianggap bahkan seperti orang yang sangat tidak diharapkan.


aku menangis semalaman saat melihat mas Denis dan Nora satu kamar.bahkan setelah pagi menyapa penduduk bumi pun mereka masih didalam kamar.saat aku tidak sengaja berjalan menuju dapur sayup sayup kudengar lenguhan lenguhan manja dari mulut mereka.


hancur hatiku saat itu,namun aku harus hadapi dengan cantik.sengaja aku tidak siapkan makanan buat mereka,aku dengan varo pergi kerumah pelanggan cuci gosok ku.

__ADS_1


aku juga sengaja pulang hampir sore.


"kok baru pulang"suara mas Denis terdengar menyepelekan.


"iya"kemudian aku bergegas membarsihkan varo .


varo aku suruh main dikamar.biar tidak dengar aku ribut dengan papanya.


"kamu mau nya apa,mas Denis"ku sengaja duduk didepannya.


"maksudnya ,"mas Denis dengan suara agak dingin


"kamu pamer kemesraan dengan Nora,mau kamu apa?"ku tatap matanya yang setengah memejam.


"aku tidak mau,kamu melakukan dirumah ini lagi"sambungku sambil berjalan kedapur


"aku beri kesempatan untuk memperbaiki ,tapi jika tidak kamu gunakan aku akan minta cerai dari kamu,mas"ancamku pada Denis.


saat itu mas Denis diam saja tidak menjawab ocehanku.


beberapa bulan kedepan kulihat tidak jauh beda cuma dia tidak bawa Nora kerumah lagi.aku cuek aja dengan tingkahnya saat ini.kupandangi varo malam ini ,dia tidur begitu damai.


dan kulihat mas Denis beberapa hari ini tidak pergi keluar,hanya sesekali kulihat dia pergi siang dan petang sudah dirumah.


"ell dimana Denis"dengan lantang suara Nora bertanya seakan akan aku pelakornya.


"cari saja sendiri,aku tidak tau"seraya membereskan mainan varo.


Nora pun nyelonong saja masuk kerumah,dia lihat dikamar tidak ada mas denis.kemudian keluar dan duduk di depanku.


ku tatap matanya yang sedikit kebingungan.


"kenapa kau cari suamiku"tangannya aku cengkeram dengan kuat.


Nora berusaha berontak namun aku lebih kuat."sakit ell ,lepaskan aku" pintanyA


""aku lepas kan ,tapi jawab dulu kenapa cari suamiku!?"tidak hanya aku cengkram tangannya,tapi rambutnya sudah aku Jambak kuat kuat."ell,lepaskan "ringisnya


"lepaskan,dengan mudah gitu.....kok enak kali"

__ADS_1


ejekku pada Nora.


"lepaskan aku ell"pintanya kembali padaku


Nora kulihat sudah memerah matanya,karna kesakitan kutarik rambutnya.


"aku hamil ,ell"katanya tiba tiba,aku syok mendengar dia hamil.


"hahahaha "tawaku pecah saat itu juga.ada nyeri ada sakit hati ini.


"okey,kau ajak nikah saja dia,setelah perceraian ku selesai"ungkapku pada Nora .


Nora beralih menatapku tak percaya.namun tak ada lagi yang harus aku pertahankan dari lelaki macam mas Denis.


tanpa mas Denis tau,aku sudah ajukan gugatan perceraian ke pengadilan agama.mulai hari dimana Nora datang dengan berita kehamilannya,mas Denis tak pernah lagi pulang kerumah.hal itu malah memudahkan diriku untuk bercerai dari nya.


sebulan sudah aku daftar kan gugatan cerai ke pengadilan agama,hari ini pun hari persidangan cerai pertama ku dengan mas Denis.semua berjalan lancar ,mas Denis tak datang hari ini.


hari hari aku bersama varo hidup dengan tenang,tanpa gangguan dari Nora dan mas Denis.


kurasakan ada sesuatu yang menambah kelegaan setelah sidang keduannyA ini, mas Denis datang bersama Nora ,aku membawa dua orang saksi ku sangat kuat. jadi putusan sidang pun sudah dikabulkan hakim ketua.


ku ingat serpihan kenangan bersama mas Denis dan Nora ,melamun dan tidak menyadari kalau perjalan ku sudah hampir sampai dirumah Dita.


"Mama kita udah sampai rumah Tante lho"varo yang berceloteh didepanku.


"iya ,nak"ku usap air mataku yang sempat mengalir membasahi pipiku.


"om ganteng ku masuk ya"pintanya pada pak Arman .


"masuk aja mas,"ajak Dita pada pak Arman


mereka bertiga berjalan masuk kerumah.


aku pun mengikuti dari belakang .


aku langsung pergi ke dapur bikin minum dan beberapa cemilan untuk kita semua.


karna capek aku pun tidak memasak untuk makan malam,aku pilih opsi delivery order aja..

__ADS_1


pukul 6.30 makanan datang, tak menunggu lama aku pun menyiapkan untuk makan malam bersama.


usai makan malam ,pak Arman pamit pulang .diliriknya varo sudah terlelap diruang tv.mungkin terlalu capek.


__ADS_2