Pelabuhan Cinta Janda Cantik

Pelabuhan Cinta Janda Cantik
mas Denis ketemu alvaro


__ADS_3

siang ini aku hanya dirumah sambil ngobrol sama bapak dan ibuku,juga bermain dengan varo dan dita.memang agak adem dikampung dari pada dikota.


ibu pun memanjakan varo ,varo sangat bahagia.melihat ibu tertawa lepas membuat aku sangat bahagia.


kudengar ada mobil berhenti didepan rumah,tak berapa lama kudengar suara ketukan pintu dan salam"assalamualaikum"suara lembut khas pak Arman terdengar diluar rumah,"walaikum salam "kubuka pintu dan betul yang datang pak Arman .


"maaf aku mau jemput varo sama Dita"matanya sambil melirik kebelakang ku,


",omm ganteng"terdengar suara manja itu sudah di bawah ku


"hei rupanya ,anak ganteng sudah siap"


tangannya disambut oleh varo dan diciumnya.


"Tante Dita mana"


tiba tiba Dita sudah dibelakang ku


"jadi ikut omm kerja"ditatapnya varo dengan penuh sayang


"jadi dong om"varo sambil bergelayut manja


"okey,kita berangkat,om pamit mama varo dulu ya"varo pun mengangguk


"mbak ell,aku mau ajak varo jalan jalan ""boleh ya ma"tiba tiba suara varo merengek padaku


"okey,mama ijinin ,tapi jangan nakal "akhirnya aku beri ijin pada varo dan pak Arman


kulihat mereka memasuki mobil lanjut berlalu...ku lanjutkan aktifitas ku tidur siang mumpung libur dan anak pergi.


mobil hitam itu memasuki plataran perkantoran.dita bersama pak Arman dan varo pun turun .


varo masih setia dengan mainan ditangan nya,tangan kirinya digandeng pak Arman .


pak Arman masuk keruangan ,memeriksa pekerjaan nya.sementara Dita dan varo menunggu di sofa ruangan itu.lama lama bosan juga nungguin "mas ,aku Keliling kantor ya"


"iya ,tapi jangan jauh jauh dari sini"pak Arman mengamati Dita .


"heemmm"kemudian Dita keluar bersama varo.


bejalan berdua,bergandengan tangan...layak nya mana dan anak.


dari kejauhan Denis mengamati pergerakan anak kecil yang bersama Dita.


"sepertinya aku kenal"pikir Denis


"apa benar dia ,varo "Denis tak berani mendekati Dita dan varo,karna dia sedang kerja .


lama sekali dia melihat varo,hingga pak Arman datang menegur nya"kerja yang betul,jangan melamun"


"baik pak"Denis kikuk dan terkejut


pak Arman mendekati varo dan Dita ,kemudian berjalan keluar kantor menuju mall kota ini.

__ADS_1


Denis masih belum percaya,hari ini bertemu dengan varo.kemana ell,kenapa varo tidak bersama ell.pikiran Denis melayang mengingat ell dan varo.hati kecilnya juga rindu pada sosok mungil dan lucu varo.


belum hilang terkejutnya sosok mungil itu pun minta gendong dengan manja pada pak Arman,seorang bos besar tempat dia bekerja.


terlihat jelas pak Arman sangat menyayangi varo,,,


gimana aku selama ini sama varo,bisiknya dari dalam hati kecilnya.denis pun berencana mampir kerumah orang tua ell.untuk memastikan ell dirumah apa tidak.


Denis melanjutkan pekerjaannya,meski hati sedang diselimuti perasaan tak menentu.


waktu terus berjalan hingga jam pulang pun tiba.


Denis berjalan dengan cepat menuju motornya,terasa tidak sabar ingin jumpa varo dan ell.


distater motor nya,Denis menembus jalanan ramai sore ini,dia sengaja tidak pulang dulu.


begitu sampai depan rumah,dilihatnya rumah tampak sepi,seperti tak ada orang.ahh biar aku coba ketuk pintunya.


Denis pun mengetuk pintu rumah"tok tok tok"


parmisi"suara keras Denis memenuhi ruang telinga ell.


"permisi"suara Denis kembali terdengar jelas..ell masih malas bangun dari tidurnya


Denis melihat rumah itu sesekali mengintip kedalam ,tampak sepi sekali.


saat hendak keluar dari teras,tiba tiba ada mobil memasuki ruang halaman rumah .


"assalamualaikum,"sapa pak Arman


walaikum salam ,pak"Denis masih mengangguk sopan pada pak Arman.


varo memandang tajam pada laki laki didepannya"papa"bibir varo terlihat bergetar.


"varo ,apa kabar" Denis berusaha menyentuh punggung anak itu.namun varo segera berlari ,tak sempat tangan Denis menyentuh tubuh putra nya."mama"ell terkejut mendengar varo menangis


"papa,ma"tangisnya pun semakin kencang


ell segera memeluk putra nya,dan berjalan kearah depan rumah,terlihat sosok Denis disana.


Denis terlihat menunduk,saat sang putra tak mau disentuh ,apalagi digendong seperti saat dia bersama pak Arman .


"ell ,apa kabar"suara itu terdengar gemetar


"baik ,mas"sesaat ell terdiam ."mau apa mas Denis kesini?"ell tanpa menutupi keterkejutannya.


"aku minta maaf ,ell."


ell hanya diam melihat Denis bersimpuh didepan nya.


"sudah ku maafkan,tapi bukan untuk kembali"


varo melirik sang papa,

__ADS_1


"varo ,papa rindu"varo malah melengos


melihat kearah pak Arman .


varo diam tp air matanya terus menetes di pipinya.


"maafkan papa ya"pinta Denis pada varo


"kalau begitu,papa pamit ya"lanjut Denis


"assalamualaikum "Denis melangkah dengan gontai menuju motornya.


akhirnya Denis pulang ,varo kembali turun menuju pak Arman dan Dita .


kami pun serentak menjawab "walaikum salam pada Denis"kami pun melihat Denis pulang dengan luka tak berdarah.betapa tidak putra nya lebih dekat dengan orang lain.bahkan varo tidak mau disentuh olehnya.tangis varo malah semakin kencang suaranya.


kami pun akhirnya masuk kedalam rumah .berbincang bercanda dan godain varo.


varo mau pulang ke kota sama om ganteng gak"bisik pak Arman pada telinga mungil itu.


"mau omm"semangat 45 tampak terlihat...


dia seperti Masih trauma sama mas Denis.


"baik ,om besok jemput kalian semua ya"pak Arman sambil melirikku dan tersenyum.


jam makan malam pun tiba,kita semua makan masakan ibu .


usai makan aku beresin tempat makan,bapak Dita ,varo dan pak Arman sedang duduk didepan ruangan tv sambil ngobrol ngobrol.


malam semakin larut,pak Arman pun pamit pulang ke hotel.sedang aku mulai bersiap siap untuk pulang besok siang.


semua sudah aku siapkan,Dita juga sudah siap barang barangnya.


setelah beberes aku dan Dita memutuskan istirahat.kulihat bapak dan ibu pun sudah masuk kamar mereka.


kenapa mataku tidak bisa pejam,dari tadi otakku trevelling...rasanya jadi pusing kepalaku.sudah ku berusaha memejamkan mata.


tiba tiba ada yang aneh ...


rasa nya baru saja tertidur tapi kenapa rasa nya berisik sekali diluar sana.kupejamkan mataku yang masih lengket sekali...


kurasa ada yang goyang goyangkan tubuhku"mama,sudah jam 9 ini...."saat itu juga aku terlonjak dari tidurku.


"omm lihat mama belum bangun "kudengar varo tengah mengadu pada pak Arman.


aku pun tak menunggu waktu lama ,aku langsung pergi kekamar mandi membersihkan diri.


ibu hanya senyum senyum melihatku salah tingkah karna varo.


drama pagi ini pun berlalu,akhirnya aku pamit pada ibu dan bapak .untuk pulang kerumah Dita.perjalan cukup lancar ...pak Arman dan varo asik dengan dunia bercerita dan manja mereka.dita asyik dengan hp nya.


aku pun asyik memejamkan mataku yang masih ngantuk

__ADS_1


__ADS_2