
hari ini setelah kembali ke rumah Dita ,aku kembali sibuk dengan segala aktifitasku.mualai dari nyiapin bahan baku,nyiapin bumbu .
pagi ini,kedua pegawaiku sudah mulai kerja lagi.aku pun mulai sibuk dengan rutinitas ku.
sedikit banyak aku ingin melupakan ke masa laluku yang suram.
sementara Denis masih memikirkan siapa pak Arman ,kenapa dekat dengan anaknya.
ahh anak ku sekarang sangat jauh dariku,bahkan aku berusaha memeluk pun dia tidak mau.
varoo maafkan papa sayang"lirihku .
Denis Denis kenapa kamu lalai pada putramu sendiri,dari kecil dia sudah tidak mendapat kasih sayangku...
tapi sekarang aku melihat dia dekat dan bermanja manja dengan laki laki lain kenapa perasaanku sakit begini...
dulu jika anakku mau minta jajan pun aku tidak pernah kasih uang sedikitpun pada nya.sekalipun varo menangis nangis.
hatiku terbuat dari apa saat itu aku pun tak paham.
ellisza dulu selalu memenuhi kebutuhan rumah tangga yang jadi tanggung jawabku.
dia tidak pernah mengeluh sedikit pun.
sedangkan Nora ,dia maunya enak nya saja.
bahkan kerjaan rumah pun selalu terbengkalai.
saat sudah begini baru aku merasakan bahwa kehilangan orang yang benar benar tulus itu sangat menyakitkan .
Nora memang jauh berbeda dari ellisza.
sejak beberapa hari ini pikiranku kacau,setelah ketemu pak Arman bersama varo.aku merasa cemburu dan sakit hati.
kulihat varo begitu manja dan sayang dengan pak Arman."ada hubungan apa antara pak Arman dengan ell"gumamku dalam hati.
saat aku berkunjung kerumah mantan mertuaku.kulihat lengang seperti tiada berpenghuni.berulang ulang aku ketuk pintu dan salam namun tida jawaban datuan rumah.
hingga aku putuskan untuk balik kerumah ,namun belum sempat kakiku turun dari teras rumah kulihat mobil pak Arman sampai didepan rumah.kulihat varo didalam gendongannya ,dia seperti takut melihatku.
dan tak lama kemudian ada orang buka pintu,yah itu ell ..dia terlihat berbeda
dia lebih cantik,lebih berisi.walaupun ell kelihatan baru bangun tidur.
hatiku bertambah tak menentu ,saat ell menyapaku dengan lembut ,bahkan tak ada aroma marah sedikitpun.
aku tak sanggup lagi melihat ell dan keluarga nya .aku benar benar pamit pulang .
sesampai dirumah kulihat sampah berserakan diluar rumah ,rumah seperti gudang saja mau marah tapi aku juga bingung dengan kelakuan istriku.sudah aku menegurnya tapi diulang ulang terus.
sejak aku menikah dengan Nora aku kembali bekerja ,meskipun serabutan.
semakin hari Nora semakin kelihatan aslinya.
dia seperti bos saja,bisanya menyuruh dan seenaknya sendiri.
sudah ku duga,rumah berantakan ,dia tidak dirumah.berbeda dengan ell,ell selalu merapikan rumah dan dia pergi cari uang bukan cari masalah.
__ADS_1
aku memberesi rumah ...meskipun lelah
aku memasak untuk makan malam .
penyesalan hanya ada dibelakang,saat aku menyesal semua sudah terlambat.
Nora pulang dengan membawa belanjaan banyak,barang barang mewah itu entah dia dapat dari mana.
"baru pulang"sapa ku
"ehh sayang,iya nich habis ditraktir belanja sama teman"terlihat bahagia sekali Nora.
"siapa!!"bentakku pada Nora
"temen ,sayang"jawabnya dengan penuh kemanjaan .
"masak ,bukan selingkuhan kamu !!"tuduhku pada Nora dengan tatapan tajam.
Nora kelihatan seperti menutupi sesuatu.
kulihat dia gestur muka dia berbeda ,dia tegang .
"bukan lah...."Nora menjawab sambil masuk ke kamar.
"bukan main ,kamu Nora"sedang hamil pun kamu perlihatkan padaku siapa dirimu."seru ku dari luar kamar.
Nora tak menjawab sedikitpun ucapanku,dia memilih diam dikamar.rupanya dia paham jika aku sudah marah.
esok harinya aku bangun seperti biasa,aku tidak tidur dikamar tp diruang tv.
kulirik dia tengah memasak didapur,aku pun segera mandi untuk berangkat kerja.
aku sedikit heran dengan caranya hari ini.
"mas,sarapan dulu"suara Nora ,tumben lembut
"tumben kamu masak"ku pincingkan mataku penuh curiga.
"iya mas,maaf kan Nora tadi malam Nora sudah bikin kamu marah"katanya lagi
"ohhh" sambil manggut manggut kepalaku
"maafkan ,Nora ya mas"Nora menunduk di depanku
aku pun berlalu setelah siap berangkat kerja,kopi tidak aku minum.aku pun pergi seperti biasa tanpa sarapan pagi.
kubawa motorku melaju kejalanan menuju tempat kerja.
kulihat Beno,dipinggir jalan dan lagi sama perempuan hamil .dia hendak memasuki mobil mobilnya.
seperti mobil yang antar Nora tadi malam,apa ada hubungannya Beno sama nora.hanya bisa aku batin saja.
Aku bekerja seperti biasa,aku tak mau ambil pusing masalah tadi malam.
hari ini hujan rintik rintik mengguyur kota B
udara terasa dingin menusuk kalbu ,
__ADS_1
aku menunggu agak reda hujannya,baru pulang.
disisi lain ell sedang packing kripik ,besok bisa kirim ke toko toko.ell pun dengan semangat kerjanya,Alvaro pun tidak pernah rewel.
alhamdulilah sudah hampir 3 bulan aku bekerja jadi produsen kripik dan rempeyek hasilnya pun lumayan bisa nabung juga.
saat aku utarakan akan pindah dari rumah Dita ,Dita pun keberatan.akhirnya aku sewa rumah dekat dekat rumah Dita yang akan aku jadikan tempat produksi rempeyek dan kripik.
rumah yang aku sewa memang dekat dengan rumah Dita biar mudah dipantau.
setiap pagi aku memang harus cek kerumah produksi kripik,kebetulan juga melewati beberapa rumah warga sekitar.
kulihat rame orang saat aku tengah melintas bersama varo kulihat ada beberapa anak muda seumuranku lagi berkerumun.
"permisi ,numpang lewat"sapaku ramah
"
"iya mbak cantik"jawab pemuda itu serentak .
aku pun hanya tersenyum melihat mereka
"janda tapi cantik "ucap salah satu pemuda yang aku tak tau namanya
"iya,aku jadi kesengsem "jawab yang lainnya
aku pun percepat jalannya biar cepat Sampai rumah .
aku jadi merinding mendengar ocehan mereka,senyum mereka seperti orang ingin menerkam saja bikin ngeri ,pikiranku menerawang jauh
setiap pagi aku sudah siap dengan barang barang yang akan aku eksekusi jdi kripik dan rempeyek.saat aku dikagetkan dengan kedatangan dua pemuda yang tidak aku kenal.mereka seperti sedang mencari seseorang ,aku takut tapi aku harus hadapi mereka .
"maaf mas mas,ada apa ya"sapaku dengan sopan.
"saya cari yang kontrak rumah ini,dia harus setoran sama saya"salah satu pemuda itu berteriak minta setoran.
aku mengerutkan dahi,kebetulan Dita hari juga libur dan mau datang kerumah produsi .
saat aku tengah panik,bingung mau gimana Dita datang "heh ,kalian mau apa"teriak Dita tak kalah sengit dari pemuda itu.
keduanya menoleh kearah Dita.
"mbak Dita"Sorang pemuda itu kenal dengan Dita rupanya
"kalau kalian bikin ulah ,aku akan singkirkan kalian semua"jawab Dita dengan Pe_de nya
dia pemuda itu diam dan saling pandang,
"kami cuma minta setoran pada mbak cantik,mbak Dita"salah satu pemuda itu bersuara pelan.
"jangan sok kalian "lanjut Dita"dia Kakak
sepupuku"jawab Dita percaya diri
"hah!!"
akhirnya keduanya pun pergi meninggalkan dita.mereka segan dengan Dita ,entah kenapa aku juga tidak tau.biar semua Jadi PR ku.
__ADS_1