Pemanah Itu Adalah Milikku

Pemanah Itu Adalah Milikku
HAL 3 = DOKTER DAN KETUA KLAN


__ADS_3

Baiklah sebelum aku melanjutkan kisah ku aku akan memberi tahu kalian tentang 2 juniorku itu.


Yang pertama ada Will, umurnya masih 17 tahun, Dia orang nya kurang peka dan jika di lihat dari penampilan dia terlihat cuek dan dingin tapi sebenarnya dia orang nya sangat peduli terhadap orang di sekitarnya.


Lalu si Dion, Dia lah orang yang melamar adikku secara tiba-tiba, Umurnya juga masih 17 tahun, Dia orang nya sangat ceroboh tapi dia di satu sisi sangat pintar mengambil keputusan. (Tapi tetap saja aku masih kesal dengan nya).


Dion dan Will adalah lulusan terbaik dari pelatihan ksatria muda, mereka sudah mengikuti pelatihan ksatria selama 2 tahun.


Seharusnya mereka mengikuti pelatihan ksatria selama 3 tahun tapi karena aku melihat potensi besar dari mereka, jadi aku langsung merekrut mereka menjadi junior ku dan setelah itu aku lah yang harus mengajari mereka hingga mereka berdua berumur 19 tahun.


Tapi aku hanya memberi mereka sedikit pembelajaran karena mereka benar-benar cepat berkembang dan semakin kuat seiring waktu nya. Tapi yang kurang dari mereka hanya tentang pengalaman jadi mereka di perbolehkan mengikuti aku untuk pergi ke tempat klan Snofgon. (ketua klan memang cukup bijak ya).


Aku tau setelah mendengarkan beberapa info tadi, pasti kalian bingung kenapa aku yang hebat ini bisa lulus pelatihan ksatria hanya dengan waktu satu tahun.


Itu karena....


LANJUT KE CERITA NYA ---


Setelah aku tersadar, aku terbangun di sebuah ranjang dan melihat lihat di sekitar.


Ternyata aku terbangun di dalam ruang perawatan, tapi tidak melihat satu orang pun di sini.


Dan aku bingung :


" Loh !!, ini di mana ?". Junni.


" Aduh !, telinga ku masih sakit ". Junni.


Lalu seseorang muncul, Itu ternyata Will dan Dion, Lalu mereka menanyakan keadaan dengan wajah yang gelisah.


" Apa senior sudah baik-baik saja ?". Dion.


" Iya iya, aku sudah sedikit baikan kok, Tapi sepertinya telinga ku masih sedikit sakit ". Junni.


" Tapi sekarang kita ada di mana ?". Junni.


" Kita telah sampai di desa klan Snofgon ". Dion.


" Apa !!, Bagaimana kita bisa di sini ". Junni.


" Waktu itu orang-orang yang menolong kita saat di serang monster itu adalah para ksatria dan pemanah dari klan Snofgon ". Dion.


" Berarti mereka lah yang membawa kita ke sini ". Junni.


" Lalu bagaimana dengan pesan dari ketua ". Junni.


" Itu nanti saja senior, Lagi pula senior belum sepenuhnya pulih kan !". Dion.


" Ooyyy !!!, Bagaimana aku bisa tenang, Itu adalah pesan dari ketua klan dan bahkan lusa lalu pun kau melamar adikku, Bisa-bisa nya kamu menyuruh ku tenang ". Junni.


" Maaf senior ". Dion.


" Ya sudah lah, Ayo kita temui ketua klan Snofgon ". Junni.


" Tapi senior, bagaimana dengan keadaan anda sendiri, mungkin anda seharusnya beristirahat saja dulu ". Will.

__ADS_1


" Itu mah nanti saja, lagi pula yang sakit adalah telinga ku bukan kaki ku ". Junni.


" Ayo cepat !!!". Junni.


" Baik jendral ". Will dan Dion.


Setelah keluar dari ruang perawatan aku melihat keadaan desa klan Snofgon yang ramai.


Aku melihat keakraban dan kehangatan dari klan Snofgon.Orang-orang disini terlihat sangat ramah satu sama lain.


Rumor nya orang-orang dari klan Snofgon bersikap dingin kepada klan lain, Tapi menurut ku seperti mereka bersikap ramah hanya kepada orang dari klan mereka sendiri.


Lalu tiba-tiba ada seorang wanita yang datang kearah kami sambil berlari.


" Tunggu !, Jangan pergi dulu ". Dokter ???.


" Ehh, siapa itu ? ". Junni.


" Ohh, dia itu dokter Mira ". Dion.


" Dia lah dokter yang mengobati kita ". Dion.


" Jika di lihat seperti nya dia masih muda deh, mungkin umur nya di sekitar 17 atau 18 tahunan ". Junni.


" hah..hah..hah (terengah-engah)". Dokter Mira.


" Tunggu dulu pak !, jangan pergi dulu, seharusnya bapak istirahat dulu, pasti telinga bapak masih sakit sedikit kan ". Dokter Mira.


" Hei !, Apa aku terlihat setua itu, umur ku masih 22 tahun, jangan sebut aku bapak panggil saja jendral ". Junni.


" Aku adalah jendral termuda dalam sejarah jendral klan Blowice, karena dulu ketua klan merekrut ku menjadi seorang ksatria saat setahun mengikuti pelatihan ksatria, lalu aku belajar dari nya dan setelah 2 tahun aku resmi menjadi seorang jenderal ". Junni.


" Wahh, Seperti nya jendral sangat hebat ". Dokter Mira.


" Mungkin itulah yang membuat ku langsung di rekrut menjadi ksatria, Tapi suatu saat nanti 2 juniorku inilah yang akan mewarisi gelar jendral ku ". Junni.


" Wah !, Benarkah kami bisa menjadi seorang jenderal suatu saat nanti ". Dion.


" Benarkah itu senior ". Will.


" Tentu saja, Itulah kenapa aku meluluskan kalian yang baru saja 2 tahun di pelatihan ksatria ". Junni.


" Nak, bisakah kau mengantarkan kami ke tempat ketua klan Snofgon berada ". Junni.


"tentu saja, Ayo ikuti aku ". Dokter Mira.


Setelah berkenalan dengan dokter Mira, kami akhirnya di antar kan ke tempat ketua klan Snofgon berada.


Sepanjang perjalanan itu, aku melihat keramaian desa Snofgon.


Saat kami melewati sebuah pasar, kami melihat ada semacam pasukan pemanah yang datang dari arah depan.


Lalu saat mereka melewati kami, aku sempat melihat ada seseorang wanita pemanah yang entah kenapa mengingatkan ku pada seseorang, Sayang nya aku tidak sempat melihat wajah nya, Tapi busur dan anak panah yang dia bawa terlihat seperti terbuat dari es.


Tapi aku tidak menghiraukan nya dan tetap berjalan menjauh menuju tempat ketua klan Snofgon berada.

__ADS_1


" Sudah sampai ". Dokter Mira.


Kami sudah sampai di tempat klan Snofgon berada.


Kami pun masuk ke dalam dan di sambut baik oleh sang ketua klan Snofgon.


" Selamat datang jendral Junni ". Ketua klan Snofgon.


" Terima kasih ketua klan atas sambutan nya ". Junni.


" Kamu tidak perlu memanggil aku seperti itu, panggil saja aku Tuan Smith ". Ketua klan Snofgon / Tuan Smith.


" Baiklah tuan Smith, Kami datang sebagai utusan dari ketua klan Blowice untuk membawa kan pesan ini kepada tuan ". Junni.


" Klan Blowice ingin mengajukan perdamaian dengan klan Snofgon, Sekaligus menjadi sekutu untuk melawan klan Wolffend ". Junni.


" Sepertinya memang begitu ya ". Tuan Smith.


" Seperti yang sudah anda lihat bagaimana kekuatan baru klan Wolffend, kekuatan itu benar-benar kuat dan menyeramkan ". Junni.


" Iya kau benar, kekuatan itu memang menyeramkan, kami telah menangkap orang-orang dari klan Wolffend yang sempat kau lawan ". Tuan Smith.


" Ohh iya saya hampir lupa!, Saya dan 2 Junior saya berterima kasih karena telah menolong kami ". Junni.


" Sama-sama, Saat itu ada suara yang sangat keras terdengar dari luar desa, Suara itu membuat masyarakat menjadi resah dan akhirnya aku memerintah pasukan untuk mencari sumber suara itu ". Tuan Smith.


" Baiklah saya menyetujui perdamaian ini ". Tuan Smith.


" Terima kasih lagi Tuan, Baiklah dengan begitu kami mohon pamit untuk pulang ". Junni.


" Eh!! tunggu dulu, Malam ini akan ada acara perayaan, kalian akan ikut sekaligus menjadi perwakilan dari klan Blowice yang sudah berdamai dengan klan kami ". Tuan Smith.


" Lagi pula kalian harus beristirahat lagi, pasti sangat jauh untuk pergi ke sini, apalagi kalian juga diserang kelompok klan Wolffend saat di perjalanan ". Tuan Smith.


" Tapi tuan ". Junni.


" Oke perbicangan selesai, kalian semua harus mengikuti perayaan nanti, ini adalah perintah dari ku ". Tuan Smith.


" E..e.. baiklah tuan, kami akan mengikuti perayaan nanti malam ". Junni.


" Bagus sekali, Semoga kalian senang menginap di desa ini untuk sementara, tenang saja, kalian akan mendapatkan tempat penginapan yang nyaman, baju, makanan dan benda lainnya untuk menginap di sini ". Tuan Smith.


" Tunggu!!, apa kami juga harus menginap di sini untuk beberapa hari ". Junni.


" Tentu saja, pasti kalian akan senang berada di sini untuk beberapa hari ". Tuan Smith.


Akhirnya kami terdampar di sini untuk beberapa hari karena perintah Tuan Smith.


Saat malam hari nya kami datang dan melihat perayaan yang indah, Di sana kami melihat orang-orang duduk dan saling mengobrol dengan gembira di bawah lampu-lampu yang bersinar terang layaknya bintang, Walaupun malam itu cukup dingin tapi entah kenapa setelah bergabung di perayaan, kami merasakan kehangatan di malam itu.


Tapi aku masih bingung ini perayaan untuk apa ?


" Ini adalah acara untuk merayakan umur tuan putri yang sudah 22 tahun ". Dokter Mira.


" Hah!!, Tuan putri ". Dion.

__ADS_1


" Iya, Tuan putri atau anak perempuan nya Tuan Smith , Namanya adalah.......". Dokter Mira.


__ADS_2