
Alex sudah sangat marah menghadapi sikap Aleena. dia berencana untuk menghancurkan hidupnya.
" Bram, kau keruangan ku sekarang" titahnya lewat telepon. "jawab sekretaris Bram.
tok..tok..tok..
"masuk.." Jawab Alex. sekretaris Bram heran, melihat wajah tuan mudanya yang buruk.
"ada apa tuan muda memanggil saya kemari..??" tanya sekretaris Bram dengan sopan. " Bram, kau urus Aleena.. dia sudah berani menantang ku,.. kau sudah tau kan, apa yang harus dilakukan?? tanya Alex tersenyum licik. " saya sudah mengerti tuan muda.. tapi, apakah tidak terlalu kejam ..??" tanya Bram. " sejak kapan kau berani melawan ku.." sarkas Alex. " baik tuan muda, tapi nona Rea ??" tanya Bram. " rea biar aku yang urus.." jawab Alex.
Bram segera meninggalkan ruangan Alex untuk segera menjalankan tugas nya. " tuan muda, jangan terlalu kejam terhadap wanita.. nanti anda bisa jatuh hati.." batin Bram.
cafe xxx
__ADS_1
"oh ya Aleena, ada apa kamu memanggilku kesini..??" Andre memulai pembicaraan.
Aleena bingung harus mulai dari mana. " gimana ya Dre, aku bingung harus mulai dari mana..?? " jawab Aleena yang tersirat kesedihan di wajahnya.
" memangnya ada masalah apa..??" tanya Andre mengangkat satu alisnya. Aleena pun menceritakan masalah ibu dan adiknya. " baiklah, aku bisa membantu mu.. tapi.." belum selesai Andre mengatakan nya,
drrtt...drrttt.. ponsel Aleena berbunyi. " halo, ada apa cin, kenapa kamu menelpon aku..??" tanya Aleena heran. " Aleena, kamu harus ke restoran sekarang, manager mencari mu.. katanya ada hal penting yang harus dibicarakan.." jawab Cindy. " baiklah, aku kesana sekarang.." kata Aleena.
Aleena pun menutup telponnya, " Dre, maaf ya.. aku harus ke restoran sekarang.. manager mencari ku..." Aleena berpamitan." mari ku antar.." Andre menawarkan diri. " tidak perlu.. kau pasti sedang sibuk.." ucap Aleena. " kalau aku sibuk, ngapain aku nemuin kamu disini.." Alex mencubit pipi Aleena. " baiklah, kalau kamu memaksa.." Jawab Aleena.
" Rea,.. Reaa.." panggil Alex dengan lembut.
Rea membuka mata nya. " kak, kenapa aku masih disini.. aku mau pulang, mau ketemu ibu dan kak Aleena.." ucapnya.
__ADS_1
Alex berpikir sejenak, " bagaimana cara membujuk agar dia mau ikut bersamaku.." batin Alex. diapun menemukan ide.
" sementara ini kamu ikut kakak yaa.. karena kakakmu sudah menitipkan kamu kepadaku.. dia takut kalau kamu dibawa oleh rentenir lagi.. nanti kalau sudah aman, Aleena akan menjemput mu.." rayu Alex.
"tapi... kakak bukan orang jahat kan??.." tanya Rea. Alex tersenyum," mana ada orang jahat tampan sepertiku.." kelakar Alex. dia berhasil membujuk Rea.
" Dre, tadi kamu bilang mau minjemin aku uang.. dan kamu bilang TAPI.. tapi apa yaa.. " tanya Aleena. " masa sih.. kamu salah dengar kali.." ucap Andre sambil terus fokus menyetir. dia mengurungkan niatnya meneruskan perkataannya.
10 menit kemudian,
" udah nyampe..." Aleena melepaskan sabuk pengaman nya dan turun dari mobil. dan berpamitan kepada Andre" makasih ya Dre, kamu udah nganterin aku.. dan makasih juga buat uangnya.." kata Aleena memasang senyum manisnya. " iya kalau begitu, aku duluan yaa.." kata Andre melajukan mobilnya pelan. Aleena melambaikan tangan nya.
Cindy menghampiri Aleena di depan restoran " Aleena, manager sudah menunggumu di ruangannya..." kata Cindy. " kira kira ada apa ya manager memanggilku, tak seperti biasanya..." tanya Aleena. " entahlah, tapi tadi aku melihat sekretaris Bram kesini, dia ngobrol dengan manager.. lalu setelah dia pergi, manager menyuruhku untuk menelpon mu.." ucap Cindy. " sekretaris Bram..??" tanya Aleena sambil berlalu. " untuk apa sekretaris Bram kesini, apa Alex yang menyuruhnya..??" Aleena membatin.
__ADS_1
happy reading.. salam se hobby..😄😄😄🙏🙏🙏