Pengalaman Dengan Hantu

Pengalaman Dengan Hantu
Hantu Kereta Tebu


__ADS_3

Kisah ini adalah sebuah kisah dari pengalaman seorang manisis kereta tebu yang bekerja di sebuah pabrik gula yang berada di Jawa Tengah. Ia bertugas untuk mengemudikan sebuah lokomotif yang mengangkut tebu dari perkebunan tebu menuju ke pabrik gula.


Pada awalnya ia menceritakan bahwa setiap hari Ia mengemudikan kereta tebu yang memang sudah tua, kereta tebu tersebut adalah sebuah lokomotif tua yang dimana itu adalah sebuah benda peninggalan belanda.


Setiap hari memang ia mengemudikan kereta tebu tersebut baik siang maupun malam, sebelumnya ia sering mendengar cerita – cerita dari rekan – rekan sesama manisis kereta tebu tersebut bahwa lokomotif yang bernomor 10 sering mendapatkan hal – hal yang aneh dan janggal tetapi ia tidak menghiraukan cerita tersebut dan menganggap bahwa itu hanya tahayul semata.


Tetapi pada suatu ketika, kala ia mendapatkan pemberitahuan bahwa ada pergantian masinis ia mengecek sebuah lembaran kertas dan pada kertas tersebut di beritahukan bahwa ia mendapatkan jatah untuk mengemudikan lokomotif dengan nomor 10 untuk selama satu bulan ke depan.


Dengan santainya ia langsung bercerita ke rekan – rekan sesame masinis ketika waktu istirahat bahwa selama satu bulan ke depan nanti ia akan mengemudikan lokomotif dengan nomor 10, dan rekan – rekan masinis lainnya pun mengingatkan dirinya untuk berhati – hati dengan lokomotif tersebut apalagi ketika malam hari.


Tetapi lagi – lagi ia menganggap bahwa himbauan dari teman – temannya itu adalah sebuah tahayul belaka, ia pun tetap acuh dengan himbauan dari teman – temannya.


Sampai pada suatu ketika ia mendapatkan jatah untuk mengemudikan kereta tersebut di malam hari dan ingin menjemput muatan tebu yang berada di kebun tebu dan lokasinya pun lumayan jauh dari pabrik gula tersebut.


Pada awalnya memang perjalanan baik – baik saja sampai ketika di tengah perjalanan ia merasakan sesuatu yang janggal dari mesin si lokomotif tersebut. Mesin secara tiba – tiba seperti “ngegas” sendiri padahal tuasnya masih dalam kondisi gas yang sedang.


Ia pun terheran – heran tetapi asisten masinis yang berada di sampingnya langsung sangat ketakutan dan merasa bahwa mereka sedang dikerjai oleh hantu penunggu dari si lokomotif tersebut. Tetapi lagi – lagi ia menganggap bahwa itu tahayul sembari menenagkan asisten masinisnya yang masih dalam kondisi ketakutan.

__ADS_1


Tetapi tak berselang lama kondiri mesin langsung kembali ke keadaan normal lagi, itu membuat ia kembali lega tetapi tidak dengan asisten masinis yang semakin ketakutan.


Singkat cerita, akhirnya mereka tiba di kebun tebu yang mereka tuju sebelumnya dan tanpa berlama – lama para pekerja di kebun tebu tersebut langsung memuat batang – batang tebu yang sebelumnya sudah selesai di tebang menuju ke lori – lori tebu.


Selama tebu di muat, mesin dari lokomotif kereta tebu tersebut dimatikan, sembari mendinginkan mesin karena setelah tebu dimuat mereka akan melanjutkan perjalanan untuk kembali pulang ke pabrik tebunya lagi.


Kemudian tak berselang lama akhirnya semua gerbong lori tebu telah dimuat oleh batang – batang pohon tebu, dan mereka pun langsung menyalakan mesin lokomotif dan memulai untuk melanjutkan perjalanan kembali ke pabrik tebu.


Pada saat mereka ingin menyalakan mesin, memang sudah ada kendala – kendala yang muncul, seperti mesin sulit untuk di nyalakan, lalu lampu dari lokomotif yang tidak bisa di nyalakan bahkan mereka sempat kesusahan untuk memindahkan tuas untuk menjalankan lokomotif dan kereta tersebut.


Tetapi setelah di usahakan akhirnya lokomotif tersebut bisa di jalankan dengan normal, akhirnya tak berselang lama mereka berdua pun langsung kembali melanjutkan perjalanan kembali menuju ke pabrik gula itu.


Pada saat ia berjalan di tengah kebun – kebun tebu menembus rel yang sepi dan gelap. Secara tiba – tiba mesin lokomotif mati dan pada akhirnya lampu penerangan yang ada di lokomotif pun ikut mati. Asisten masinis pun kembali ketakutan sedangkan sang masinis masih bersantai dan ingin segera melakukan pengecekan di ruang mesin lokomotif tersebut.


Sang manisis pun langsung turun dari lokomotif sembari mengajak sang asisten masinis untuk membantunya mengecek mesin lokomotif, tetapi sang asisten masinis tidak ingin menuruti keinginannya karena dirinya masih dalam kondisi ketakutan mendengar cerita masinis – masinis lainnya yang mendapati hal – hal aneh dengan lokomotif tersebut.


Tetapi sang masinis pun terus memaksa – maksanya untuk menemani dan membantunya dalam mengecek mesin dan pada akhirnya dengan kondisi terpaksa ia pun menuruti keinginan sang masinis untuk membantunya mengecek mesin.

__ADS_1


Sang asisten masinis membantu untuk memegangi senter untuk menerangi ruang mesin yang gelap, sedangkan sang masinis masih berusaha untuk membuka pintu ruang mesin.


Tetapi alangkah terkejutnya setelah sang masinis baru membuka ruang mesin dan sang asisten masinis baru menyorot ruang mesin yang gelap tiba – tiba ada sebuah kepala tanpa badan di dekat mesin lokomotif yang mati.


Sembari dalam kondisi yang kaget sekaligus ketakutan, sang asisten masinis langsung melempar senter ke dalam ruang mesin lokomotif dan mereka berdua langsung berlari ke delam lokomotif dan menyusuri rel menuju kea rah keramaian.


Akhirnya setelah sedikit jauh mereka berlari tak lama mereka menemukan sebuah jalan raya yang ramai, mereka langsung menuju ke sebuah warung dalam kondisi yang ketakutan. Dan disana mereka langsung meminta izin ke pemilik warung untuk menumpang beristirahat dan tidur sampai matahari tiba, pemilik warung pun membolehkannya.


Sampai pada pagi hari, mereka berjalan menuju ke kereta yang semalam ia tinggalkan, dalam kondisi yang masih merinding ia kembali untuk mencoba menyalakan mesin lokomotifnya kembali dan berhasil menyala, dan dengan pelan mereka kembali melanjutkan perjalanan.


Sesampainya di pabrik gula mereka dimarahi oleh kepala masinis yang berkata bahwa mereka telah jauh lambat dari jadwal tiba yang sudah di tetapkan, akhirnya mereka dengan beberapa masinis lain bercerita di sebuah warung makan.


Tetapi tidak terlalu jauh ada seorang kakek – kakek yang mendengar cerita para masinis ini dan langsung menghampiri ke meja mereka.


Setelah itu para masinis kaget bahwa sebenarnya kakek tersebut adalah masinis senior yang bekerja di pabrik gula tersebut dan sudah di masa pension. Dan tidak lama kakek tersebut menceritakan tentang misteri dibalik lokomotif nomor 10 itu.


Memang pada masa ia bekerja kala itu, ada rekan kerja yang menjadi mekanik sedang membetulkan lokomotif tersebut. Ketika itu sang mekanik memasukkan kepala ke dalam sebuah ruang radiator dengan kipas yang besar disana.

__ADS_1


Dan secara tidak sengaja temannya yang sesame mekanik tiba – tiba menyalakan mesin lokomotif yang secara berbarengan juga dengan kipas radiator yang otomatis menyala sehingga kepala sang mekanik terputus di dalam ruang mesin karena terpotong oleh kipas radiator yang menyala.


Memang semenjak kejadian itu sering masinis yang diganggu oleh “hantu” sang mekanik yang kehilangan kepala.


__ADS_2