Pengantin Vampir 2

Pengantin Vampir 2
Pertukaran Jiwa


__ADS_3

Di suatu kota di tengah tengah masyarakat yang padat dan ramai lalu lalang melewati jalan, ada seorang perempuan yang berdiri merana pilu di balik rintikan hujan meratapi nasib nya.


Emma nama dari perempuan tersebut, dia adalah seorang model sukses dan ternama di kalangan manusia. Emma baru saja mengalami patah hati karna calon suami nya berselingkuh dengan teman kecil nya sendiri, Emma sudah berpacaran dari sejak jaman dia SMA dan sampai dia sukses berkarir.


Tapi kini hati Emma bagikan di cabik cabik dan di cakar, ibarat luka di bubuhi oleh garam. Emma sangat mencintai kekasih nya tetapi dia juga sangat mencintai teman nya tersebut.


Ingatan kekasih nya saat menyakiti hati nya masih teringat jelas di pikiran Emma.


"Setelah aku menikah dengan Emma, aku pasti akan menceraikan nya demi diri mu Elis" Ucap kekasih Emma di ruangan tata rias pengantin yang sepi dan hanya ada mereka berdua.


"Apa kau serius mengatakan itu Hans ! Aku benar benar takut menyakiti hati Emma, dia adalah sahabat terbaik ku Hans" Balas Elis kepada Hans dan langsung memeluk Hans dengan lembut sembari mengeluarkan wajah nya yang penuh drama dan berlindung di balik kata sahabat.


"BUK !!!" Suara pintu yang terbuka dengan cara di banting terdengar sangat keras, berdiri di depan nya seorang perempuan yang masih rapi memakai gaun pengantin dan siap untuk menikah.


"HANS !" Teriak perempuan tersebut, siapa lagi dia kalau bukan Emma


"Emma... aku bisa jelasin semua ini" Ucap Hans yang terkejut dan langsung melepaskan pelukan Elis dari diri nya saat melihat kedatangan Emma


"Tidak usah menjelaskan apa pun kepada ku Hans, Aku sudah mendengar nya dengan jelas. Kalian benar benar tidak tau diri, aku memberikan kalian susu tapi kalian membalas ku dengan air tuba. Hans tidak usah menunggu perceraian untuk berpisah lebih baik kita tidak usah menikah saja hari ini" Emma langsung pergi meninggalkan Hans dan sahabat nya Elis.

__ADS_1


Hans ingin mengejar Emma tetapi di tahan dengan kuat oleh Elis.


"Hans jangan mengejar nya, dia pasti sangat terpukul kita biarkan saja dia sendirian untuk sementara waktu" Ucap Elis yang memegangi tangan Hans untuk menahan nya.


"Kalau dia bertindak gegabah bagaimana ?" Tanya Hans yang mulai panik


"Dia tidak akan melakukan nya" Sahut Elis dengan yakin.


Di sisi lain Emma terus berlari meninggalkan para tamu undangan dengan berderai air mata, dan terus menyusuri jalan kota yang di temani dengan rintik rintik hujan.


"Kenapa ! Kenapa ! KENAPA KALIAN BEGITU TAK BERPERASAAN AAAAKKKHHH" teriak Emma sambil terpuruk di jalan dengan gaun pengantin nya yang sudah kotor dan penuh dengan noda.


"Kalian dua pasangan tidak tahu malu, yang sudah menjadi semak belukar di kehidupan ku saat aku menikah dengan seorang Raja atau seorang pengusaha hebat nanti akan ku hempas kan uang di wajah kalian itu untuk membeli harga diri kalian yang tidak tau malu itu aaakkkhh !!!" Teriak Emma sambil menunjuk langit dengan segala dendam yang tersimpan di hati nya.


"TIITTTT, TITT...." suara klakson mobil terdengar di telinga Emma, karna gaun nya yang begitu besar Emma tak sempat berdiri dan menyelamatkan diri nya.


Emma meninggal dunia dengan cara tertabrak mobil, di hari pernikahan nya. Gaun putih yang cantik berubah warna menjadi gaun kematian yang berwarna merah darah.


Berita kematian Emma tersebar dengan cepat membuat semua kerabat dan sahabat nya merasa tak menyangka kalau hari pernikahan Emma akan menjadi hari kematian diri nya.

__ADS_1


"Berita terkini model ternama bernama Emma baru saja meninggal di hari pernikahan nya, tragis nya Model Emma meninggal dengan cara tertabrak sebuah mobil saat memakai gaun pengantin !" Ucap seorang pembawa berita di tempat kejadian langsung


"Emma !" Hans yang melihat berita tersebut langsung bergegas berdiri dari tempat duduk nya dan pergi menuju rumah sakit Emma berada


"Hans kau mau kemana ?" Ucap Elis yang kembali menahan Hans agar tidak bertemu dengan Emma


"Lepas Elis ! Dia adalah kekasih ku, jujur saja Elis kau hanya pelampiasan ku semata orang yang benar benar ku cintai adalah Emma" Hans tidak ingin mendengarkan pembicaraan apa pun lagi dari Elis dan langsung bergegas menemui Emma yang sudah terbujur kaku di rumah sakit.


Di satu sisi di kota para Vampir berada, berdiri seorang Putri di balkon kamar nya yang begitu tinggi dan di bawah nya terdapat danau yang begitu dalam. Putri tersebut seolah olah siap untuk menceburkan diri nya dari ketinggian dia adalah Putri Olivia Wilde Charlotte.


"Ayah tidak pernah menganggap ku ada, aku juga selalu di asingkan oleh orang orang sekitar. Seperti nya dunia tanpa diri ku akan baik baik saja" Ucap sang Putri lalu dengan perlahan menjatuhkan diri nya dari balkon kamar tanpa di ketahui oleh orang lain.


"BUR !!!" Suara jatuh terdengar keras tapi tidak ada satupun orang yang datang untuk melihat ke arah suara jatuh tersebut.


"Ternyata memang benar tidak ada yang peduli dengan orang yang tidak berguna seperti diri ku" Putri tersebut menutup mata dan menghembuskan nafas terakhir nya.


Tetapi beberapa saat kemudian gelembung gelembung keluar dari mulut nya, rasa sesak merasuk di dada nya. Tersadar diri nya sedang berada di dalam air ia pun langsung bergerak naik menuju ke daratan.


"Hah, hah, hah, mengapa aku bisa berada di dalam air ? Bukan kah aku tertabrak oleh mobil di hari pernikahan ku. Apa sebenar nya yang terjadi ?" Jiwa Emma ternyata merasuk ke dalam tubuh Putri tersebut.

__ADS_1


"Baju lusuh siapa ini ? Akkh kepala ku benar benar sakit, seperti nya ada beberapa ingatan yang terlintas di otak ku" Emma yang berenang ketepian lalu menatap ke atas dan melihat pintu balkon kamar nya terbuka.


"Baiklah seperti nya perempuan ini jatuh dari atas sana ! atau memang sengaja menjatuhkan diri nya, sebelum aku mencari jawaban mengapa ini bisa terjadi lebih baik aku mengganti pakaian dulu. siapapun kamu yang memiliki tubuh ini, aku pinjam untuk sementara waktu aku akan akan membayar nya dengan cara mengembalikan semua hak hak yang seharus nya menjadi milik mu" Ucap Emma pada diri nya sendiri dan pergi menuju kamar nya untuk berganti pakaian


__ADS_2