
"Ayah kau berjanji kepada Raja Alexander untuk menyelesaikan semua masalah ini bukan ?" Tanya Putri Olivia yang menatap sang ayah dengan tatapan dingin.
"Seingat ku orang yang tidak menjalankan perintah Raja akan di turunkan pangkat nya dari bangsawan menjadi rakyat biasa bagi orang orang yang bekerja di istana ! Ayah kurang baik apa Raja kita, bahkan pelayan dan kusir kuda saja di berikan gelar bangsawan. Aku yakin ayah tidak mungkin ingin menjadi orang yang pangkat nya lebih rendah dari pada Kusir kuda bukan ?" Ucap Putri Olivia kembali sambil memegang satu pundak sang ayah dan senyuman menyindir yang terukir di wajah nya.
"Putri Olivia, saya tidak ingin berdebat dengan mu saat ini. Saya akan memerintahkan pelayan untuk membawakan mu beberapa pakaian baru, diam lah di kamar mu dengan tenang" Balas Duke Charlotte yang pembicaraan nya terasa asing bagi seorang ayah dan anak.
"Baiklah..." Sahut Putri Olivia dengan wajah santai nya dan berjalan dengan perlahan menuju kamar nya.
Putri Olivia membersihkan badan nya dengan air hangat hingga selesai, di lihat nya ada beberapa gaun mewah yang di kirimkan sang ayah sesuai dengan janji nya.
__ADS_1
"Gaun gaun ini benar benar indah dan pantas untuk ku pakai" Ucap Putri Olivia di dalam hati nya sambil mengelus gaun tersebut dengan lembut
"Ekhmmm !!!" Suara batuk yang menyindir tiba tiba terdengar di telinga Putri Olivia, siapa lagi yang berani menyindir Putri Olivia selain adik nya sendiri yaitu Putri Amelie.
Putri Olivia tidak bicara sepatah kata pun, dan tetap menatap sang adik dengan tenang yang sedari tadi memperhatikan gaun gaun indah milik Putri Olivia.
"Jika kau ingin ambillah semua gaun ini, aku masih memiliki gaun lama untuk ku pakai. Lagi pula aku tidak ingin memakai pakaian yang sudah di lirik oleh orang rendahan seperti mu hahaha" Tawa sindiran terdengar jelas di telinga Amelie, seketika membuat nya emosi dan ingin mencakar cakar wajah Putri Olivia.
"Eits apa ini !!! Kau ingin mencakar ku, atau menampar ku ?" Tanya Putri Olivia yang berhasil menahan serangan dari Putri Amelie.
__ADS_1
"Putri Amelie, satu hal yang harus kau tau ! tangan seorang Putri tidak boleh melakukan hal hal yang kotor, aku pernah mendengar bahwa Ibu Ratu Sarah selalu menginginkan menantu yang berbudi luhur, lemah lembut dan tangan yang bersih. Tangan yang bersih itu hanyalah kata kiasan dari beliau, yang artinya beliau ingin memiliki menantu yang tidak pernah bermain kasar seperti... memukul contoh nya... jadi, jika ingin menjadi menantu Ibu Ratu Sarah kau harus menjaga tangan mu ini agar tetap bersih" Jelas Putri Olivia dengan santai di hadapan Putri Amelie yang membuat Putri Amelie menjadi tambah emosi dan malu dengan diri nya sendiri.
Putri Amelie pergi meninggalkan Putri Olivia dengan keadaan marah dan wajah yang kesal.
"Akhhh sejak kapan Putri Olivia begitu lihai berbicara. Ini pasti ada yang aneh aku harus memberitahu ayah" Cetus Putri Amelie dari dalam hati nya dengan keadaan kesal.
Sedangkan Putri Olivia hanya tertawa melihat kemenangan nya kali ini.
"Hahaha, kau ingin mengambil hak ku ? Tidak semudah itu Putri Amelie. oh... lihatlah siapa itu di cermin ! Putri Olivia yang malang mengapa kita baru sekarang bertukar jiwa, kau tenang saja aku Model ternama Emma akan membantu mu dan merubah mu menjadi seorang primadona" Ucap Putri Olivia sambil memandangi cermin besar yang berada di kamar nya.
__ADS_1