Pengantin Vampir 2

Pengantin Vampir 2
Putri Olivia 2


__ADS_3

Putri Olivia keluar dari kamar nya dengan gaun biru malam yang sangat indah serta tiara peninggalan sang ibu yang memang seharus nya terpasang di kepala nya.


"Siapa perempuan cantik itu apakah dia calon istri muda Duke Charlotte lagi ?" Ucap salah seorang pelayan yang tiba tiba menyebar gosip yang tidak enak di dengar oleh telinga.


"Siapa yang menyuruh kalian bergosip di saat jam kerja ! Apa kalian sudah tidak ingin bekerja di sini lagi ?" Ucap Putri Olivia dengan suara dingin nya yang khas.


"Siapa kau berani mengancam kami ?" Sahut pelayan tersebut dengan nada mengejek nya yang tak suka di ancam dan di perintah.


Putri Olivia tersenyum sejenak lalu mendekat kepada pelayan nya tersebut.


"PLAK !!!" Satu tamparan mendarat dengan keras di wajah sang pelayan yang tidak tau aturan seperti itu.


"KAU !!!" Pelayan tersebut ingin menampar balik Putri Olivia tetapi tangan nya tertahan oleh Putri Olivia.


"Apa kau tidak mengenal ku ? aku adalah tuan mu, Putri Olivia Wilde Charlotte. Coba kamu pikirkan baik baik jika tangan mu ini hilang maka tidak akan ada kekuatan sihir yang bisa kau gunakan, dan orang yang hidup tanpa sihir di dunia ini akan di tindas seumur hidup nya hahaha" Bisik Putri Olivia dengan suara tawa mengejek nya yang khas


"Putri Olivia !!! hamba mohon maafkan hamba" Pelayan tersebut terpuruk bersujud di bawah kaki Putri Olivia dengan memohon pengampunan.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan memaafkan mu asal tangan mu itu sudah terpotong. Pengawal !!! bawa dia ke ruangan bawah tanah dan potong kedua tangan nya, dan lempar dia kehutan yang penuh dengan hewan sihir di sana" Ucap Putri Olivia dengan ekspresi tanpa ampun di wajah nya.


"Tidak ! Tidak ! Tidak Putri Olivia saya mohon ampuni saya aaaakkhhh" suara teriakan itu perlahan hilang dan pergi menjauh dari hadapan Putri Olivia.


"Kalian lihat !!! Jika tidak mematuhi perintah dari majikan itulah yang akan terjadi, aku tidak memerintahkan kalian untuk hal hal yang buruk jadi jangan pernah membatah lagi dan lanjutkan pekerjaan kalian dengan benar !!!" Ucap Putri Olivia dengan tegas dan berlalu pergi meninggalkan para pelayan yang kini ketakutan saat melihat Putri Olivia.


Putri yang dulu nya selalu di tindas bahkan pelayan saja berani membentak nya kini berubah menjadi Putri yang setiap keinginan nya harus di turuti dan tak ada seorang pun yang berani menindas nya.


Putri Olivia berjalan ke arah ruang makan, untuk makan malam bersama dengan Putri Amelie tanpa ada nya Duke Charlotte bersama mereka.


Putri Olivia tersenyum manis kepada Putri Amelie yang sedari tadi sudah duduk menunggu kedatangan Putri Olivia. Dari raut wajah nya saja Putri Olivia sudah tahu bahwa ada rencana licik yang sedang di jalankan oleh Putri Amelie.


Putri Amelie yang melihat nya langsung tersenyum karna dia merasa rencana licik nya kali ini pasti akan berhasil.


Putri Olivia melihat ke arah makanan yang berada di atas meja makan nya, dan melihat ada sesuatu yang tidak beres dengan makanan nya. Itulah kekuatan Putri Olivia yang tidak pernah di ketahui diri nya, Putri Olivia mampu melihat berbagai macam hal yang tak kasat oleh mata lain nya.


"Pelayan, mendekat lah" Panggil Putri Olivia dengan ramah.

__ADS_1


Pelayan tersebut mendatangi Putri Olivia dengan perlahan dan berdiri dengan santai di samping Putri Olivia.


"Ada apa Putri ?" Tanya Pelayan tersebut dengan santai dan merasa semena-mena dengan Putri Olivia.


"Seperti nya kau lapar, aku melihat wajah mu sedikit pucat dan kau juga seperti orang lesu yang lunglai saat membawa makanan ini tadi. Karna aku adalah Putri yang baik hati dan tidak sombong makanlah makanan ku malam ini, aku merasa tidak lapar malam ini" Ucap Putri Olivia dengan senyum manis yang tersirat kelicikan di wajah nya.


Putri Amelie yang melihat nya langsung memberikan isyarat kepada si pelayan untuk tidak memakan makanan tersebut, karna Putri Amelie dan pelayan tersebut telah bersekutu untuk menambah makanan basi dan cabai yang banyak di makanan Putri Olivia.


"Pelayan, apa kau tidak menerima kebaikan ku ini ? Seperti nya aku harus melaporkan hal ini langsung kepada Raja Alexander bahwa pelayan di kediaman Duke Charlotte sudah berani membantah dan tidak menghormati tuan nya agar para pelayan ini di ganti dengan pelayan yang baru saja" Ucap Putri Olivia dengan wajah nya yang terlihat kasihan dan sedikit mengancam.


"Jangan Putri Olivia, saya akan memakan makanan ini sampai habis" Pelayan tersebut memegang makanan tersebut dengan tangan yang gemetar, tetapi dia juga tidak ingin berhenti bekerja dari kediaman Duke Charlotte.


"Akkkhhh ! Pelayan bodoh, apakah dia tidak tau bahwa Putri Olivia hanya mengancam nya" Cetus Putri Amelie dengan kesal di dalam hati nya


"Ouh iya habiskan makanan ini di hadapan ku sekarang juga, karna aku tidak main main dengan perkataan ku tadi" Balas Putri Olivia dengan senyum manis nya.


Setelah pelayan tersebut berhasil menghabiskan makanan tersebut di hadapan Putri Olivia dia merasa lega, tetapi juga merasa tersiksa akan rasa makanan dan perasaan tak enak yang sedari tadi bergejolak di perut nya.

__ADS_1


"Bagus kau benar benar pelayan yang begitu patuh, ini uang untuk berobat dan uang terakhir mu bekerja di kediaman Duke Charlotte. Pelayan seperti mu sudah tidak di butuhkan lagi hahaha" Putri Olivia tertawa licik dan berdiri dari tempat duduk nya lalu pergi meninggalkan Putri Amelie yang kesal dan pelayan yang sudah di buat tersiksa oleh nya.


"Putri Olivia saya mohon maafkan saya, Putri Olivia..." Teriak Pelayan tersebut yang ingin mengejar Putri Olivia, tetapi di halangi oleh prajurit yang menjaga Putri Olivia.


__ADS_2