pengelana pusaka dunia

pengelana pusaka dunia
ch 10 : perjalanan menuju sekte menara suci IV


__ADS_3

"apa apa'an monster ini !! batin mu sen dan meningkatkan kewaspada'an nga "tak seperti bruang gila yang lain nya !! kenapa kulit nya bisa sekeras itu !!" lanjut nya, dan terus menghindar jika beruang itu menyerang nya , sa'at mu sen tak fokus pada pertarungan , karna memikirkan kenapa kulit beruang gila itu bisa keras sekali, beruang gila itu mengaum dengan kencang hingga membuat mu sen terpental mundur , dengan darah segar yang muncun di sudut bibir nya.


"sial !! celoteh nya dan langsung maju menyerang bruang gila itu lagi, "tebasan tanpa getaran !! ucap nya mengeluarkan salah satu jurus yang di miliki nya, seketika pedang yang di gunakan mu sen di lapisi sebuah energi, yang begitu tipis namun begitu tajam dan keras, dan ia kombinasi kan dengan jurus pedang dari sekte gunung suci .


dan berhasil membuat luka yang membuat mata beruang gila itu buta , tau berhasil mu sen tak memberi ruang pada beruang gila itu untuk menghindar dan melarikan diri , tapi yang hebat dari pertempuran kedua nya , setiap kali pedang berbenturan dengan kulit beruang, suara geraman, suara tebasan menghilang. itulah mengapa mu sen di juluki pendekar pedang hening.


sampai terlihat sebuah mayat beruang gila itu terkapar penuh luka, darah yang menempel di baju mu sen akibat terkena darah beruang gila , seiring terkena air hujan menjadi hilang dan hanya meninggal kan bau amis.


xing jin dan shu feng yang melihat itu hanya diam dan mencoba untuk tak melihat darah,serta bangkai siluman beruang gila itu.


"jin'er, feng'er !! kalian masih mau meremehkan saya!!ucap mu sen dari samping beruang gila itu sambil mengangkat sesuatu . sambil tersenyum, wajar saja mu sen sedikit membanggakan diri karna beruang gila itu setidak nya setara dengan 10 pendekar bergelar tahap awal. tapi yang membuat beruang gila tak terlalu kuat karna ia hanya mengaum dan menerkam saja, tanpa ada kelebihan lain , tapi untuk yang itu seperti nya ada yang aneh , itu karna kristal siluman nya sudah begitu besar yang arti nya beruang itu sudah hidup ratusan tahun , karna dilihat kristal siluman nya sekitar sebesar dua anak kambing .


"tetua apa itu !! apakah kristal siluman !!" tanya shu feng, ia cukup tahu karna sering membaca buku , begitu pula xing jin ia hanya tersenyum sekaligus kaget karna tau ternyata siluman itu sudah berusia ratusan tahun karn amelihat ukuran kristal siluman yang di bawa mu sen .

__ADS_1


"ia ini kristal siluman ratusan tahun !! balas mu sen ketika ia masuk ke dalam gua dan meletakan kristal siluman itu. "apa kalian berdua sudah sanggup menyerap kristal siluman !! tanya mu sen, karna kristal siluman dapat meningkat kan qi seseorang sebanyak ratusan arus .


"saya hanya mengetahui tentang kristal siluman saja tetua tapi untuk menyerap nya , saya tak tahu, dan tidak di izin kan kakek sebelum saya remaja!! balas shu feng , untuk seorang anak kecil memang belum tentu bisa menyerap nya , dan lagi kristal siluman memberikan effek samping ya itu , membuat si penyerap memperkental hawa membunuh nya , apa lagi untuk aliran putih tidak baik memiliki hawa membunuh yang pekat nan kental.


"bagaimana dengan jin'er !! kini xing jin yang di tanya , xing jin hanga menganggukan kepala , ia di izin kan menyerap kristal siluman tapi hanya untuk menambah beberapa arus qi . dan juga untuk berjaga jaga, walau begitu hawa membunuh penting juga jika dalam pertarungan.


"baik,, walau kau mampu , aku tak mengizin kan !! nanti saya yang di marahi ketua jika ia tahu kau sudah memiliki hawa membunuh yang pekat !! lanjut mu sen karna ia tak mau diri nya di marahi xing zhao, walau sudah di izin kan pun.


lalu mu sen menggali sebuah lubang di dinding gua dengan pedang nya di tambahkan tenaga dalam jadi pedang tersebut bisa menggali sebuah lubang di dinding gua , dan memasukan kristal siluman ke dalam lubang itu , sebelum ia kubur ia melakukan sesuatu pada kristal siluman itu, ia mengadu qi didalam kristal siluman dengan qi nya hingga membuat qi kristal siluman menjadi bocor dan mengeluarkan hawa membunuh yang pekat , terus menerus . sampai semua qi yang ada di dalam kristal siluman habis , mungkin beberapa tahun kedepan baru habis ,


" aku hanya membuat gua ini menjadi tempat berlindung yang aman untuk persinggahan yang tak kita ketahui ke depan nya!! balas mu sen dan langsung mengubur kristal siluman itu, dan keluar dari gua , benar saja terasa oleh mereka jika dari dalam gua seperti ada sesuatu yang siap menyerang, tapi sebenar nya tak ada apa apa.


**

__ADS_1


sa'at matahari terbenam mereka bertiga masih melanjutkan perjalanan mereka , karna tak satupun desa terlihat atau suatu tempat yang dapat di gunakan untuk bersembunyi dari ancaman yang tak diketahui, apa lagi banyak nya siluman yang setingkat dengan pendekar tungkat bumi tahap awal. memaksa mereka bertiga terus bergerak walau hari telah gelap.


hal itu juga dapat membuat mereka menghemat waktu, mungkin jika menemukan penginapan sebuah desa , mereka bisa beristirahat.


tak sekali shu feng dan xing jin minta berhenti , tapi setiap mereka minta berhenti itu, mu sen langsung menggendong ke duanya, yang artinya mu sen tak mau berhenti sampai, mereka menemukan desa "tetua apa kau tak merasa lelah terus berlari !! ucap xing jin, yang berada di entengan tangan kanan mu sen, dan shu feng di sebelah kiri nya .


"mungkin sa'at pagi nanti lelah ku baru terasa!! balas mu sen sambil terus berlari, dengan kecepatan mereka bertiga biasa nya, itu juga menghemat qi serta tak terlalu lelah jadi nya.


**


sampai pagi tiba mereka bertiga mendengar deras sebuah sungai dan menuju ke suara deras nya sungai itu .


dan bersih bersih, badan serta beristirahat sejenak, terutama mu sen, tapi walau ia berkata mungkin lelah nya akan datang waktu pagi tiba tak menunjukan ada nya tand tanda bahwa ia kelelahan . "apa kalian berdua lapar !! tanya mu sen sambil mengusap muka nya, dan membersihkan pakaian nya yang masih sedikit tersisa percikan darah.

__ADS_1


"apa tetua lapar, hingga menanyakan kami !! balas xing jin , yang sedang duduk di samping shu feng , yang menunggu mu sen membersihkan baju nya. "jika saya tak lapar apa kalian berdua mau tak makan sampai saya lapar juga !! balas mu sen lagi sambil tersenyum ke arah xing jin , mendengar itu xing jin dan shu feng langsung mengatakan bahwa mereka lapar. karna mereka tak tahu berapa lama mu sen mampu menahan lapar


__ADS_2