
mu sen adalah tetua sekte gunung suci yang ada 6 tetua , ia bisa di bilang tetua termuda , karna umur nya yang baru 37 tahun .
"haha , ma 'af jika aku terlalu lama , aku habis dari mengambil pedang , hadiah dari paman guru!! balas xing jin dan menghampiri mu sen dan shu feng . "oh ya tetua mu , mohon bimbingan kedepan nya !! lanjut xing jin dan memberi salam pada mu sen , mu sen hanya mengangguk , mu sen orang nya tak banyak bicara . ia juga di kenal dengan pendekar pedang hening , karna kemampuan berpedang nya tanpa mengeluarkan suara , ia juga telah mencapai tingkat pendekar bumi tahap akhir , di era nya ia bisa di bilang yang berbakat . "apa ketua tak mengiringi kita ?" tanya mu sen , karna tak melihat xing zhao tau pun tetua yang lain . "paman guru bilang dia tak dapat mengiringi kita sampai keluar sekte , tapi tetua shu sudah ada di gerbang !! balas xing jin . mendengar itu mu sen hanya diam dan melangkah menuju gerbang dan di ikuti xing jin dan shu feng .
"tetua shu ! ucap mu sen sembari memberi hormat , di ikuti kedua nya pula "apa kalian sudah siap , tak ada barang lagi yang tinggal !! tanya shu hai , "tak ada lagi tetua shu , !! balas xing jin , dan melirik shu feng "ia tak ada kakek!! di sambung shu feng , "ya sudah , kalian berhati hati di jalan !! tetua mu jaga mereka dengan baik , !! dan ini ada uang dari ketua zhao !! ucao shu hai sambik memberi kan sekantong emas pada mu sen , sekantong emas dapat membiayai kehidupan seseorang selama beberapa tahun dengan kehidupan sederhana .
"trimakasih!! xing jin , shu feng mari berangkat!!mu sen mengajak keduanya berangkat . mereka pun melesat dengan kecepatan yang setara dengan kecepatan seekor kuda , tentu karna ilmu meringankan tubuh , sebenar nya mu sen dapat lebih cepat lagi , tapi ia menyetara kan dengan kedua nya . "jin'er pedang apa yang kau terima dari ketua zhao?" tanya shu feng , "oh , itu pedang yang pernah di gunakan nya sewaktu masih muda !! balas xing jin sambil melirik pedang yang terikat di pinggang nya , mereka mengenakan seragam khusus murid sekte gunung suci . ke dua nya pun saling diam lagi dan fokus untuk melangkah
__ADS_1
perjalanan mereka aga memakan waktu 3 hari , tujuan mereka adalah sekte menara suci sebuah sekte aliran putih nomor 2 .
terlihat di kejauhan ada segerombol orang yang menghadang mereka . "hmm siapa mereka tetua mu!! tanya xing jin yang menyadari ada segerombol orang di depan mereka . tentu saja mu sen yang lebih dulu menyadari nya , tapi tidak dengan shu feng ia menyadari nya ketika xing jin telah bicara "hanya para sampah!!balas mu sen , dan menyuruh kedua nya tetap di belakang nya . "ternyata penglihatan xing jin lumayan tajam!!batin mu sen .
sa'at mereka bertiga sampai di tempat segerombol orang itu mu sen yang angkat bicara terlebih dahulu karna ia ingin mencoba tanpa ada kekerasan walau pun ia tak banyak bicara tapi bukan berarti ia tak suka bicara tapi tak mau berbicara masalah tak penting saja "saudara sekalian boleh kah kami lewat!! ucap mu sen dengan nada datar , "hehh , memang nya kau siapa , serah kan semua barang barang kalian baru boleh lewat !! ucap seorang yang terlihat sebagai pemimpin mereka .
"saudara saudar , bukan kah lebih baik kita tak menyelesaikan nya dengan kekerasan , terlebih lagi aku membawa keponakan ku , mohon mengertilah!! mu sen berusaha menghindari konflik yang dapat menyebabkan pembunuhan , ia tak mau xing jin dan shu menyaksikan hal itu karna mereka masih di bawah umur .
__ADS_1
"jadi kau tak mau menyerah kan barang barang mu !! di sambung oleh seorang yang terlihat seperti pemimpin kelompok itu lagi , tentu saja mu sen tak akan menyerah kan perbekalan maupun emas walau hanya satu koin , karna mereka pula butuh biaya , sa'at di perjalanan dan kebutuhan kedepan nya . "ma'af tapi kami tak punya apa-apa!! balas mu sen lagi , smentara xing jin dan shu feng hanya diam saja dan meningkat kan ke waspada'an mereka nanti siapa tahu mereka akan di serang . "heh , serbu mereka dan tangkap ke dua bocah itu , ke dua nya dapat kita jual !!! ucap nya dengan nada tinggi menyuruh , para bawahan nya untuk menyerang mu sen dan menangkap xing jin dan shu feng .
"shu feng , xing jin hati hati !! ucap mu sen dan mundur untuk melindungi ke duanya . "tetua mu , apa kah kami harus membantu mu , jumlah mereka banyak!! ucap shu feng yang dari tadi hanya diam , "tak usah , mereka hanyalah sampah , lindungi diri kalian saja , dan jangan kau remehkan diri ku !! ucap mu sen lalu melesat menuju orang orang yang mau menyerang nya .
hanya dalam satu kali tebasan satu nyawa terbuang , oleh mu sen , dengan permainan pedang nya yang tak mengeluarkan suara sedikit pun . xing jin dan shu feng yang melihat hal itu , sungguh sangat terkejut karna melihat sebuah kepala melayang terpurus dari leher nya . melihat teman nya mati dalam satu kalj tebas beberapa orang yang tadi mau menyerang nya kini terhenti dan menjadj ragu untuk menyerang mu sen . "kenapa apa kalian ragu untuk menyerang ku , mana keberanian kalian barusan!! ucap mu sen dengan nada dingin sembari mengeluarkan hawa membunuh nya , hingga membuat mereka yang ada di sana gemetar ketakutan bahkan ada yang jatuh pingsan bagaimana tidak mereka semua rata rata pendekar kelas dua bahkan melawan xing jin dan shu feng saja mereka tak kan sanggup . bahkan shu feng jatuh pingsan , karna hawa membunuh yang di keluarkan mu sen , berbanding balik dengan xing jin , ia dapat bertahan bahkan tak bergeming sedikit pun , karna ia telah di ajari oleh xinf zhao cara agar bertahan dari aura membunuh , dengan cara mengalirkan qi ke seluruh tubuh hingga tak akan terjadi apa apa itu pun tergantung dari kepekatan hawa membunuh tsb .
"a , ampuni saya!! mohon orang ketua mereka dengan nada terputus putus serta berkeringat dingin . "apa guna nya aku mengampuni kalian !! balas mu sen dan langsung menebas kepala orang itu , xing jin yang menyaksikan itu hampir muntah , karna merasa jijik dengan hal itu .
__ADS_1