
karna tak tahu berapa lama mu sen dapat menahan lapar shu feng dan xing jin langsung mengatakan bahwa mereka lapar.
"oke, nah kalian cari dahan dahan kayu, dan kumpul kan, aku akan menangkap ikan , !! ucap nya sambil menunjuk pohon pohon yang dahan nya berserakan di bawah. sementara ia mengeluarkan pedang nya, dan langsung menyelami sungai itu, dan mencari ikan.
**
"apa kalian berdua masih belum kenyang!! tanya mu sen karna ikan yang telah di habiskan oleh mereka berdua masing masing 3 ekor, "ahaha, kami sudah kenyang tetua !! balas shu feng sambil tertawa kecil. "jika sudah kenyang kalian berdua isi dulu botol air yang sudah habis ! kita akan langsung melanjutkan perjalanan karna besok kita harus nya nanti malam kita harus nya sampai " ucap mu sen menyuruh kedua nya mengisi beberapa botol air yanh sudah kosong itu, dan akan segera melanjut kan perjalanan.
tak jauh dari tempat mereka bertiga terdapat sebuah desa nah desa itu adalah desa terakhir untuk sampai di sekte menara suci biasa nya para pendekar yang hendak ke sekte menara suci untuk mengikuti atau menonton perlomba'an itu singgah di desa itu untuk membeli persedia'an pada sa'at di sekte menara suci dan desa itu juga merupakan pasar perlengkapan persediaan makanan, karna siapapun yang telah masuk ke sekte menara suci pada sa'at di adakan acar apapun tak boleh keluar sampai acara telah berakhir.
dan lagi sekte menara suci tak menjual, makanan apapun bagi tamu yang tak memiliki undangan, kecuali tamu yang di beri undangan seperti sekte sekte besar kuat aliran putih.
stelah xing jin dan shu feng selesai mengisi semua botol yang kosong dengan penuh, mereka langsung melanjut kan perjalanan mereka, "tetua apa sudah dekat hingga kau katakan harus nya nanti malam kita sudah sampai " tanya xing jin dari belakang, karna ilmu meringan kan tubuh ke dua nya belum mampu menandingi kemampuan ilmu meringan kan tubuh mu sen, mendengar itu mu sen menurun kan kecepatan berlari nya, hingga kini terjajar kembali dengan mereka berdua.
__ADS_1
"ya kita sebentar lagi akan memasuki sebuah desa untuk membeli perlengkapan di sekte menara suci nanti, karna **** !! jelas mu sen mengenai sekte menara suci yang tak memperboleh kan siapapun ke luar sebelum acara berakhir.
di gerbang desa terpasang sebuah papan besar dengan merek desa fura dan di jaga oleh empat orang penjaga, mereka mengenakan seragam sekte menara suci , sekte menara suci memperhatikan desa yang dekat dengan sekte mereka ketika akan di adakan acara di sekte itu, jadi maksud nya para penjaga itu adalah murid sekte menara suci yang di tugaskan untuk menjaga gerbang desa fura, dan ada juga yang di tugas kan untuk berkeliling desa untuk memantau siapa tau adanya aliran hitam yang mengacau di desa itu.
"berhenti, siapa kalian !! ucap salah seorang penjaga itu, karna sebelum nya yang masuk tak ada yang mengenakan seragam sekte , sa'at si penjaga itu melihat lambang sekte menara suci, mereka langsung memberi hormat pada ketiga nya, setelah itu barulah mereka bertiga memasuki desa fura " wah, desa ini seperti pusat perdagangan saja !! ucap xing jin yang melihat banyak nya penduduk serta , tak sedikit nya hampir merupakan pendekar dari berbagai aliran. di desa fura setiap yang masuk hanya di tanya siapa dari mana, tapi jika hendak memasuki sekte mernara suci mereka akan di cek dan di ketahui dari aliran mana mereka, jika aliran hitam mangatoon tak akan mengizinkan mereka masuk.
"jin'er, feng'er mari k**ita cari baju untuk kita gunakan sa'at di dalam, karna kita perlu ganti baju!! ajak mu sen menuju sebuah toko baju di sana .
"ia apa ada baju yang pas buat kami " ucap mu sen lagi sambil mendekat dan meningkatkan suara nya agar dapat di dengar dengan jelas oleh pria sepuh itu. "ohh, ada ada, mari ikuti saya" ucap pria sepuh itu menuju sebuah ruangan yang ada banyak rak yang di penuhi berbagai macam ukuran baju, serta berbagaj jenis baju di dalam ruangan itu. "nah silahkan kalian pilih saya akan menunggu di luar kembali " ucap pria sepuh itu sambil meninggalkan ketiga nya untuk memilih pakaian. "pilih lah tiga pakaian kalian berdua sesuai ukuran tubuh kalian ! ucap mu sen menyuruh ke duanya.
"ini kami membeli sembilan pakaian berapa jumlah total nya " ucap mu sen sa'at di kasir dengan nada tinggi agar jelas di dengar pria sepuh itu , tentu saja harga masing masing baju yang di pilih ke tiganya berbeda beda.
"hanya dua ribu keping perunggu saja !! dengan lembut peria sepuh itu mengatakan nya, dan di iringi dengan senyuman nya yang ramah. "ini ada sekitar dua puluh keping emas cukup untuk anda menikmati hidup !! sambil memberikan koin emas itu, mu sen lalu mengajak ke duanya pergi, pria sepuh itu berterimakasih dan tersenyum bahagia. karna mendapat begitu banyak uang.
__ADS_1
"selanjut nya apa tetua!! tanya shu feng, ketika telah keluar dari toko baju itu "mm, seperti nya kita butuh kuda , agar menghemat energi kita , supaya sa'at lomba nanti kalian tak terlalu merasa lelah karna perjalanan !! lanjut mu sen dan mencari tempat menyewa kuda.
ada banyak orang yang menjual kuda, di sana salah satu nya tempat yang di hampiri mereka , ada beberapa kuda disana ,dan seorang perempuan bersama anak nya sedang menunggu tempat itu."permisi apa kah kami dapat mendapat kan satu dari beberapa kuda anda " tanya mu sen dan melihat beberapa kuda tersebut.
" tuan ingin membeli kuda, silahkan tuan pilih yang mana pun"balas perempuan itu dan menunjuk kuda kuda itu , di antara kuda itu satu yang paling gemuk dan besar.
"yang ini berapa kami bisa mendapat kan nya " ucap mu sen sambil menepuk punggung kuda itu sembari di uluri qi , hingga membuat kuda itu merasa agak ketakutan dan langsung menundukan kepala nya ketika di tepuk mu sen.
"wah kuda nya langsung nurut sama tetua !! shu feng dan xjng jin kagum hanya dengan menepuk punggung kuda itu saja mu sen dapat membuat nya tunduk, melihat itu mu sen hanya tertawa kecil melihat masih dangkal nya pengalaman ke duanya.
" hanya dua keping emas saja tuan bisa membawa nya !! balas perempuan itu, tentu harga nya ia naikan padahal harga kuda tak sampai bahkan satu keping emas, tapi karna ia melihat kuda itu langsung tanduk pada mu sen ia kira mu sen akan tertarik berapa lun harga nya, mu sen hanya tersenyum, dan memberikan sepuluh keping emas ,"tuan ini berlebihan !! ucap perempuan itu, seperti tak rela jika misalkan uang itu di ambil kembali, "sudah itu cukup untuk, kelangsungan hidup kalian lumayan lama, dan sekaligus pelajaran bagi mu agar berdagang dengan jujur !! balas mu sen dan langsung menaikan shu feng dan xing jin ke atas kuda, dan kemudian ia naik dan pergi.
sementara perempuan itu langsung memeluk anak nya, dan tersadar dengan perbuatan nya, untung terkena dengan orang seperti mereka tapi jika tidak mungkin mereka entah hidup atau tidak.
__ADS_1