
..... saat andi merasa bingung dan mengajak rama untuk ke warnet sambil melihat hasil postingan novelnya di web .
saat ini saldo di panel status web menunjukkan nilai yang tidak terlalu berkembang
[ panel penghasilan ]
[ 12,5M kali di baca ]
[ pendapatan $1.250 kurs rupiah 9.500 ]
[ tarik ke paypal ]
[ setting auto payment ke paypal saat saldo mencapai $100 ]
andi segera menarik seluruh saldo ke paypal dan mencari barang marketplace payapal luar negeri.
andi melihat ponsel pintar.
Laptop
tv dan banyak barand di sediakan.
pilihan andi jatuh pada sebuah laptop keluaran terbaru dengan harga $800 dan biaya kirim $100 andi juga membeli modem internet serta mouse dan keyboard dengan toal belaja dia sebesar $1 000
andi juga mengirim sisa saldonya untuk belaja NetCoin . yang menurut andi ini adalah sebuah permainan yang menyenangkan karena terdapat beberapa grafik candle pergerakan harga. andi menganggap ini adalah instrumen game online. untuk memprediksi masa depan yang sudah di program.
" kalau emang internet bisa di percaya seharusnya barangnya akan sampai minggu depan" fikir andi setelah chekout belajaanya.
andi juga membuaat sebuah novel baru sehingga dapat meningkatkan pendapatanya . kali ini dia mencoba membuat novel dengan cerita lebih slow. yaitu tentang petualangan di negeri sihir. karena sedang di lombakan untuk nover dengan tajuk seperti itu.
mulai andi mengetik dan menyelesaikan novelnya pada sore hari hampir maghrib. andi menyelesaikan seluruh alur cerita dari novel tersebut yang iya buat sangat padat dan ringkar. hampir seperti kerangka cerita saja. namun dia mempostingnya yang terdiri dari 30 bab itu.
andi pun kembali ke kontrakanya. bersama Rama. beda halnya dengan andi. rama hanya belajar untuk membuat sebuah website , dia tertarik oleh andi yang menulis karya di website . dan rama memikirkan bagaimana cara webisite bekerja dan bisa membayar orang orang.
rama seharian belajar dan menghabiskan delapan jam duduk belajar di warnet.
sama dengan andi yang berbelanja dan menulis novelnya di internet itu.
. mereka mampir di sebuah masjid untuk beribadah sebelum kembali kerumah mereka. di sana andi bertemu dengan seorang pria yang menarik handphone dari sakunya mejatuhkan selembar uang biru dari kantungnya di depan andi. .
" Andi noh rejeki " sambil menunjuk pecahan 50 ribu rama
" iya itu milik bapak itu. ".. "pakk " teriak andi.
" iya dek "
" Pak itu uangnya jatuh "
__ADS_1
" oh iya makasih "
setelah mengambil uangnya lelaki itu pun berlalu begitu saja.
rama pun membagong karena kejadian itu seharusnya ia dapat menggunakan uang itu untuk makan hari ini dan besok.
" andi gimana sih lu. udah rejeki tau gak "
" itu kan hasil kerja bapak itu rama . jadi kita tidak punya hak atas uang itu , kamu gak inget sama kata kata bunda kita di yayasn"
" tapi kan kita lagi butuh andi. "
" bapak itu juga lagi butuh. kalau gak butuh mungkin udah di berikan ama kita sekarang " tegas andi pada temanya yang ngambek itu.
Mereka kembali ke kontrakan namun sepertinya si kembar sudah tidur di kamar mreka.
andi dan rama pun bergegas untuk istirahat.
.
~ tuk tuk tuk ~
" andi apa kamu sudah bangun ada yang cariin kamu "
" iya pak tunggu bentar lagi ganti baju.
andi membuka pintu dengan perlahan. berdiri seorang sosok Gadis muda dan anggun di sana . ya siapa lagi kalau bukan Bella yang sudah mencari keberadaan andi selama tiga hari ini. hari ini.
" Emm aku udah nyari kamu . tapi kata bunda yayasan kamu kamu udah keluar dan akan hidup mandiri mulai sekarang " susah bicara. malu sulit berkomunikasi rasa bella di depan andi.
" ow . jadi betewe ini mau berdiri aja di depan pintu atau masuk tapi gak ada tempat duduk di sini. "
" gimana kalau di luar aja " ajak bella tidak pernah bertamu kerumah teman prianya.
" silahkan duduk Bela. " ucap andi sedikit terburu buru.
" hemm... " sulit mengungkapkan kata kata merapatkan kedua telapak tangan dan menjepit di kedua kakinya " Gini lo an. kedatangan aku kesini adalah mengucapkan terimakasih sama kamu Andi. Aku dan keluarga merasa sangat berterima kasih sama kamu. " ucap bela duduk di kursi meja bulat di emperan Kontrakan andi.
" makasih buat apa ya. aku ngak ngerti sih bel " ucap andi dengan keterkejutanya. karena tidak tahu apa yang di maksudkan menyelamatkan bella.
" kamu udah sigap untuk panggil polisi meskipun kamu di kurung di gudang Villa Shanto , seandainya kamu gak nelpon polisi saat itu gak mungkin aku masih bisa menjenguk mu sekarang , kamu gak tau apa yang sebenarnya di rencanakan Oleh Shanto . dan keluarga kami takut hal yang buruk akan terjadi kepadamu. karena sampai sekarang Shanto belum di temukan. ayahnya membakar villa keluarganya namun bahkan abu bakar tubuh santo tidak di temukan jika shanto bersembunyi di villa keluarganya itu " . menjelaskan Bella kepada andi.
" itu kebetulan aja. waktu itu aku tersadar dan melihat hp tergeletak di meja. dan aku langsung telepon Layanan Darurat di situ " jawab andi santai.
" iya sebenarnya aku udah mencari hp aku kemana mana tapi gak ketemu juga . mungkin salah satu teman shanto yang nmenyembunyikanya . aku sudah berniat lapor ke pihak keluarga aku bahwa shanto menyiksa kalian dan aku akan meminta bantuan mereka untuk mengeluarkanmu dari sana. tapi sialnya aku kehilangan hp ku saat itu. cuma nomor ayah yang aku hapal dan tidak bisa telepon dia . karena sedang dalam perjalan bisnis " semakin banyak bicara semakin berani bella menatap wajah andi yang bersih karena sering terkena air itu.
obrolan mereka pun membahas tentang detil kejadian tempo hari itu.
" jadi begitulah aku datang hari ini berterimakasih padamu. dan mewakaili keluargaku untuk mengundangmu makan malam. kira kira bisakah kamu hadir memenuhi panggilan dari keluarga aku andi. ? " tanya bela tida berani memaksa andi
" Oh kelurgamu mau syukuran gitu. Kalau itu sih gak masalah buatku. jadi kapan acaranya dan boleh kan aku bawa saodara ku yang tinggal di sini."
__ADS_1
" Kalau kamu gak ada halangan malam ini . biar nanti di jemput sama sopir keluarga aku. dan aku bisa mulai bersiap dari sekarang untuk mengabari mereka bahwa kamu bisa hadir dalam acara makan malam keluara " bela sambil merapikan rambutnya yang saat ini sudah rapi.
" boleh deh Rejeki gak boleh di tolak jawab andi polos . kamu mau minum apa bela. ? udah lama aku gak melayani tamu. tapi cuman ada teh aja di rumah kami. hehe. tunggu bentar ya biar di buatin.. ".
" Oke Aku tunggu di sini ya. "
Andi membuat minuman saat ini shinta dan shella baru saja pulang berbelanja bersama rama ke pasar. sedang berjalan menuju rumah.
" eh Rama tumben ada mobil mewah parkir di sini. "
" mungkin orang Bank itu mau surve Anggunan Kredit Bank " jawab rama yang sering melihat kejadian kunjungan bank untuk surve nilai anggunan.
" tapi kayaknya bukan deh . ayo kita periksa aja siapa tau orang jahat " Balas Shelli yang melihat mobil Fortuner Sporty yang di modifikasi seperti kendaraaan militer itu terparkir di jalan masuk ke Kontrakan mereka.
" eh itu ada cewek duduk depan kontrakan. Atau mungkin Pacar andi ya. " penasaran rama dengan sosok wanita yang tengah duduk santai memainkan ponsel di meja bundar dengan 5 kursi itu.
ya saat ketiga orang itu ingin menghampiri wanita yang tengah santai duduk pun melihat Andi Sedang membawa nampan. Berisikan Dua gelas Kosong 1 buah teko Teh Dan 1 Toples Kerupuk yang baru saja di goreng oleh andi.
" Di sini gak ada apa apa cuman ada beginian Bella. Maaf ya. " sambil menyuguhkan minuman kepada bella.
" gak apa kok ini juga udah cukup buatku " . tidak mau merasa lebih tinggi bella meskipun tidask terbiasa dengan hidangan seperti itu. hatinya mengatakan . ' Lelaki yang hebat. bahkan tanpa orang tua dia masih bisa bertahan hidup dan memberikan sebagian hartanya. ' karena bella sering mengunjungi bos bos besar kota medan dan berhubungan dengan beberapa pembisnis . namun jika bertamu tidak pernah terasji bahkan air putih di meja orang kaya di luar sana yang bella jumpai. ketertarikan bela mulai tumbuh dan ingin tau latar belakan andi secara keseluruhan. dasri penilainya andi merupakan laki laki yang jujur dan baik. .
" Ehem. pantesan aja elu gak mau kepasar . Udah janjian to Sama Bella. entar Pingsan lagi lu An "
" wish. parah lu rama . Bella udah jauh2 datang kemari mau ngundang kita selamatan di rumahya. elu ngaco aja kalau ngomong." saut andi tidak mau membuat suasana menjadi canggung dengan bella.
" iya rama aku mau ngundang kalian untuk Makan malam eh. Maksud aku selamatan di keluarga aku . " sambung Bella yang juga tidak ingin merasa canggung di sana.
" oh Kirain Udah janjian gitu. Tadi sih kirain ada dept coletor mau nagih kemari , rupanya mbak bella to ." ya udah lanjutin aja ngobrolanya aku dan dek shella juga santi mau buat sarapan karena hari ini minggu jadi kami mau pergi ke taman ada festifal budaya di sana. omong omong kalian berdua mau ikut gak. biar makin rame. "
" oh beneran seru banget. Tapi sepertinya aku gak bisa ikut karena banyak kegiatan yang harus aku lakukan. " jawab bella yang benar akan mempersiapkan makan malam untuk andi dan keluarganya itu.
" Okelah . tapi nanti kalau mau nyari Andi dia ada sana bareng kami. " goda rama ke bella seakan mereka sudah menjalin sebuah hubungan.
~ Plak ~
" Hush pigi lu sono "
sendal Jepit yang sudah kempes pun melayang ke tubuh Rama . Rama Segera Tertawa Dan berlali ke Pantry. Bersama dengan Shinta dan Shelli.
Andi mulai tidak sabar dengan tingkah konyol sahabatnya itu.
" suasana berubah canggung seketika. "
" Andi nah.. " bella menyerahkan Hp Android keluaran pertama itu kepada andi.
" maksudnya apa ya bell , hp nya buat aku. " tanya andi polos tidak mengerti bahasa tubuh.
~
andi dan rama kerja menjadi angkat barang di gudang keluarga bella.
__ADS_1