
" silahkan duduk bell . itu buayu udah nyedia in makanan di meja makan " sambil menujukkan meja makan penuh makanan di ruang makan " Ayuk Bell kita makan siang dulu mungkin setelah makan Mobile Servis Yang aku panggil segera sampe "
" Bejo . Seno . Tino . sini barengan aja kita makan. " ajak bejo kepada teman temanya yang sedang asik mainin ponsel yang berisi rekaman bella tadi.
" Siap Bos " langsung aja mereka bertiga duduk di tempat duduk meja makan yang sama.
" Bella Ini enak lho masakan bu ayu . dia mengolah hasil kebun di belakang jadi semua makanan di sini di jamin sehat , itu juga ayam goreng hasil ternak sendiri jadi jangan takut buat badan gemuk. "
sambil menyerahkan piring kepada bella shanto memberikan senyum menggodanya. bella yang sedari tadi di ruangan yang sama mulai curiga degan segala gerak gerik Shanto. yah bagaimana. karena kurangnya hubungan bella dengan sifat bawaan perfectsionisnya dia dapat merasakan hal sensitif sedikitnya.
selesai mereka makan siang Mereka kembali duduk di ruang tamu. namun saat ini bukan ruang tamu utama mereka duduk. namun di balkon atas lantai 3 villa itu.
yah karena dari sini nampak pemandangan kebun sawit yang berbaris rapi dan luas. serta udara di atas lebih segar dari pada di bawah membuat balkon ini terasa sangat nyaman. hembusan anginya menyejukkan.
Shanto membuat sebuah minuman dari buah mangga yang di campur dengan ice dan susu creamer. shanto mencampur minuman milik Bella dengan serbuk yang di keluarkan dari kantongnya . serbuk itu berwarna putih. langsung saja di campur di gelas yang di sediakan untuk bela. untungya bela tidak meminta jus mangga hanya meminta perasan jeruk.
jadi sangat mudah untuk mencampur minuman milik bela.
aroma jeruk juga dapat menghilangkan aroma bahan kimia. sehingga dalam menjalankan rencana ini terasa sangat sempurna bag Shanto.
Bela memandangi gudang yang menjadi tempat Andi Dan rama di bawah sana.
lamunan bela tersentak saat Shanto memanggil,
" bell ini minumanya udah siap . mau di sini ajau atau di bawain kesitu "
dengan nada santai Shanto menawarkan minuman
" makasih tolong ya. " dengan polos dan santi juga Bella menjawab,
bella yang saat ini masih memikirkan keadaan andi tidak terlalu memproteksi dirinya dengan keadaan. setelah gelas di tanganya di langsung saja meminum minumanya.
namun 2 menit 5 menit bahkan 10 menit tidak ada reaksi yang di nantikan oleh shanto
bella masih dalam posisinya memandangi gudang tempat andi di kurung.
namun tiba tiba. gelas terjatuh bersamaan dengan Bella yang teryata sedang berjuang melawan kantuk di matanya. dia takut hal buruk terjadi. namun dia tidak sadar karena aroma obat ternetralisasi oleh asam sitrat jeruk serta arah angin yang berlawanan dengan posisi minumanya. membuat Bella yang biasanya waspada menjadi terkecoh oleh Niat jahat Shanto.
ya shanto merasa menang. meletakkan gelas minumanya langsung saja membawa Bella Ke kamar pribadinya.
kalian pasti tau kan niat jahat shanto mau ngapain.
Ya kebiasaan shanto sebelum melakukan tidakanya kepada korbanya dia selalu melakukan foto selfie bareng di tempat tidurnya . itu merupakan catatan kebiasaanya selama melakukan kegiatan ini.
Bela yang tak sadarkan diri pun tenggelam kedalam mimpi indah obat penennang yang sudah diminumya itu.
shanto tidak langsung mengeksekusi Bella. dia juga membersihkan tubuhnya dan juga membersihkan bagian lelalkinya yang akan di gunakan sebentar lagi.
persiapan shanto hampir 30 menit. Bella Yang sedang bermimpi pun mulai mimpi sangat indah dan dala,
shanto dengan hati hati mengatur posisi tidur bella yang terbaik. dia mengikat tangan bela sebagai jaga jaga jika dia bangun tidak akan bisa langsung menyerang atau kabur dari eksekusi shanto.
bagian kaki juga di ikat oleh shanto.
shanto mengambil gunting yang ada di laci meja kamarnya
__ADS_1
~ Sreeekkkk ~ ~ Sreeekkkk ~ ~ Sreeekkkk ~
shanto menggunting sedikit rambut Bella Dan mengikatnya dengan karet gelang. memberinya nama "BELLA 38" yang mengartikan bahwa bela adalah korban ke 38 dari Shanto. dan rambutnya di letakkan di bingkai yang sama dengan foto selfie mereka berdua tadi,.
shanto segera melucuti penutup tubuh bela. mulai dari jaket dress dan celana bella.
dia mulai meraba menyentuh dan mencium seluruh tubuh bella.
tak ada respon apapun dari bella.
bahkan tidak ada panggilan untuk shanton yang terlihat.
berbeda dngan korbanya sebelumnya.
korban sebelumnya saat shanton melakukan hal yang sama selalu ada panggilan bahwasanya mereka siap menerima shanton namun berbeda dengan bella yang tidak ada respon sama sekali bahkan sudah 15 menitan shanto melakukanya.
. " hemm bikin penasaran aja nih cewe " gumam shanto.
dan santo hendak melaskan Cd milik Bella agar dapat merangsang bagian paling sensitif bella.
namun saat niatnya hendak di laksankan .
~ dorr ~ ~ dorr ~ ~ dorr ~
tiga kali suara letusan senjata api terdengar shanto yang terkejut segera berlari ke arah balkon dan melihat apa yang terjadi. shanto yang tanpa busana pun melihat Vilaanya sudah di kelilingi oleh polisi dan beberapa orang berwajah preman berdasi berbaris di depan villa nya,
" Anj**g . kenapa mereka bisa samapai kesini " shanto pun menggunakan ruang persembunyian yang memang sudah ada di ruangan rumah ini sejak dulu. cara masuknya cukup unik yaitu dengan cara mengangkat beberapa papan tangga yang menuju lantai 2 , ada sebuah lorong yang terhubung ke ruangan bawah tanah villa itu, ruangan bawah tanah juga memiliki fasilitas lengkap dan dapat bertahan selama 12 hari.
ya itu waktu yang cukup untuk bersembunyi menunggu waktu yang aman,
gak mungkin mereka bertiga dan gak mungkin rama dan dan adi juga.
pusing memikirkan perubahan kejadian yang tiba tiba itu. Shanto hanya bisa memandangi kejadian di luar ruangan dengan monitor yang telah terpasang di bawah tanah itu,
pasukan polisi telah menangkap Bejo. namun Shanto tidak dapat melihat Seno Dan Tino.
" apa Dua bocah itu udah berhianat sama aku " fikir Shanto memikirkan nasipnya selanjutnya,
Tak lama kemudian ayah Shanto sampai ke villa itu, dan langsung menampar Bejo dengan keras.
terlihat ayah shanto marah besar pada Bejo . namun shanto tidak bisa mendengar apa yang di katakan ayahnya.
Polisi dan pihak medis sudah berhasil mengeluarkan Bella. dan membewa bela Andi dan Rama ke rumah sakit terdekat dan di kawal oleh mobil polisi.
Ayah Shanto terlihat bersujud ke arah seorang yang cukup tua di sana, Seoerti memohon ampunan. Namun ayah shanto segera berdiri dan mengangkat sebuah jerigen minyak dan menyiramkan nya ke keliling Villa Tersebut.
Andi merasa sedikit khawatir kalau Villa ini di Bakar oleh ayahnya sendiri . apakah dia dapat selamat di dalam Container baawah tanah ini.
setelah api di nyalakan tampak rombongan orang tua dngan wajah preman berpakaian jas ala mafia pun langsung meninggalkan ayah andi yang bersimpuh di tanah. namun Shanto tidak dapat mendengar apapun.
bukan tidak bisa shanto mendengar pembicaraan mereka tapi shanto lupa untuk menghidupkan speaker dari kamera cctv yang ada ,,,
Setelah menghidupkan Suaranya shanto mendengar ayahnya berteriak .
" Bocah bodoh. .... lebih baik kau mati sekarang daripada selalu menyusahkan akau " teriak ayah shanto dengan tangisa yang tersendat.
__ADS_1
Ayah santo tetap dalam posisi itu. sampai api melahap kamera cctv dan melahap seluruh villa.
shanto yang ketakutan pun tidak dapat lari atau kabur . dia telah terjebak di ruangan ini.
Asap mulai memasukki ruangan shanto dan karena api menyala besar di pintu akses segera menyerap oxygen di ruangan bawah tanah. Shanto pun Kehabisan Nafas dan pingsan dalam posisiduduknya memandang monitor yang sekarang sudah mati karena arus listrik juga terputus ke area itum,,,
sekarang shanto tertidur pulas. tak sadarkan diri.
--- -- ---
Sesampainya di unit gawat darurat Bella yang belum sadar dan Rama yang masih belum kehilangan Efek moffin segera di rawat.
ya benar saja Bella Langung di bawa ke ruangan paling atas dari rumah sakit ini dan Rama di ruangan paling ujung dari rumah sakit ini.
karena perbedaan kemampuan pembayaran biaya rumah sakit.
jika bella di urusi oleh keluarganya yang kaya. namun Rama di urusi oleh andi yang juga masih lemah tubuhnya. namun sudh tak memerlukan perawatan lanjutan.
Rama sadar dan mulai dapat berbicara dengan sadar,
" andi udah berapa lama aku tidur "
" enggak lama baru 12 jam. "
" kirain kaya di filem filem layar tancep kemarin. ada orang koma sampai bertahun tahun "
ucap Rama dengan candaan kepada andi,
" Astaghfirullah Rama. Ucapan adalah doa lo tau kan " kalau gw yang aminin sih gak masalah tapi kalau malikat yang sama lo ngaminin. bisa berabe urusanya kan,
" eh tapi tadi waktu di bawa dari sekolah sepertinya ada bela deh bareng ama kita , jadi dia di mana sekarang.. ? " tanya rama takut
" dia udah aman, lu perhatian amat sama si bella Lu Naksir ya ama dia. hahhaa, " canda andi kepada rama.
" Gile aja lu. pernah denger kan BAGAIKAN PUNGUK MERIDUKAN BULAN itulah gua jika di bandingin dengan dia. ,,, jauhh ajir "..
dan obrolan mereka tentang wanita terhenti saat suara wanita memanggil dari pintu ruang rawat ini.. "
~ tuk tuk tuk ~
" apa bener ini ruangan mas rama di rawat " suara seorang gadis terdengar...
===
SARAN DONG
TRAKTERR KOPI BIAR GAK NGANTUK THORNYA
__ADS_1