Penguasa Pedang Darah

Penguasa Pedang Darah
Tempat penginapan


__ADS_3

Jian Jing Tian dan Jin Xian akhirnya keluar dari persembunyiannya, setelah kedua sosok itu pergi dari lokasi.


Jian Jing Tian menghembuskan nafasnya dengan lega, "Huh... Hampir saja kita ketahuan oleh kedua orang itu."


Jin Xian bertanya kepada Gurunya, "Guru, mengapa kita harus sembunyi? Kita tidak melakukan hal jahat apa pun, mengapa mereka mencari kita? Lagi pula dengan kultivasi Anda tidak mungkin, tidak bisa mengalahkan mereka, bukan."


"Dari nafas mereka, setidaknya mereka berdua berada di tingkat Langit Bela Diri, dengan basis kultivasi ku saat ini akan sangat sulit untuk mengalahkan keduanya! Tetapi jika aku masih berada di masa kejayaan ku, akan sangat mudah untuk mengalahkan mereka, mereka bahkan tidak pantas disebut dengan semut di mataku!" ucap Jian Jing Tian.


Kemudian Jian Jing Tian melanjutkan perkataannya, "Mereka ke sini pasti karena mereka melihat lonjakan energi yang keluar dari dalam tubuhmu, seorang jenius lahir, para monster tua itu pasti akan menggunakan segala cara untuk menemukan mu."


"Basis kultivasi pada masa kejayaan guru? Memangnya apa basis kultivasi guru pada saat guru masih di puncaknya?" Jin Xian bertanya dengan rasa penasaran terhadap masa kejayaan gurunya.


"Uhuk... Uhuk... Itu tadi aku hanya beromong kosong saja tidak perlu kamu ingat." Jian Jing Tian mengalihkan pandangannya.


Jin Xian masih sangat penasaran, dia menatap ke arah gurunya dengan tatapan tajam.


"Ah... Ada apa?" Jian Jing Tian mera sa tidak nyaman dengan tatapan tajam Jin Xian.


"Ti-tidak ada apa-apa guru." Jin Xian menggelengkan kepalanya.


"Benarkah..." Jian Jing Tian menggoda muridnya.

__ADS_1


Jin Xian menganggukkan kepalanya berkali-kali.


Jian Jing Tian mengajak Jin Xian, "Malam ini kita akan menginap di penginapan yang berada tidak jauh dari sini."


"Baiklah guru, mari kita berangkat. Aku sudah sangat lelah hari ini, dan besok aku harus berlatih," Jin Xian dengan senang hati menerima ajakan gurunya.


Mereka berdua kemudian berjalan ke sebuah tempat yang akan mereka tuju.


Hanya dalam beberapa menit, akhirnya keduanya tiba di tempat yang mereka tuju.


Mereka berdua saat ini sudah berada di dalam penginapan, dan tengah berdiri di depan pintu, di salah satu ruangan yang ada di dalam tempat penginapan tersebut.


"Jin'er, masuklah dan segera beristirahat."


"Tidak perlu mengkhawatirkan ku, aku sudah menyewa ruangan lain di penginapan ini."


"Baiklah jika memang seperti itu. Guru selamat beristirahat." Jin Xian kemudian melangkah maju dan masuk ke dalam ruangan itu.


Sebaliknya, Jian Jing Tian menghadap ke kiri lalu berjalan ke sebuah tempat yang ada di dalam penginapan.


Setelah beberapa saat, Jian Jing Tian masuk ke dalam sebuah ruangan, di dalam ruangan itu terdapat sosok di dekat jendela di ruangan itu, yang tengah menatap ke arah langit.

__ADS_1


Jian Jing Tian yang sudah berada di dalam ruangan kemudian berkata kepada sesosok itu, "Bagaimana dengan yang aku suruh kepadamu, apakah kamu sudah menemukan di mana tempat, Teratai Api Ilahi berada? "


Sosok itu menjawab pertanyaan Jian Jing Tian, "Tuan, kami telah menemukan tempatnya, tetapi dengan kekuatan kami, akan sangat sulit untuk dapat melewati rintangan yang berada di tempat itu."


"Dimana bunga teratai itu berada." Jian Jing Tian berkata.


Sosok itu menjawab, "Bunga teratai itu berada di dalam Area Perang Kuno di wilayah Anugrah."


"Baiklah, aku akan segera ke tempat itu, setelah mengantarkan Jin'er ke halaman luar. Dan terima kasih atas informasinya, kamu sudah boleh pergi."


"Baik, terima kasih tuan."


Sosok itu kemudian menghilang dalam sekejap mata.


Jian Jing Tian kemudian melangkah keluar dari ruangan itu, dan menuju ke ruangan yang di sewanya.


Ruangan yang disewanya berada tidak jauh dari ruangan yang baru saja dia masuki.


Setelah beberapa saat, Jian Jing Tian tiba di ruangannya, dan langsung masuk ke dalamnya. Dan duduk bersila di kasur yang ada di dalam ruangannya.


Dia berlatih terlebih dahulu sebelum beristirahat.

__ADS_1


Ruangan itu tidak terlihat seperti ruangan biasa, ruangan itu sangat mewah dan ada barang-barang yang langka yang berada di dalamnya.


__ADS_2