
Hallo semuanya👋
selamat datang di Novel AnnaLinda2 yang berjudul "Penyesalan Hati"
untuk kalian yang baru mampir ke novel AnnaLinda, selamat bergabung dan selamat membaca🤗, dan untuk kalian yang mampir karena promosiku di novel "HALU YANG NYATA S1&S2" saya ucapkan selamat datang kembali dan mari berimajinasi kembali hehe...
semoga kalian masih ingat dengan pemain asli mereka ya.
tapi disini alurnya sedikit berbeda karena disini diceritakan secara detail tentang si ketiganya.
untuk yang sudah mampir ke novelku sebelumnya mungkin akan faham dengan cerita ini tapi untuk mereka yang belum membaca novelku sebelumnya mungkin akan sedikit bingung hehe maaf ya...
baiklah kita mulai...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
hari ini adalah kelulusan SMA ku, aku langsung disibukan dengan persiapanku untuk masuk universitas ternama, aku memang sudah sibuk sebelum kelulusan itu semua demi bisa masuk universitas yang aku inginkan..
"Tuhan aku ingin masuk universitas itu.." salah satu do'a yang selalu aku ucapkan setiap hari, ahh mungkin tuhan sudah bosan dengan do'aku yang itu hehe..
"Tuhan, aku juga ingin segera bertemu dengan temanku, aku merindukannya.." yang ini baru kali ini aku mengucapkannya.
aku keluar dari tempat ibadahku, melanjutkan perjalananku menuju pulang, tak lupa aku mampir kesebuah toko hanya untuk membeli makanan kesukaan ibuku.
"ibu pasti sudah menungguku, aku pergi terlalu lama sekarang saja sudah mau malam.." gumamku sambil terus berjalan lurus
.....
"aku pulaaang.." teriakku yang baru saja tiba dirumah
"sayang, kau sudah pulang? bagaimana hasilnya?.." ucap seseorang
"hasilnya belum keluar Bu.."
"mmm baiklah, oh iya tadi Naima kesini"
"ibu tidak tau, tapi sepertinya dia ingin mengatakan sesuatu.."
"Baiklah nanti Tya hubungi dia saja Bu, ini makanan untuk ibu, Tya mandi dulu"
.....
"Hallo, Nima?.." Nima, aku memanggilnya Nima entah kenapa, padahal namanya Naima
"Tya tadi kau kemana?." ucap seorang di sebrang telpon sana
"Aku pergi untuk ujian tes, ada apa? kenapa kau tadi kesini?.."
"Aku ada kabar dari Jessica, dia akan pulang besok.."
"Jessica?? benarkah?? kita harus menjemputnya besok.."
"Iya, kau sangat merindukannya bukan?.."
__ADS_1
"Jelas aku merindukannya, ahh mungkin aku sudah lupa dengan wajahnya haha.."
"Mana mungkin..."
"yasudah kalo begitu besok kita kebandara jam 10 Pagi aku akan kerumahmu jam 9, kau tau kan jarak kebandara itu butuh waktu satu jam.."
"baiklah baiklah aku mengerti, aku akan menunggumu Nima.."
"Yasudah kalo begitu aku mau makan dulu, selamat malam Nastya.."
"Selamat malam Naima.."
aku mengakhiri pembicaraan kita dan mematikan telpon..
sudah lama aku ingin bertemu dengan jessica, dia adalah sahabat kecilku dia harus pindah ke Sulawesi karena pekerjaan ayahnya, itu 10 tahun yang lalu apa aku masih ingat dengan wajahnya??
aku segera membersihkan diri dan turun kebawah untuk makan malam bersama keluarga, kebetulan sodara sodaraku sedang ada dirumahku malam ini..
....
bulan sudah berganti menjadi sang mentari, sorot sinarnya menerobos masuk jendela kamarku, aku terbangun karena cahanya silaunya..
"hmmm sudah pagi ya... hooooaaaaammm jam berapa ini.." aku melihat jam dingding kamarku jam menunjukan pukul 07:36.
aku bergegas membersihkan diri, setelah itu aku mengeringkan rambutku dahulu, akhir akhir ini aku jarang berkramas itu karena aku terlalu malas karena sibuk, pagi ini meskipun dingin aku harus membersihkan rambutku..
10:20
"apa aku telat?.."
"jelas kau telat, kemarin kau bilang akan datang jam 9 nyatanya kau datang jam 10.." aku kesal karena naima ternyata bangun kesiangan dan alhasil kami telat menjemput jessica di bandara..
"yasudah tak apa kita kerumahnya saja.." Naima berusaha membujukku
"kau tau rumahnya dimana? jika kau memang tau kita kesana saja" ucapku
"jelas aku tau, yasudah ayo berangkat"
__ADS_1