
"sebenarnya kau tau rumahnya atau tidak?" tanyaku pada naima karna aku ragu dengannya
"aku lupa hehe"
"ishh, kalo tidak salah ini kesini nanti belok kanan terus nanti ada deh rumahnya yang besar itu kan?"
"ah iya iya"
kami berjalan menuju rumah teman kami, sebenarnya kami lupa tapi tidak sepenuhnya lupa.
saat tiba disana kebetulan ada ayah teman kami yang sedang diluar
"ahh kalian Naima dan Nastya kan? mari masuk tapi jessicanya sedang tidur" sapa ayah teman kami
"tidak apa apa kami akan menunggunya saja om"
"baiklah kalian masuk saja om akan kembali bekerja"
kami berdua masuk kerumah dan disambut hangat oleh ibu teman kami, rupanya dia masih mengingat kami setidaknya kami sudah 10thn tidak bertemu, jika keluarga mereka sedang liburan kesini pasti kami berdua selalu tidak ada waktu untuk bertemu dengan mereka, ya mereka juga selalu tidak lama jika disini.
Gadis cantik berambut panjang dengan wajah badmoodnya menuruni anak tangga perlahan dan mengadu sesuatu pada ibunya.
"Ibu, Kak Chandra sangat mesum aku tidak menyukainya.." ketus si gadis itu
"tidak, aku tidak seperti itu Bu" jawab laki laki yang bernama Chandra itu
"Chandra kau tidak boleh seperti itu pada adikmu.." timpal seorang ibu yang asing bagi kami
"Jessicaaaaaaa.." teriak Naima dengan tiba tiba
"humm????.." terlihat bingung yang terukir di wajah jessica
"kau lupa padaku?.."
__ADS_1
"mmm kau Naima kan?.. " dia nunjuk ke arahku
"dan kau Nastya??.." dia malah nunjuk naima
"hahaha jangankan dengan kalian denganku saja dia lupa, padahala aku kakaknya.."
"kau bukan kakak kandungku!!.."
"yayaya baiklah aku akan pergi ke kampus dulu ada latihan basket hari ini..Mah chandra duluan ya.. Bu nanti malam chandra kesini lagi.."
"baiklah hati hati dijalan" ucap seorang paruh baya yang mungkin dia ibunya Chandra
......
Kami mulai berteman kembali dan mengingat semuanya, menceritakan masa masa kecil kami bertiga disini sebelum salah satu dari kami pergi jauh dan entah kapan kembali, namun saat ini sudah kembali dan berkumpul bersama.
kami bertiga berkuliah di kampus yang sama, dan ya tentu saja aku diterima di universitas impianku... ahhhh aku sangat bahagia benar benar bahagia aku bahkan tidak percaya...
"ya ampun Tya kenapa kau girang seperti ini? ibu tau kau masuk kampus impianmu belajarlah yang benar ya.."
"iya Bu, Ayah mana? belum pulang?.." ayahku memang sering pulang malam karena pekerjaannya atau kadang tidak pulang karena terlalu lelah untuk pulang.
"Ayahmu masih dikantor mungkin sebentar lagi pulang, kau mau memberitahu kabar bahagia ini pastinya ya haha.."
"Ayah pulaaang.." akhirnya ayah pulang
"Ayaaaahh.." aku langsung berlari memeluk ayah dan memberitahukan bahwa aku diterima di kampus impianku.
"wahh benarkah? ayah sangat senang, baiklah kau mau apa? ayah sudah berjanji kan akan memberimu hadiah jika kau berhasil masuk kampus itu?" tanya ayah yang mengingatkanku akan janji ayah 1tahun yang lalu disaat aku masih kelas 2SMA.
"mmm boleh kah Tya mempunyai mobil pribadi?.." tanyaku ragu, karena mungkin ini keinginan yang berlebihan.
"baiklah, tapi mungkin kau harus sedikit bersabar.."
__ADS_1
"ahh baiklah, jika tidak jadi pun tak apa yah, tapi terimakasih sebelumnya Tya sayang ayah" aku mencium pipi ayahku lalu pipi ibuku aku langsung menuju kamar dengan wajah yang sangat ria.
.....
hari ini adalah hari pertama kami masuk kampus, kami memiliki banyak teman baru tentu saja kami juga memiliki tanda kaka tingkat haha..
"Jess dia kakakmu yang kemarin ya, siapa namanya?.." tanya naima yang penasaran, memang dia baru saja melihat laki laki yang berada di rumah jessica waktu pertama kali mereka kesana
"ahh dia kak Chandra, kenapa? kau menyukainya?.."
naima tidak mejawab, dia hanya fokus melihat Kak Chandra yang sedang berada di depan.
hari pertama kuliahku menyebalkan, sangat menyebalkan sepulang dari kampus ada kaka tingkat yang memaksa berkenalan padahal sudah jelas kami tidak mau, huhh sangat menyebalkan..
"ayolah kita berkenalan dulu.." ucap salah satu kating yang terus mengganggu kami
"KAKAK TINGKAT YANG TERHORMAT!! KAMI TIDAK INGIN BERKENALAN DENGAN KALIAN JADIIII KALIAN MINGGIR" ucap naima yang terdapat penekanan dalam setiap katanya..
"ada apa ini?.." ucap seseorang dari arah belakang kami, sontak membuat kami bertiga melihat kebelakang dan 3 laki laki yang merupakan kating tadi hanya diam mematung.
"ngapain lo ganggu adek gue?.."
"Cih, ayo kita pergi.." ucap salah seorang kating tadi yang membuat teman temannya pun ikut pergi
"huaaaa kak chandra terimakasih loh udah nyela-..." ucapan naima belum selesai
"berisik!! bukankah kalian ingin masuk organisasi seni teater? bukankah sekarang waktunya perkenalan kenapa kalian masih disini?.."
"ish kak chandra mah gitu.." ucap naima kesal karena omongannya tadi sempet terputus
"iya gimana orang kita diganggu oleh kakak tingkat tadi" ucapku kesal karena memang kita sedang buru buru tapi kating tadi malah mengganggu kami.
kami pergi keruangan organisasi seni teater, memang kami bertiga ingin masuk kedalam organisasi ini ya kami hanya senang beracting saja.
__ADS_1