
Dua hari kemudian...
Hari Manajer datang ke rumah mereka,yah Zena harus menyebut rumah nya menjadi rumah MEREKA semua.Pria yang bekerja sebagai manajer Member Lucifer itu memberiyahukan bahwa akan ada pertunjukkan di amerika .
Dan hari ini mereka semua sudah bersiap-siap untuk berangkat ke Amerika ,Awalnya semua orang menolak pergi ,apalagi NamJoon ,pria Kim itu sangat menolak meninggalkan Zena di Korea.Bahkan dia memeluk kaki Zena sambil menangis histeris yang tidak cocok dengan Image nya yang keren.
Flasback...
"Aku menolak !!!" bentak NamJoon dengan wajah penuh kekesalan,Sedangkan Member lainnya hanya diam tidak ingin menganggu Leader mereka yang menolak tawaran yang diberikan manajer pada mereka.
Bahkan Zena yang sebenarnya tidak memiliki urusan sekarang mendapatkan sakit kepala ,karena pria itu memeluk kaki nya sambil memasang mata berair siap menangis.
"Apa yang kau lakukan kak?"seru Zena tak mengerti.
NamJoon mengangkat kepala nya yang sudah penuh kesedihan,"Aku tidak ingin meninggalkan adikku ku,Hiks...Hiks..padahal baru semalam aku mendapatkan mu!!"
'What mendapatkan mu?anda pikir saya barang!!'batin Zena tak mengerti.
Tangan nya terulur dan menepuk-nepuk pundak NamJoon sambil memasang sikap tenangnya .
"Ayolah..inikan untuk karier mu dan karier yang lainnya.."
"Tidak...aku tidak ingin pergi !!"
"Sungguh memusingkan...."
*TRING*
Ponsel Zena berdering ,gadis itu dengan cepat membuka isi pesan yang berasal dari Tuan Kim.
[Zena tolong kamu ke Amerika sayang ,Papa sibuk pergi ke Italia karena perusahaan kita disana,Cabang di Amerika ada sedikit masalah,Asisten Li akan menemamimu disana..]
Membaca Isi pesan itu,Zena mengangkat kepala nya dan melihat ke arah NamJoon ,tidak lupa tersenyum manis.
"Aku akan menemani kalian ke Amerika ."
Mendengar ucapan adik nya,NamJoon seketika menjadi ceria langsung memeluk Zena dengan erat.
"Maka semua beres.2 hari lagi kita berangkat!!"ucap NamJoon semangat seperti anak kecil.
Flashback off
Mengingat kejadian kemarin,Zena hanya bisa menggelengkan kepala nya merasa lucu,sekarang mereka sudah ada di bandara dan tepat Zena melihat Asisten Li yang berjalan kearahnya.
"Halo Tuan muda..Nona Muda!!"
__ADS_1
"Halo Paman Li,Apakaha persiapan kita disana sudah beres?"tanya Zena
"Persiapan apa?"tanya NamJoon tak mengerti ,apalagi kenapa Asisten Li ada di sini.
"Oh aku lupa memberitahukan Tuan Muda,bahwa Nona Zena akan ke Amerika untuk Cabang kita disana yang sedikit bermasalah."
"Kau akan pergi untuk itu?ku kira kau akan ikut untuk liburan.."seru NamJoon .
"Aku kerja sambil liburan kakak,dan juga aku akan menemani mu di sana ...aku akan menjagamu"balas Zena dan melangkah lebih dulu masuk.
*3 jam kemudian..*
Mereka sampai ke bandara Amerika dan langsung menuju ke Hotel yang telah di siapkan,Awalnya Hotel Zena dan Member Lucifer beda Hotel,tapi NamJoon langsung ngambek dan akhirnya Zena mengalah dan memilih untuk satu hotel.
*Di hotel🏢*
Zena mendapatkan kamar single ,tapi langsung di tolak oleh NamJoon,karena Zena masih di bawah umur,Pria itu memilih untuk 1 kamar dengan adik nya itu.
'Bayi besar ini....'
Zena hanya bisa pasrah dan mengikuti kemauan pria tampan itu ,NamJoon di sisi lain sangat-sangat bahagia.Mata nya tidak pernah redup akan sinar kebahagian,Bahkan Jin dan J-Hope yang tua hanya menggelengkan kepala mereka.
Sebenarnya bukan hanya NamJoon yang ingin tidur bersama Zena,tapi Semua pria itu,ingin 1 ruangan dengan Zena apalagi Zena sangat imut dan menggemaskan.Membuat siapapun gatal ingin mencubit pipinya.
"Akkhh!!"pekik Zena dan menatap pelaku yang mencubit pipinya kesal.
"Yah Adik manis?uhh kau sungguh menggemaskan,tidak heran banyak yang ingin menculik mu"
"Bisakah anda diam!!"
"Oh sangat galak.Aku suka!!"
Zena hanya pergi dan berhenti seketika ,saat melihat ke 7 pria itu yang memiliki wajah kelelahan,Kerutan di kening Zena semakin dalam,dia tahu bahwa dunia hiburan itu keras,bahkan ada yang terlalu bekerja keras.Dan seperti para pria tampan itu,mereka mengeluarkan aura penuh kelelahan,bahkan deruan nafas mereka kadang tak teratur.
Dengan tenang,Zena mendekati ke 7 pria itu lagi ,dan menatap mereka serius , "kalian harusnya istirahat saja..bukankah kalian lelah.."
"Uhhh adik manis mengkhawatirkan ku..!!"(J-Hope)
Zena diam ,hanya menatap mereka dengan tajam,tapi yang tak dia tahu bahwa penampilan nya sangat menggemaskan bahkan imut sekali.
Di pikiran ke 7 pria tampan itu beda dengan perkataan Zena.
"Sangat imut!!"(Jin)
"Mamaku sangat manis!!"(Suga)
__ADS_1
"Aku ngak papa kok di kalah imut kalau sama dia.."(Jimin)
"Menggemaskan~"(V)
"Emm...Calon pendamping masa depan ku"(Jungkook)
"Um...adikku memang yang paling imut.."(NamJoon)
Zena tahu bahwa perkataan nya pasti masuk telinga kanan keluar telinga kiri lagi,dengan frustasi gadis itu memegang kepala nya lelah.
"Apa kalian mendengar ku !!" seru Zena dengan kesal.
Pandangan lamunan mereka akhirnya buyar,J-hope lebih dulu bicara.
"Adik manis...kami tahu apa maksud mu,hanya saja kami yang memilih pekerjaan ini..resiko kami tanggung sendiri."
"Bahkan jika begitu,kalian masih manusia,butuh istirahat!"bantah Zena.
"Sayang,kami tetap bisa berdiri tegak kok,bagaimana aku akan meminang mu jika begini saja aku sudah kalah..aku kuat kok.."Seru Jungkook tidak lupa mengedipkan sebelah matanya nakal.
Zena,"............"siapa yang membahas soal nikahan sih.
*BUUKH*
NamJoon melempar bantal dekatnya dan menghantam wajah Jungkook dengan keras .
NamJoon berdiri dan memegang bahu Zena ,menunduk sedikit untuk menyamakan tinggi mereka.
"Kakak masih kuat kok,Jangan khawatir Nana"
"Baik aku paham,Saat kalian Konser mungkin aku sedikit telat,tapi pasti datang."balas Zena dan memeluk NamJoon erat.
NamJoon di sisi lain,merasa sangat fantastis di peluk oleh Zena sendiri atas kemauan gadis kecil itu sendiri .
Dengan kuat NamJoon memeluk Zena sangat erat,hampir membuat gadis itu sesak nafas.
" le-lepaskan!!Sesak bodoh!!"bentak Zena.
"Heheheh...Kamu terlalu manis Nana"
Balas NamJoon dengan senyuaman malu nya memerkihatkan lesung pipi yang manis.
Zena terpesona,'wahhh ada lesung pipi nya....sangat manis!!KYAAAAA!!!😍"
..................................................................................
__ADS_1
Next.......