
AMERIKAš
Negara maju dan memiliki kemampuan dalam teknologi maupun politik mereka ,bahkan di sana mata uang mereka lebih tinggi dari pada mata uang Korea .
Zena dan rombongan para member akhirnya sampai ke hotel yang telah di pesan beberapa saat lalu bahkan mereka sudah ada di kamar ,dengan Zena dan NamJoon dalam kamar yang telah di siapkan.
Asisten Li telah menyiapkan ruangan yang dapat di gunakan Zena untuk melakukan pekerjaan kantor nya sendri tanpa di ganggu,bahkan NamJoon terkejut saat tahu bahwa adiknya bukan datang untuk liburan tapi untuk Kerja.
Bahkan di usia Zena yang sangat muda itu,Zena tidak menolak ,menurut nya ini adalah kegiatan yang menyenangkan untuk mendapatkan kekuatan di dunia manusia dan memenuhi rasa ingin tahu nya.
Asisten Li melangkah di samping Zena ,lalu menyerahkan sebuah dokumen cukup tebal pada gadis itu,
"Nona muda,ini adalah Dokumen yang berhubungan dengan cabang yang akan ada urus..."
"Em."jawab Zena dan membuka halaman kertas di tangan nya,bulu mata lentiknya seperti gelombang.
NamJoon hanyut memandangi kecantikan adik nya itu,bahkan dia harus akui bahwa adiknya sangat cantik,apalagi gadis itu tak memakai topeng.
Rambut Gray yang panjang sepinggang,serta pakaian biasa yang bahkan masih mengeluarkan kekuatan kecantikan gadis itu.
"Em...adikku memang manis.."
DING
ponsel NamJoon berbunyi tanda ada pesan yang masuk,pria itu membuka nya dan melihat bahwa itu pesan Grup untuk berkumpul di ruangan latihan yang di siapkan hotel.
Sebenarnya karier Grup Lucifer belum terlalu terkenal,baru-baru ini mereka telah debut dan bahkan memiliki cukup banyak penggemar di berbagai pelosok dunia.
"Nana,Kakak akan pergi dulu.."seru Namjoon dan berjalan keluar dari ruangan,Zena hanya mengangguk dan kembali sibuk memeriksa dokumen di bantu Asisten Li.
6 jam kemudian....
Zena melihat bahwa waktu telah berlalu sangat lama ,tapi tidak ada tanda kelelahan di wajah cantik nya,jangan remehkan darah malaikat di nadi nya ,kemampuan Zena sangat kuat untuk bertahan.
Sedangkan asisten li harus mengakui bahwa dia terkejut dan kagum betapa berbakatnya Gadis kecil itu dalam mengurus perusahaan ,bahkan sangat menyeramkan saat pria baya itu membayangkan jika gadis ini yang memimpin rapat dan tidak ada lelahnya.
"Asisten Li anda bisa istirahat,semua nya telah ku selesaikan dan kupahami,besok anda bisa menjemputku.."
"Baik Nona."
Dengan itu Pria itu keluar dari ruangan\kamar Zena ,di balik jendela Zena bisa melihat hari sudah sangat gelap,bahkan tanda - tanda kakak nya kembali belum ada.
"Apa dia bekerja sangat keras?"gumam Zena ,lalu beranjak keluar untuk mencari kakak nya itu.
Mengandalkan Aroma NamJoon yang familiar ,Zena seperti anjing pelacak karena hidungnya sangat tajam mencium bau.
Gadis itu masuk dalam Lift dan menuju lantai 6,satu lantai di bawah lantai kamarnya.Saat Lift terbuka,Gadis itu di sambut dengan banyak nya tamu-tamu lainnya yang ikut menatap nya dengan kaget.
__ADS_1
Jangan salahkan tentang sikap pelupa Zena dan ceroboh nya,dan apa yang membuat gadis itu jadi pusat perhatian adalah wajah cantik,polos dan sempurna nya terpampang jelas di mata orang-orang asing itu.Apalagi Zena tidak memakai riasan ,tapi seakan di mata manusia biasa ada cahaya putih yang menyinari di belakang sosok gadis itu,sangat mulia.
Bahkan rambut Grey Zena terlihat bewarna putih dan abu-abu ,gabungan dua warna,wajah Zena mirip seperti orang asia,tapi mata biru nya sangat indah bahkan lebih jernih dari mata siapapun.
Zena tanpa sadar memerah di tatap dari dekta,tapi berfikir bahwa dia harus menemukan Kakak lainnya dia akhirnya berjalan pergi.
Sampai dia menemui pintu dan bau NamJoon berasal ,Zena perlahan membuka nya,dan siapa yang ia temui bukan NamJoon ,tapo Jin,hanya dia seorang.
Jin ikut melihat ke arah pintu yang dibuka,dan dia terkejut saat melihat bahwa itu adalah Zena .
"Oh Adik manis..."
"Halo Kak Jin..Dimana Kakak-kakak yang lainnya?"
"Oh mereka sedang mencari bahan makan..Tapi sangat susah saat hari sudah malam.."
"Begitu....OH!! Kakak suruh mereka kembali saja,aku bisa kok menumbuhkan sayuran dan tanaman lainnya.."
Jin akhirnya menelpon yang lainnya untuk kembali,dan sejam berlalu akhirnya mereka kembali ,hanya membawa bumbu saja.
"Kenapa kau menelpon ...Eh ada Sayangku..."Jungkook yang tadinya kesal langsung semangat berapi saat melihat sosok Zena,dengan cepat pria imut itu merapat di sisi Zena.
"Mama!!"panggil Suga dan ikut menempel di Zena.
"Baby...kau di sini!!"Taehyung juga tak kalah semangat dan menempel di sisi Jungkook .
"Woow gadis kecil ku di sini...."J-Hope.ikut menempel di sisi Suga.
"Aahhh sudah tak ada tempat lagi!!"Jimin mengeluh kalah melihat bahwa Zena telah di himpit 4 pria tampan.
NamJoon melihat adik manis nya di Kurung oleh 4 pria gila siap mengamuk,tapi lebih dulu Zena yang menyingkirkan mereka menjauh.
__ADS_1
"Pindah...Kak Jin dimana kakak mau masak?"
Jin tersenyum bangga pada ke 6 pria yang di abaikan Zena ,dan hanya dia yang di panggil .
"Ayo kita ke dapur,ada di sebelah sana"
Kedua nya pergi,tapi ke 6 pria itu tak mau kalah,mereka langsung mengikuti di belakang membuat pintu dapur terhalang oleh mereka.
Zena mengarahkan telapak tangan nya di meja ,perlahan cahaya bewarna hijau mulai keluar dan bersinar terang,sulur-sulur tanaman mulai muncul dan menjalar ke atas meja,mata Zena bercahaya menjadi warna emas sangat jelas.Perlahan Buah-buahan ,serta sayur-sayuran segar mulai tumbuh dari sulur-sulur itu.
Ke 7 pria itu hanya bisa tergangga lebar karena pertunjukan fantasi di depan mereka,Jin bahkan yang berada paling dekat dengan Zena tak bisa menghilangkan rasa terkejut nya.
Zena kembali menarik kekuatan sihir nya ,lalu melihat ke arah Jin dengan senyum bangga.
"Lihat kan...aku jamin buah dan sayurku lebih segar dan enak dari tempat manapun!!."
Jin akhirnya kembali sadar ,hanya bisa mengambil tomat dan memotong nya ,pria itu akhirnua larut dalam kegiatan masak nya.
Tak lama makanan Siap,mereka makan bersama dengan gembira,bahkan tak di pungkiri beberapa orang berebutan menyuapi Zena makanan.
Selesai makan mereka akan langsung kembali untuk tidur,Karena pengunaan sihir,Zena lebih dulu tidur ,bahkan gadis itu sudah berada di pelukan kakak nya dan di bawah kekamar mereka.
Sesampai di kamar,NamJoon membaringkan adiknya di kasur dan menepuk kepala gadis itu lembut. Tatapan pria itu sangat lembut dan penuh kasih.
"Selamat tidur,my little sisterš"
NamJoon tidur di sisi lain ,sambil memeluk adik kecil itu ,aroma Zena sangat menyegarkan membuat pria itu langsung tertidur.
.
.
.
__ADS_1
Next duluāāāāā