PENYIHIR MUSIK

PENYIHIR MUSIK
9


__ADS_3


Zena menatap telapak tangan nya yang mengeluarkan Energi dari dalam diri nya,setiap warna mewakili elemen alam yang ada.


'Mentahari berikan lah cahaya mu yang murni pada ku....'


'Angin berhembus membawa pesan dari mu....'


'Air mengalir dengan bebas nya ...'


'Ku berdiri di tanah seorang sir....'


(Ini namanya lagu abal-abalπŸ˜‚πŸ˜‚)


SRIIINNGGGG


Telapak tangan Zena langsung mengeluarkan cahaya yang sangat besar ,menutupi semua pandangan orang-orang di stadion..


Tak lama,saat cahaya mulai menghilang,apa yang mereka lihat adalah Huta yang di penuhi oleh pohon-pohon dan tumbuhan yang tumbuh dengan segar nya.


" Di mana kita??" ucap Max dengan tatapan terkejut.


"..Ini adalah Alam yang sangat asri ,sengaja membawa kalian melihat ,bahwa alam yang di penuhi tumbuhan adalaha suatu hal yang sangat indah..."ucap Zena.


οΏΌ


TUK


Menjentikkan tangan nya,Semua pemandangan kembali seperti semula,yaitu di stadion.Zena mengerakkan kedua tangan nya ke depan,lalu aliran sihir mulai masuk menuju ke arah nya.


Tanaman seperti pohon besar dan bunga mulai menghilang sampai akhir nya sirna.


Zena berbalik pergi tidak menunggu Max memberikan kata-kata lain,karena apa yang sekarang dia lihat adalah gumpalan energi yang sangat kuat.


Menyentuh gumpalan energi yang hanya bisa dia lihat seorang diri,Energi ini bewarnaΒ  putih ,sangat tenang .

__ADS_1


Melihat sumber energi itu,adalah seorang pemuda dengan rambut di warna i menjadi warna kuning pucat,tapi wajah itu sangat tampan.


Pria itu tak lain adalah NamJoon yang bersandar di dinding ,saat merasakan kehadiran orang lain,NamJoon berbalik pada pihak lain.


"Kau...siapa sebernanya dirimu?"tanya Nam Joon dengan tatapan menyipit,memeriksa sosok Zena yang mengenakan topeng .


Zena tersenyum kecil,lalu sedikit membungkuk ,memberikan salam ala seorang putri di dunia nya,


"Halo...aku Zena."balas Zena dengan jujur.


"Zena? Marga mu apa?"tanya Nam Joon sambil berdiri tegak ,dengan tangan kanan masuk ke dalam kantong celana nya.


"Lebih baik tidak tahu...Cukup tahu aku Zena"Dasar orang kepo!!


"Aku ingin bertanya,kenapa Ayah ku,Presdir Kim,merekrut mu secara pribadi,dan yang kulihat kau sangat dekat dengan nya.."


"Kalau ingin tahu,maka besok akan tahu.."Zena lalu kembali berjalan melewati NamJoon yang terperangah kaget,karena baru kali ini ada gadis yang mempermainkan nya.


Zena kembali ke Apartemen nya,dan mengeluarkan ponsel nya ,mengirim pesan pada Tuan Kim


ZenaΒ  : Papa ,besok aku akan kembali ke Mansion.


Papa :oh syukurlah sayang,kau tidak tahu Mama mu ingin membunuh Papa jika tidak mengembalikan mu*.


*Zena : Yang sabar pa.


Papa : Oh anak nakal itu juga akan balik.


Zena: Baiklah.Pa mungkin aku akan telat besok.


Papa : Tidak papa.


Zena :kalau begitu selamat malm pa


Papa : Malam Sayang*.

__ADS_1


Zena menghempaskan tubuh nya ke ranjang,tangan kanan nya terulur dan menarik kalung dari leher nya ke depan.


Menutup mata nya,Zena memasuki ingatan masa lalu nya yang masih tersimpan dalam memori nya .



Seorang gadis dengan rambut grey sepinggang ,berlari menyusuri hutan,Setiap langkah kaki nya menumbuhkan bunga - bunga indah,gadis itu mengenakan gaun seperti orang yunani,bewarna putih dengan sulaman emas di ujung pakaian.


" Zena kembali sekarang!!"teriak seorang pria dari atas langit.


Gadis itu,Zena,mengangkat kepala nya ke atas,di mana di sana telah berdiri- ralat terbang ,Seorang pria dengan sepasang sayap putih yang besar berada di atas langit terbang,sambil menampilkan wajah masam.


"Ayah!!"teriak Zena kecil lalu mengulurkan kedua tangan nya.


Pria itu,Ayah Zena,seorang malaikat ,perlahan turun dan siap menjangkau putri nya saat sebuah gerbang dimensi hitam tiba-tiba muncul.


WUUUUSSHHH


Ayah Zena langsung menarik putri nya cepat dan menjauh dari sana,lalu sosok seorang pria kecil,bocah laki-laki keluar dari dalam lubang hitam itu.


"Ma-Manusia!!!Bagaimana bisa!!",Pekik Ayah Zena dan menggendong Zena kecil ke langit.


"Ayah ah...lihat bocah itu pingsan,"ucap Zena dan menunjuk ke arah manusia kecil itu.


"Hahh...kali ini saja.."Ayah Zena perlahan menggerakkan tangan nya dan tubuh manusia kecil itu perlahan naik keatas.


"Ayo pulang"ucap Ayah Zena dan mengepakkan sepasang sayap nya pergi.


FALSBACK OFF


πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


ZENA membuka mata nya dengan ekpresi tenang,bangun dari kasur nya,Zena terduduk dan menatap keluar jendela yang sudah terang.


" aku benar-benar telat..."ucap Zena dan berdiri ,gadis itu berjalan ke arah kamar mandi.

__ADS_1


Next....⭐


__ADS_2