
Zena berada di cabang perusahan saat ini,sedangkan ke 7 pria tampan itu sudah berada di tempat acara akan di langsung kan,masih sama stadion bola di Amerika.
Hari sudah gelap ,terlihat dari jendela besar tempat Zena berada,sedangkan di depan gadis itu Asisten Li sedang mengatur dokumen hasil rapat beberapa waktu lalu,yang harus Pria baya itu akui,Nona muda mereka sangat kejam,tidak segan menggunakan sihirnya untuk menggantung para karyawan yang meremehkan nya.
.
.
.
ZENA POV*
Jujur saja setelah mengerjakan semua urusan di perusahaan ini,aku tiba-tiba merasa tidak nyaman dalam hatiku.
Berdiri dari kursi kebesaranku,aku beranjak pergi,tidak lupa mengambil topeng dan jas putih ku,Setelan jas khusus wanita membuat aku terlihat sangat menawan harus ku akui akukan emang cantik.hohoho....
"Paman Li tolong siapkan kendaraan ,kita ke tempat kakak.."
"Baik Nona ."
*3 menit kemudian
Aku sudah sampai di bawah dan mobil sport mewah dengan warna putih sudah terparkir rapi di depan ,dengan sopan sopir membuka pintu untukku.
"Silahkan Nona."
"Terima kasih."
Kami langsung pergi ke tempat NamJoon dan yang lainnya,bahkan perasaan ku menjadi lebih tidak nyaman lagi.
"Percepat."perintahku dengan wajah datar.
Melihat ke arah jendela ,suasana malam di kota sangat ramai dan meriah ,bahkan saat kami sudah mencapai stadion acara ,orang-orang atau penonton nya bahkan sangat banyak ,susah untuk bergerak.
Untungnya karena identitas Zena ,penjaga di sana dengan mudah membiarkannya masuk,siapa yang mau mencari mati dengan Penyihir yang baru-baru ini viral,mereka cukup melihat iris biru,rambut grey dan tatapan tajam itu sudah hampir lari terbirit-birit.
'Pengecut...apa manusia memang mudah takut..?'
AUTHORPOV*
Saat Zena turun dari mobil nya,semua orang terkesiap kaget karena kemunculan seorang gadis kecil yang sangat cantik,bahkan jika wajah nya di tutupi topeng.
"Apa dia penyanyi yang viral itu?"
"Eaahh dia terlihat sangat muda."
"Dia itu punya kekuatan seperti di novel² loh"
"sangat² cantik!!"
Zena mengabaikan obrolan orang-orang padanya,dia terfokus pada aura keputusasaan yang menyebar di tempat itu,ada beberapa tenda yang di bangun di belakang panggung,Zena melihat sumber aura gelap itu berasal di tempat sudut gelap.
Zena mempercepat langkahnya ,dan apa yang ia lihat ada beberapa punggung pria yang mengelilingi seseorang ....tidak bukan satu orang,tapi 3 orang pemuda yang pakaian mereka yang sudah motor serta wajah mereka yang memar.Dan Zena mengenali perawakan salah satunya adalah Jungkook.
Mata Zena sontak melebar dan tubuhnya bergetar kuat,tangannya terkepal dan siap meninju para ******** itu.
__ADS_1
Karena tidak mengetahui bahwa ada orang lain selain mereka di sana,mereka orang yang punggungnya di lihat Zena melayangkan kaki mereka dan menendang perut pria yang sudah lemas.
"Hahahah kalian benar-benar merasa hebat hanya Karena sudah sedikit terkenal!!"
"Kalian cuma ******** yang sok"
"Mimpi saja!!"
"Karier kalian akan hancur tidak lama lagi"
"Lebih baik mundur saja dari dunia hiburan"
"HAHAHAHAH!"
Karena kepala menunduk ,Zena tak bisa melihat siapa yang menunduk dua lainnya.
Mendengar ucapan jahat mereka,mata Zena berubah menjadi Emas seutuhnya ,rambutnya menjadi emas juga.
*Deg*
'Beraninya mereka...'
*Deg*
'Beraninya mereka melukai anak-anakku.'
*Deg*
"MATI KALIAN ********!!"teriak Zena yang sudah kehilangan kesabarannya.
Seorang gadis dengan rambut dan iris mata emas yang menyilaukan ,serta sayap putih yang kokoh di punggungnya.



Perubahan Zena juga mengejutkan Jungkook dan kedua temannya yang lain,mereka kompak berseru dengan kagum,
"Malaikat...."
Zena menggerakkan giginya dan berjalan mendekati mereka,bahkan setiap langkahnya membuat tanah yang ia pijak retak.
"Apa...yang ...kalian ..lakukan...pada Bangtamku..."ucap Zena dingin ,matanya menatap ke 5 pelaku itu dengan dingin.
(Untuk di ingatkan lagi.....Zena itu adalah anak dari campuran Penyihir dan Malaikat..Setiap kali Zena dalam Mode hilang kontrol atau emosi dan perasaan nya meningkat drastis maka dia akan berubah menjadi seorang Half-angel)
Zena tidak lupa memasang pelindung untuk menutupi keberadaan nya ,bahkan smirk di bibir gadis itu sangat dingin .Jungkook langsung mengenali sosok Zena saat melihat senyum dingin gadis itu,jangan lupa mereka satu rumah.
"Ze...ze...Zena..."panggil Jungkook.sambil meringis karena luka di bibirnya.
"Hah?"kedua orang di samping terkejut,mereka adalah Taehyung dan Jimin.
"Kau bilang dia Zena?"Jimin menatap Jungkook kaget.
__ADS_1
"Dia benar-benar sekuat itu!!" seru taehyung tak percaya.
Zena menggerakkan tangan kanannya dan tanah di bawah nya langsung bergetar kuat.
*Krak*
Sulur-sulur dari dalam tanah menembus keluar dan langsung menyerang orang -orang itu ,dengan cepat sulur tanaman Zena mengikar kaki mereka dan menggantung nya.
"HUWAAAAA!!!TURUNKAN AKU!!"
"TURUNKAN!!"
"KAMI MOHON MAAF !!"
"KAMI MENYESAL!!"
"LEPASKAN KAMI!!"
Mereka berlima berteriak memohon dengan wajah yang pucat pasi dan taku.Zena bahkan hanya tersenyum sinis sambil melirik mereka,lalu melanjutkan langkah ke arah kakak-kakak tampan yang udah babak belur di sana.
"Kak Jungkook?"panggil Zena tidak lupa memberikan senyuman manisnya,bentuk nya perlahan kembali menjadi semula.
"Zena...kau..kau sangat hebat!!"puji Jimin semangat walau pria itu harus Meringis sakit memegang lukanya.
"Kakak Jimin...wajah mu udah ngak manis lagi ..."ejek Zena.
Taehyung berusaha berdiri tapi terhuyung kedepan,dengan sigap Zena menahannya.
"Kakak Terluka ...duduk dulu.."
Zena mengulurkan telapak tangannya ke wajah Taehyung ,cahaya emas langsung keluar dari tangan gadis itu dan masuk ke dalam tubuh Tae.
*Sriingg*

(Begini yah kalian bayangin,tapi karakter nya bukan di gambar)
Ketiga pria tampan itu terkejut,mereka bahkan lupa menutup mulut mereka karena kaget.Taehyung merasakan luka menghilang ,rasa sakitnya seakan tak pernah ada.
"Ini...benaran?Wahhh kau benar-benar hebat!!" Taehyung menatap Zena dengan pandangan kagum.
"Luka kakak parah,bukankah nanti kakak ada pertunjukan,tidak boleh mengecewakan penonton kan."balas Zena lembut.
Zena menyembuhkan Jungkook dan jimin dengan cepat ,tidak ada yang tahu bahwa penggunaan 'Teknik Penyembuhan ' ini cukup beresiko bagi Zena,tapi gadis itu tidak akan memberitahu kan efek nya .
"Kalian ada penampilan,pergilah biar MEREKA ,Zena yang urus dan oh tolong katakan pada kakak ku kalau aku sibuk jadi telat.."
Setelah mengatakan itu,Zena berdiri dan meninggalkan ketiga pria tampan itu ,gadis itu mengendalikan sulur-sulur tanaman nya dan membuat portal dimensi dan masuk ke sana sambil menyeret para pelaku yang di gantung kakinya.
Next aja dulu....
__ADS_1