Percaya Sebuah Takdir

Percaya Sebuah Takdir
bab 10


__ADS_3

setelah by memberikan nomor rekening nya, Rian pun langsung mentransfer uang tersebut,dan betapa kaget nya by melihat jumlah uang yang masuk ke dalam rekening nya, ini tidak salah anda mentransfer terlalu banyak saya hanya membutuh kan 250 juta tapi anda memberikan saya terlalu banyak.


itu tidak masalah kalau kamu butuh atau perlu kamu langsung bilang, bagi bos saya itu tidak ada apa apa nya jadi kalau masih kurang bilang saja bos saya akan mengirimkan lagi untuk anda.


dih dasar orang sombong seandainya gue Ngah butuh ini uang untuk ibu gue Ngah bakalan mau ke temu sama orang sombong kaya dia,mentang mentang orang kaya kata by dalam hati.


"tidak tuan ini lebih dari cukup Mala ini sudah lebih dari cukup,jadi apa saja yang harus saya lakukan dengan bos Anda itu bisa ka saya bawah persyaratan ini ke rumah saya,saya ingin baca di rumah bagaimana" kata by.


oke setelah kamu kamu tanda tangani surat itu kamu baru bisa ke temua dengan bos saya,saya tunggu besok adalah waktu terakhir anda jadi jangan coba coba untuk kabur karena bos saya paling tidak suka dengan orang yang menepati janjinya.


saya bukan nya orang seperti itu oke, saya akan menepati janji, saya bukan orang yang mengingkari janji yang sudah saya buat.


"oke besok kita bertemu lagi di sini dengan jam yang sama" kata Rian.


baik kalau begitu saya permisi setelah selesai by pun langsung pulang kontrakan,sebelum pulang berbelanja kebutuhan dia kebetulan uang yang di terimanya tadi sangat banyak,by sudah mengirimkan uang untuk biaya operasi ibu nya dan biaya untuk kebutuhan lain ibu nya dan adik nya.


setelah sampai di rumah di masuk ke dalam kebetulan ana belum pulang masih ada satu jam lagi sebelum jam kerja habis,by kemudian membersihkan diri nya setelah itu by membaca surat yang berisikan perjanjian itu betapa kaget nya dia melihat isi perjanjian itu.


isi surat perjanjian.




pihak ke dua selalu patuh apa kata pihak pertama dan tidak ada bantahan.




dilarang bertemu siapapun termasuk laki laki.




dilarang mencampuri urusan masih masih




4.kalau di luar pura pura tidak kenal, tapi kalau di depan mama harus seperti pasangan bahagian.


dasar laki laki gila emang siapa juga yang mau sama sama dia, seandainya ibu Ngah sakit mana Sudi gue sama nih orang dasar orang gila.


belum selesai by mengomel telfonnya berdering telfon dari Dinda.


halo kak ibu besok akan melakukan operasi doa kan ibu yang kan semoga Lanjar operasi nya,tapi kak dimana kak by dapat uang sebanyak dan secepat itu kak,kak by juga kirim uang nya banyak bangat.


iya semoga operasi berjalan lancar maaf kakak tidak bisa Nemani kamu,nanti kalau ada cuti dari bos kakak akan pulang terus kamu tidak usah mikirin di mana Kakak dapat uang nya kamu hanya fokus dengan ibu,uang itu kakak pinjam dari teman kak kata by berbohong.


"iya kak kalau begitu Dinda tutup telfonnya ya besok sebelum ibu opersi dinda akan telfon kak by" kata Dinda.


"iya kamu juga jaga kesehatan nanti kalau kamu sakit siapa yang jaga ibu" kata by.


iya kak,setelah itu by kembali melihat isi surat perjanjian itu by tidak habis pikir dengan cara berpikir orang ini,semoga gue bisa menjalani semua ini.


setelah membaca semua perjanjian itu by ngelamun dan tidak mendengar ketokan pintu yang dari tadi di ketok,ana yang dari tadi mengetok pintu jadi kesal sama by,nih anak di dalam ngapain sih dari di ketok juga Ngah dengar apa gimana sih ana teriak sekali lagi dengan kencang.


by yang di dalam pun kaget mendengar teriakan ana yang keras,nih anak bikin kaget aja nanti tetangga pada bagun sambil berjalan membuka pintu.


lama amat sih buka pintu nya loh ngapain sih di dalam,dari tadi tuk gue ketuk pintu Ngah loh dengar sampai sampai gue teriak berapa kali baru loh dengar omel ana.


"iya iya maaf gue Ngah dengar tadi" kata by.


"owh ya bagaimana dengan orang yang loh temui tadi" tanya ana sambil masuk ke dalam rumah.


iya begitu lah dia mau ngasih gue pekerjaan tapi besok baru gue mau ke temua lagi sama dia,untuk bahas kerjaan apa yang dia kasih ke gue bohong by,dia belum mau cerita ke ana tentang pekerjaan yang di berikan oleh orang itu nanti saat nya by baru menceritakan itu.


owh gitu bagus deh kalau dia bisa bantu kamu jadi opersi ibu kamu bagaimana,kamu tidak mau pulang kampung dulu kata ana.


"sebenarnya gue mau pulang tapi setelah gue ketemu ini orang,dan minta cuti ke bos kata baru gue pulang" kaya by.


setelah pulang dari kafe Rian langsung menuju rumah El,untuk menyampaikan bahwa dia sudah menemukan orang yang mau di ajak kerja sama,dan mereka akan bertemu besok untuk kelanjutan kesepakatan mereka.


sesampai di depan rumah El Rian di sebut oleh pelayan di rumah itu,silakan masuk tuan.


"apakah tuan El ada di dalam" kata Rian.

__ADS_1


iya tuan ada di kamar nya kata pelayan setelah itu pelayan itu menuju kamar tuan muda.


tok,,, tok,,, tok,,, tok


"masuk" kata El.


"maaf tuan di depan ada sekretaris Rian" kata pelayan.


owh iya sambil berjalan ke depan untuk menemui Rian,bagaimana apa kamu sudah menemukan nya kata El.


iya bos orang nya, sebelum Rian meneruskan pembicaraan nya El memotong perkataan Rian.


kita bicara di ruang kerja saja sambil menuju ruang kerja, di ikuti Rian mereka akan membahas mengenai perempuan itu.


"bagaiman kamu sudah menemukan nya,apa dia bisa di ajak kerja sama dan juga dia apa dia bisa" kata El.


iya tuan saya sudah menemukan nya dia juga bisa di ajak kerja sama,besok kita akan bertemu dengan cewek dan mendatangani kontrak itu.


"oke besok kita ketemu dia" kata El.


keesokan pagi nya di tempat by


"ana cepat kita telat nih" teriak by.


"iya bawel amat pagi pagi" kata ana.


mereka pun berangkat kerja sebelum sesampai di kafe mereka pun melakukan tugas masing masing.belum selesai membersihkan kan hp nya berbunyi.


(SMS ).


asisten Rian.


kita ketemu setelah jam makan siang di tempat kemarin kata pengirim.


"oke" krim by.


setelah itu by melanjutkan kembali pekerjaan nya,kafe pun mulai ramai oleh pengunjung by yang ngelamun di tempat istirahat.


gue harus bagaimana semoga ini keputusan tepat, bagaiman pun nanti gue jalan nih aja bahagia atau tidak nya itu resiko yang harus gue terima karena ini sudah keputusan gue pikir by.


tak terasa sudah jam istirahat.


loh coba aja dulu siapa tau loh di izin loh bilang ajak ada hal penting yang loh harus lakuin,nanti gue yang ambil alih tugas loh kata ana.


"makasih yang gue ke ruangan bos dulu semoga gue di izin" kata by.


iya semoga bos izin loh,cepat loh sana nanti bos keluar loh Ngah bisa izin apa lagi ini jam istirahat.


by pun menuju ruangan bos nya untuk meminta izin.


tok,,,tok tok.


"masuk" kata bos by.


"owh ya ada perlu apa" tanya bos nya.


"begini pak saya mau minta izin saya ada keperluan di luar pak" kata by dengan takut takut kalau dia tidak di beri izin.


kamu mau ke mana apa sangat penting kata bos nya.


"iya pak ini tentang ibu saya yang mau di operasi Pak" kata by dia pun sedih mengingat tentang ibu nya.


bos pun melihat by dia mengizinkan,oke saya beri kamu izin semoga ibu kamu cepat sembuh.


iya Pak makasih banyak pak,by pun keluar ruangan setelah itu by keruangan istirahat untuk mengambil tas nya.


"ana gue keluar dulu ya loh Ngah usah tunggu gue loh langsung balik aja ke rumah" kata by.


"ia hati hati" kata ana.


by pun memesan ojek online untuk mengantarnya ketemu para orang sombong itu,setelah menempuh setengah jam akhir nya by pun sampai di tempat tujuan nya,dan ternyata dia telat karena orang nya sudah ada di sana dengan menatap by dengan tajam.


waduh telah gue mana liatin nya kaya mau telan gue hidup hidup lagi, dasar orang sombong gue cuman telah tiga menit doang sambil melihat jam yang ada di pergelangan tangannya,by pun masuk dengan sedikit takut karena di tatap seperti itu.


maaf saya telah tadi macet di jalan kata by sambil melihat asisten Rian by tidak mau melihat orang sombong itu.


"iya tidak apa kita juga baru ko datang Ngah lama amat nunggu" kata Rian.


"kalau mau ketemu orang itu harus on time dan gue Ngah suka namanya nunggu apa lagi orang Ngah penting" kata El dingin.

__ADS_1


gue cuma telat tiga menit doang kaya nunggu nya Berjam jam, seandainya gue Ngah butuh gue juga ogah ketemu sama orang sombong kaya loh ya gerutu by dalam hati.


"Ngah usah umpat gue kalau mau bilang langsung" kata El dengan dingin.


" what ini orang bisa tau apa yang gue bilang takut deh gue" kata by dalam hati sambil melirik El.


mata mereka pun bertemu by pun cepat cepat mengalihkan mata nya.


Rian melihat bos udah dingin mulai bicara,bagaiman kamu kontrak yang Karin gue kasih kata Rian.


iya gue bawah ko tapi gue juga mau nambahin beberapa poin dan gue Ngah mau di rugi in sendiri.


"oke poin apa loh mau nambahin" kata Rian.


pertama.


gue Ngah mau ada sentuhan fisik kecuali pegangan tangan itu itu cuman di depan mama nya Tuan ini.


kedua.


gue mau jenguk orang tua gue kapan gue mau bagaimana.


gue juga Ngah mau sentuhan dengan loh loh itu bukan selera gue,gue tuh nyari yang sepadan dengan gue,dan juga gue Ngah larang loh ketemu orang tua loh kapan pun loh mau tapi loh harus sadar posisi loh itu kata El dengan sombong nya.


by yang mendengar omongan orang sombong itu pun ada sedikit kena di hati nya,gue juga Ngah mau dekat loh seandainya gue Ngah butuh uang untuk bunda gue,gue juga Ngah mau kali kata by dalam hati.


oke poin nya gue tambahan silakan tanda tangani kontrak ini sambil memberikan bolpoin dan setelah kamu tanda tangani berarti kamu sudah siap dengan tugas kamu kata Rian.


oke kapan saya mulai akting nya dengan menekan kan kata akting nya sambil melirik ke El.


besok malam saya akan jemput kamu untuk ketemu sama nyonya besar kata rian.


ketemu nyonya besar buat apa kata by tanpa sadar.


ya buat ngenalin loh ke mama gue,loh itu pikun apa kan gue ajak loh kerja sama pura pura jadi pacar gue kata El dingin.


hehehe maaf gue lupa sambil senyum terpaksa.


oke besok kita ketemu lagi jangan lupa,sambil beranjak pergi karena bos nya sudah di ke luar kafe itu.


"oke hati hati" kata by.


semoga gue bisa jalani ini pikir by,setelah itu by pun kembali ke kontrakan.


keesokan hari nya.


by kaget mendapatkan SMS masuk ke hp nya,apa apa nih seenak jidat nya nih orang gue harus sabar terus pekerjaan gue bagaimana,masa gue berhenti sih gue harus omongin masalah pekerjaan gue.


SMS yang terima by.


loh harus siap siap gue jemput jam makan siang dan Ngah pake lama.


siapa lagi kalau bukan sih kulkas yang ngirimin dia pesan.


by pun membalas SMS nya.


tuan jemput saya di kafe tempat saya kerja.


by pun bersiap berangkat kerja seperti biasa nya,Samapi di tempat kerja by melakukan pekerjaan yang biasa iya kerjakan.


di tempat El.


berani berani nya dia nyuruh gue awas aja kata sambil membaca pesan yang di kirim by.


El pun menghubungi asisten nya.


"masuk sekarang" kata El.


tok,,,tok,,,tok,,,


"iya bos kenapa memanggil saya" kata Rian.


"apa masih ada yang perlu saya kerjakan atau apa ada pertemuan hari ini" kata El.


"ada tuan setelah makan siang kita akan bertemu dengan salah satu klien membahas kerja sama kita" kata Rian.


"gue mau loh kosongkan jam gue sampai pulang nanti dan loh yang wakil Lin gue pertemuan nanti gue ada urusan" kata El.


baik bos setelah itu Rian pun kembali ke ruangan nya pribadi nya.

__ADS_1


tak terasa waktu begitu cepat by melihat jam sudah mau menunjukan waktu makan siang,gue harus bilang apa lagi ke bos gue udah berapa kali minta izin, mana tuh kulkas mau jemput gue di sini lagi gue lupa gue belum minta izin lagi mati gue kata by dalam hati.


__ADS_2