
di tempat Febby
setelah bekerja febby dan Kirana langsung pulang ke kontrakan mereka,sebelum plang mereka berbelanja keperluan mereka.
by sebelum pulang kita mampir ke toko gue mau beli sesuatu.
oke gue juga mau beli sesuatu
mereka pun masuk ke dalam toko tersebut dan berbelanja keperluan mereka,setelah itu mereka menuju kasir untuk membayar belanjaan mereka dan mereka pun pulang menuju kontrakan.
setelah mereka sampai ke kontrakan dan membereskan semua belanja mereka,setelah itu mereka menyiapkan makan untuk makan malam.
by bagaimana kalau Minggu depan, kita liburan yuk tapi jangan yang jauh-jauh yang dekat aja seperti pantai seru tuh kalau kita ke pantai apalagi liat sunshine, dan liat matahari terbenam.
"oke pasti seru tuh kan hitung-hitung kita refreshing hahahaha" tawa Febby
"oke deal Minggu depan kita ke pantai".
mereka lagi asik memasak dan bercanda mereka tidak mendengar bahwa Suara hp Febby sedari tadi berbunyi,setelah mereka memasak mereka masuk ke kamar masing-masing untuk membersihkan badan sebelum mereka makan malam.
setelah mandi Febby melihat hpnya 10 panggilan bertulis kan mama, Febby pun kemudian menelfon kembali dia sangat cemas karena banyak panggilan masuk, dan ia tidak ada satupun yang ia dengan.
setelah lama akhirnya Febby mendengar suara dari ujung sana ia merasa lega.
halo ma kenapa lama bangat angkat telfon Febby,kan Febby jadi kuatir jadi mikir yang macam macam.
halo kak saya ini bukan mama,kakak ko Ngah angkat telfon dari tadi aku telfon nomor Kakak ngah di angkat angkat.
maaf dek kakak tadi lagi siapin makan malam kami asik becanda di dapur,hp kakak di simpan di kamar jadi Ngah kedengaran,owh ya kamu kenapa nelfon kakak sampai berapa kali emangnya ada apa,mama tidak kenapa kenapa kan.
begini kak tapi kakak jangan langsung panik ya,kan tadi mama suruh beli sayur di penjual sayur terus aku pulang manggil manggil mama kan Ngah di jawab terus aku cari ternyata mama tidak sadarkan diri di kamar aku panik jadi nelfon kakak sampai puluhan kali.
APA IBU PINGSAN ASTAGA panik Febby terus mama bagaimana, apa sudah sadar atau belum? apa penyakit mama itu Kambu lagi.
kak tenang dulu ka biar aku lanjut jelaskan jadi ka ibu pingsan terus aku telfon kakak berapa kali karena aku panik pak aku ingat ternyata kakak lagi di kota lain,terus ada tetangga yang liat aku panik dan menangis terus dia bantu bawah ibu ke rumah sakit,ibu sudah di periksa dokter bilang hanya perlu banyak istirahat dan jangan kerja yang berat berat.
kata adik Febby.
"maaf kak aku berbohong aku tidak mau kakak panik pusing di sana ini juga atas kemauan ibu supaya tidak bilang yang sebenarnya" katanya dalam hati.
on fallsback
setelah pulang berbelanja Dinda adik Febby di warung.
ibu ana pulang kok sepi ya apa ibu ke kebun belakang,tumben bangat jam begini ke kebun atau ke rumah tetangga,pikir ana,ia pun menuju dapur untuk meletakan belanjanya sebelum sampai di dapur matanya menangkap sosok yang ia cari dari tadi tidak ada muncul,ana kaget melihat ibunya pingsan di kamar,ia pun panik dan menelfon kakaknya berulang ulang,ia pun kemudian tersadar kalau kakaknya tidak ada di sini melainkan merantau mencari pekerjaan.
setelah itu dinda di bantu tetangga membawa ibunya ke rumah sakit,setelah melakukan pemeriksaan dinda di panggil ke ruang dokter.
"kamu anaknya"?
"ia dokter saya anaknya,bagaimana keadaan ibu saya".
bisa kita lanjutkan pembicaraan kita di ruang saya,saya juga ingin menyampaikan beberapa hal mengenai kondisi ibu anda.
"baik dokter".
setelah masuk ke ruangan dokter,dokter pun menjelaskan kondisi ibu Febby,jadi begini dek kondisi ibu anda ini sangat memperihatinkan apa lagi penyakitnya sudah semakin parah,kalau tidak cepat di lakukan operasi penyakit ibu adik semakin tambah parah itu pun jika kita melakukan operasi resikonya sangat besar di tambah fisik ibu anda yang lemah,maaf kalau saya mengatakan yang hal kurang enak kata dokter.
Dinda pun menangis bagaiman ibunya menderita seperti ini,apa yang harus ia lakukan sedangkan kakaknya jauh di kota,apa dia harus memberitahukan keadaan ibunya sekarang pikir dinda.
"kalau boleh saya tau biaya operasinya berapa yang dokter"?
"kalau biaya operasinya sekitar 300 juta dek".
APA dokter 300 juta mahal bangat apa tidak ada pengurangan ya dokter tanya Dinda.
__ADS_1
"ada tapi tidak seberapa paling tinggal 250 juta dek".
"apa sudah tidak ada lagi pengurangan ya dok".
itu sudah dek,kalau ada yang membantu pembayarannya ya itu lebih bagus.
siapa yang mau bantu di zaman sekarang apa lagi sebanyak itu pikir ana putus asa.
baik dok kalau begitu saya permisi,mau liat keadaan ibu saya.
"terima kasih dokter" kata Dinda
"silakan".
setelah dari ruang dokter ana pun bergegas keruangan ibunya,ia melihat ibunya sudah sadarkan diri ana pun masuk.
bagaimana buk apa ada yang sakit,atau apa buk bilang aja ke ana nanti ana panggil kan dokter,ana pun mulai menangis,ibu ko Ngah bilang kalau punya penyakit yang sudah parah bagaimana ibu menyembunyikan ini dari ana dan kak Febby buk,tadi kak Febby nelfon ana dia kuatir tentang kondisi ibu,apa ana bilang buk kalau ibu sakit parah,tangis ana sambil memeluk ibunya.
jangan kasih tau kakakmu ibu tidak apa ibu hanya perlu istirahat sudah cukup kok nak sambil mengelus kepala Dinda.
tapi kata dokter ibu harus segera di operasi kalau tidak sakit ibu semakin para tapi kata dokter lagi operasinya banyak resikonya buk,tapi dinda dan kak Febby akan mencari uang buk supaya ibu di operasi dan kembali sehat lagi,ibu harus sembuh ya buk.
jangan terlalu memikirkan itu ibu tidak apa apa besok ibu sudah keluar,tapi dinda harus janji tidak akan kasih tau tentang ini semua ke kakak Febby janji sama ibu ya,ibu tidak mau dia kepikiran dan tidak fokus kerjanya kan dia baru dapat kerja di sana.
"tapi kakak Febby harus tau".
ibu mohon jangan kasih tau kakakmu,dan jangan kepikiran soal operasi dan biaya ibu tidak apa apa ibu udah mendingan besok udah keluar,jadi ana janji tidak akan kasih tau kak Febby janji kata ibu.
"iya dinda janji dengan terpaksa sambil memeluk ibunya".
off flashback
setelah menerima telfon dari adiknya by selalu kepikiran tentang ibunya,bagaimana ini ana gue kepikiran terus sama ibu di kampung.
kamu yang tenang by semuanya akan baik baik aja jangan terlalu berfikir negatif,coba kamu telfon kembali tanya keadaan ibu kamu sama kalau ada apa kita balik ke kampung Kat Kirana.
halo Dinda bagaimana keadaan ibu apa ibu sudah sadar atau belum terus ibu sakit apa,apa sakitnya parah atau bagaimana tanya by bertubi tubi.
kak kalau kasih pertanyaan itu satu main serbu aja kan susah jawabnya canda Dinda.
"maaf kakak lagi kuatir sama keadaan ibu".
iya Kakak Dinda tau,keadaan ibu sudah baik ibu juga sudah siuman kata dokter keadaan ibu baik baik aja tidak ada yang serius,kakak Ngah usah kuatir nanti kalau dokter periksa dan keadaan ibu sudah kembali dan sehat besok udah boleh pulang kak,kata Dinda bohong.
maaf kak Dinda sudah berbohong ibu tidak mau kak by kepikiran tapi kalau penyakit ibu kambuh lagi Dinda akan kasih tau kakak kata Dinda dalam hati.
Alhamdulillah kalau ibu tidak apa apa,apa kamu ada uang untuk bayar rumah sakitnya,nanti Kakak transfer ke kamu untuk bayar uang rumah sakitnya.
"iya kak makasih kak".
oke kamu istirahat besok kakak telfon lagi kamu jagain ibu kamu juga jangan lupa makan, dan jaga kesehatan nanti kalau kamu sakit tidak ada yang urus dan jaga ibu.
"iya kak".
setelah menelfon Dinda by masih kepikiran tentang ibunya karena ibunya tiba tiba pingsan,by kepikiran tentang penyakit ibunya ya dulu karena ibunya juga pernah tiba tiba pingsan.
kamu Ngah usah kepikiran kalau ada apa apa Dinda pasti nelfon ko,nanti kamu Ngah fokus kerja di marahin sama bos nantinya kita istirahat besok masuk kerja ,kata ana.
"oke"
di tempat Michael
setelah sampai di rumah Michael di sambut oleh mama ke sayangnya itu,walaupun kadang bikin bete,apa lagi dengan permintaan yang satu itu.
El kamu kenapa pulang jam begini,kamu dari mana aja kata mama El.
__ADS_1
El dari aparatemen Rian ma,ada yang harus aku selesaikan jawab El.
"kamu ya kerjaan Mulu"
"El capek ma mau istirahat"
kamu Ngah makan,apa mau ibu panas sin makanya kata mama El.
Ngah usah ma El udah makan di luar tadi sama Rian.
oke kamu naik istirahat,dan jangan lupa pesan mama ya El mama akan tagih terus sambil berjalan menuju kamar.
huffff mama orang baru pulang juga itu Mulu yang di tanya apa tidak ada yang lain gitu yang Di tanya itu Mulu.
"gue harapan tuh rian bisa dapat yang gue suruh dengan cepat,capek dengar mama bahas itu mu Mulu".kata El
setalah masuk kedalam kamar,El merebahkan badannya di kasur yang super mahal,dan empuk itu tapi percuma mahal dan empuk tapi di dalam kamar yang super mewah sunyi seperti berada di kuburan apa lagi di tambah pemiliknya yang super dingin.
hari ini capek banget banyak pekerjaan yang numpuk, di tambah lagi permintaan mama yang bikin gue tambah pusing,gue harap tuh rian udah nemu yang gue mau kata El .
sang matahari pun menampakan wajahnya yang bersinar,bertanda aktivitas manusia akan di mulai.
ditempat Febby dan ana
semangat by, jangan terlalu berpikir gue yakin ibu loh baik baik aja nanti kalau loh kepikiran terus entar di kafe kamu tidak fokus,nanti kamu dpat masalah bagaimana jangan sampai kejadian kemarin terulang lagi,bisa bisa kamu di pecat sama sih bos itu,kata Kirana.
gue juga maunya gitu ana, tapi entah kenapa pikiran gue bilang kalau mereka sembunyikan sesuatu dari gue tapi gue harap ini cuman pikiran gue doang Ngah mungkin kan ibu sama Dinda bohongi gue.
loh itu juga tau Ngah mungkin kan ibu sama Dinda bohong sama loh,mending kita berangkat nanti kita telat kena marah sama bos kamu itu kata Kirana.
"bos kamu bos kamu juga Kirana" kata by.
hehehe bos gue juga ya gue kira bukan tawa ana oke kita les go semangat 45 dong.
iya ana ini juga gue udah semangat empat lima,dari tadi itu kamu banyak omong bangat kaya kereta tau tawa Febby.
gitu dong ketawa jangan kaya gitu tadi sedih sedih,kita harus semangat untuk sesuap nasi.
setelah mereka cukup jauh jalannya tapi Ngah jauh amat dari kontrakan cuman 20 menit doang dari kontrakan cuman kontrakannya masuk gang jadi agak jauh,mereka memutuskan untuk berjalan kaki pulang pergi dari kafe tempat mereka kerja karena jarak yang tidak jauh dan menghemat uang mereka ,hitung hitung olahraga.
setelah sampai di kafe mereka pun mengambil posisi mereka masing masing untuk mereka kerjakan.
di rumah Michael
Michael pun sudah bersiap siap untuk berangkat kerja setelah bersiap El pun turun dan sudah ada mama tercinta yang menyambutnya di bawah.
El sarapan dulu mama udah siapin makan di meja, kamu itu harus sarapan sebelum kerja supaya punya tenaga kata mama El.
iya ma, El akan sarapan emang mama Ngah sarapan,tumben mama sudah rapi emangnya mama mau kemana kata El .
mama udah makan tadi,iya mama mau keluar jalan jalan bosan di rumah Mulu rumah sepi amat kaya kuburan, mama nyari udara segar sama mama mau ketemu sama teman mama udah lama mama Ngah ngumpul sama teman mama.
rumah ini Ngah sepi ma tuh ada pembantu,mama mau apa saja tinggal nyuruh aja kata El.
kau ya emang bisa bikin mama emosi ini masih pagi El jangan bikin mama emosi,makanya kalau mau rumah ini ramai cepat nikah sana dan ksih mama cucu sebanyak banyaknya supaya Ngah sepi nih rumah kata mama El.
ma, udah deh sana mama kan mau keluar tuh sama teman mama Ngah usah bahas itu deh bete El.
"kamu ngusir mama dasar anak durhaka" kata mama El.
El Ngah ngusir mama,mama ajak berlebihan El pamit mau berangkat kerja kata El.
"sarapannya Ngah di habisin El" kata mama El.
Ngah ma El Kenyang sambil berjalan keluar tidak menghiraukan ocehan mamanya.
__ADS_1
dasar tuh anak emang dia mau jadi perjaka tua Ngah mau nikah nikah, bisa bisa gue stres jadinya mikirin tuh anak, awas memang dia Ngah bisa bawah cewek ke rumah ini untuk di nikahi gue yang harus turun tangan,bisa bisa dia Ngah nikah nantinya kata mama El.
pusing deh lebih baik jalan jalan deh, lama-lama bisa stres saya, enaknya belanja nih habis uang anak durhaka itu siapa suruh kerja Mulu di otaknya mama El.