
kerja
setelah beberapa hari, mencari pekerjaan Febby dan Kirana akhirnya mendapat kan pekerjaan.
walaupun bekerja sebagai pelan di kafe, Febby sebagai pelayan dan Kirana kerja sebagai kasir.
mereka bekerja dengan sangat semangat, walaupun pekerjaan hanya pelayan kafe, tapi bagi mereka pekerjaan ini sudah cukup bagi mereka yang hanya lulusan SMA,apa lagi mereka membutuhkan uang untuk keperluan mereka.
di kafe.
"by antar kan pesanan ini ke meja yang pojok di sana kata pemilik kafe"
"baik buk"
Febby mengantar kan pesan yang di pesan oleh orang duduk d pojok kafe tersebut
permisi ini pesanan nya silakan menikmati.
"pemuda itu hanya menganggukkan kepalanya".
"dingin amat kaya kulkas aja deh",ucapnya dalam hati.
"kamu kenapa by" tanya Kirana.
itu cowok yang ada di pojok sana sombong amat mentang-mentang orang kaya.
tapi ganteng ya by, ah pengen deh jadi pacarnya.
ganteng dari mananya sih, percuma ganteng kalau sombong, kalau gue Ngah bakalan mau sama orang sombong kaya dia tuh.
terserah kamu deh kata, hati-hati loh siapa tau jodoh loh lebih dingin kaya kulkas empat pintu hahaha kata Kirana.
amit-amit deh semoga gue di jauhkan cowok kaya gitu,itu aja udah dingin bagaimana yang kaya kulkas empat pintu hahahaha "tawa Febby"
"hahaha" Kirana tertawa terbahak-bahak.
awas tuk entar lalat masuk tau rasa loh.
seketika itu juga Kirana menutup mulutnya.
cowok yang duduk pojok di kafe itu adalah sekretaris Michael, dia lagi menunggu Michael untuk membahas tentang perempuan yang ingin menjadi istri kontrak bosnya itu.
hello bos gue sudah nunggu dari tadi udah kering gue.
gue udah dekat
tut tut tut........
baru juga mau nanya langsung matiin ajak dasar bos dingin,seenaknya aja.
tidak lama sosok yang di tunggu akhirnya datang juga.
"loh mau pesan apa".
"gue Kopi aja jangan terlalu manis".
oke
" pelayan "panggil Rian.
by ada yang manggil itu meja pojok yang di sana yang loh bilang orang sombong kekeh Kirana.
apa sih,gue ke sana dulu.
iya permisi,mau pesan apa yang tuan?
teman gue mau pesan kopi satu,kopinya jangan terlalu manis dan jangan terlalu pahit oke.
baik, apa ada lagi yang mau di pesan.
"itu aja"
baik,saya ulangi lagi kopi satu kopinya tidak terlalu manis dan tidak terlalu pahit.
"Michael hanya menganggukkan kepalanya".
__ADS_1
Febby pun beranjak ke dari meja itu,dan masuk ke dapur untuk memberikan pesan,kopi satu kopinya jangan terlalu manis dan jangan terlalu pahit.
by aku minta tolong ya kamu bikin kopinya aku lagi masak pesanan supaya cepat,Ngah nunggu terlalu lama nanti kalau kelamaan bisa marah tuh pelanggan.
"iya kak gue yang bikin".
Febby pun membuat kopi tersebut,rasanya oke deh menutur gue Ngah terlalu manis dan Ngah terlalu pahit,tinggal di antar deh febby pun mengantar ke meja pojok itu.
"silakan kopinya".
belum juga Sampai by di kaget kan dengan suara yang sangat menyeramkan.
"siapa sih yang buat kopi ini" kata Michael.
by pun berbalik badan dan menjawab pertanyaan tersebut saya tuan,kenapa tuan apa kopinya tidak enak atau kurang sesuatu.
loh tau Ngah cara bikin kopi gue kan sudah bilang kopinya itu jangan terlalu manis,kenapa kopinya manis banget loh punya telinga kan untuk dengar apa yang gue pesan tadi.
tapi tuan pesanan yang anda pesan menurut saya itu sudah pas.
pas bagai mana sih kopinya itu terlalu manis,kamu tau Ngah kerja,kalau kamu Ngah tau kerja Ngah usah kerja deh,coba kamu rasa kopinya itu terlalu manis, gue Ngah mau tau loh panggil bos loh gue mau nyuruh loh di pecat kerja Ngah becus.
Febby pun mencoba kopi tersebut
"kopinya enak ko pas Ngah terlalu manis ini orang mentang-mentang orang kaya seenak jidatnya komen emang seleranya itu bagaimana sih" kata Febby dalam hati.
"Febby pun tersenyum", dan menjawab kopinya menurut saya itu pas deh tuan Ngah terlalu manis, jawab Febby dengan senyum terpaksa karena sudah terlalu kesal sama kulkas empat pintu itu.
Ngah menurut gue kopinya Ngah enak cepat kamu panggil bos kamu itu atau gue rubuhkan ini kafe kata Michael.
"keributan pun Sampai di telinga bos mereka".
"ada apa ini kenapa ribut-ribut".
pegawai anda ini Ngah becus kerjanya.
"maaf sebelumnya pegawai saya melakukan kesalahan apa ya sebenarnya".
saya kan pesan Kopi dan gue udah bilang kalau kopinya itu jangan terlalu manis dan tidak terlalu pahit tapi setelah gue coba kopinya ini terlalu manis dan menurut gue dia itu Ngah becus kerjanya dan gue mau dia di pecat sekarang.
"maaf tuan kayanya ini terlalu berlebihan deh ini cuman permasalahan kopinya terlalu manis kenapa jadi saya mau di pecat yah", kata Febby.
Febby pun emosi, apalagi pelanggannya ini bawah nama orang tua.
saya minta maaf sebelum kalau pesanan yang saya bikin tidak sesuai dengan selera anda,menurut saya tuan ini orang sangat pintar dan tau membedah kan dan tau berbicara yang sopan dalam mengkritik seseorang, dan Tuan tidak usah mengajarkan saya bagaimana cara bersikap sopan satu, dan satu lagi anda tidak berhak mengatai orang tua saya tidak bisa mengajari saya sopan santun karena orang tua saya sangat mendidik saya dengan baik dan bagaiman menghargai seseorang anda itu terlalu lebay, dan berlebihan anda bisa menyuruh saya untuk membuat kan kembali kopi yang sesuai dengan selera anda tanpa harus ribut dan harus memecat saya.
menurut anda pekerjaan ini kecil tuan tapi bagi saya pekerjaan ini sangat penting untuk orang seperti saya yang tidak punya apa-apa yang jauh-jauh datang ke kota,marah Febby dia menumpahkan emosinya yang dari tadi dia tahan.
bosnya pun kaget dengan apa yang Febby katakan dia takut jika tuan Michael benar-benar marah dan merubuhkan kafenya ini,siapa sih yang tidak kenal dengan Michael pengusaha sukses yang bisa membuat apa saja apalagi dengan tempat kecil seperti kafe ini.
"Febby kamu apa-apa sih cepat minta maaf kamu Ngah tau dia itu siapa bagaimana pun masalahnya kamu harus minta maaf" kata bos Febby.
Michael pun kaget dengan kata-kata yang keluar kan pelayan itu,kaget karena belum ada wanita yang berani berkata keras kepadanya.dia pun terdiam.
maaf bos saya tidak akan meminta maaf, karena saya tidak melalukan kesalahan yang fatal cuman gara-gara Kopi dia menghina orang tua saya, sampai kapan pun saya tidak akan minta maaf sekalipun saya harus dipecat walaupun pekerjaan ini penting bagi saya kata Febby.
Michael pun hanya diam, dan langsung keluar dari kafe tersebut, Rian kamu urus ini gue mau balik sambil melangkah keluar dengan angkuhnya.
setelah sih kulkas itu keluar, Rian pun menyelesaikan masalah yang di ciptakan oleh bosnya itu,Rian hanya diam sedari tadi menyaksikan perdebatan yang dilakukan bosnya yang menurutnya terlalu berlebihan menurut nya.
maaf sebelumya saya minta maaf terhadap keributan yang di dilakukan oleh bos saya saya akan bayar kerugiannya.
"tidak usah tuan saya yang minta maaf karena tidak kenyamanannya yang terjadi".
tidak apa-apa saya akan tetap bayar menuju kasih, dan membayar semua kerugiannya terjadi, setelah membayar Rian pun keluar dari kafe tersebut dan kembali ke Apartemen.
dasar orang kaya sombong, semua di selesaikan dengan uang sok mau bayar ganti rugi perasaan tidak,ada kerugian cuman secangkir kopi doang yang perlu itu dia minta maaf ke gue karena sudah menghina orang tua gue ngomel Febby.
kamu ikut keruangan saya sekarang kata bos Alex.
"iya bos" jawan febby.
saya tidak mau tau kejadian seperti itu tidak terjadi lagi, bagaimana pun masalahnya kamu itu harus minta maaf, kamu tau dia itu orang penting dan di takuti oleh pengusaha lain dia, dengan mudahnya menghancurkan usaha kecil seperti kafe ini kamu paham kan.
tapi bos dia itu menghina orang tua saya, dan dia tidak ada sama sekali minta maaf, dan siapa sih yang tidak marah kalau orang tua kita di hina seperti itu memang kami miskin tapi kami juga punya harga diri.
__ADS_1
iya saya tau Febby tapi kamu mau tempat ini di rubuhkan dan kamu ngah kerja bagaimana, zaman sekarang itu susah cari kerja apa lagi cuman modal ijasah SMA doang.
"iya bos saya minta maaf" ,jawab Febby tapi bos saya tidak jadi di pecat kan panik Febby.
saya tidak jadi mecat kamu, tapi saya harap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi apalagi berurusan dengan orang seperti tadi, kalau kamu tidak mau hidup lebih susah kamu paham kan.
"iya bos saya paham "
ya sudah kamu kembali kerja ingat jangan ulang lagi seperti tadi.
"baik bos".
Febby keluar dari ruangan bosnya, dan kembali untuk istirahat karena sekarang jam untuk istirahat dan makan siang.
"by loh Ngah di pecat sama bos".
iya gue Ngah di pecat,tapi sumpah gue sebal banget sama tuh cowok rasanya gue mau cakar tuk mukanya yang sok itu Sampai berdarah saking kesalnya gue, apa lagi tadi dia bawah bawah orang tua gue.
sabar by, sumpah tadi jantung gue hampir copot tau liat loh ribut sama tuh cowok apa lagi dia ngotot mau pecat loh, tapi gue heran deh cowok itu punya masalah apa sih sampai masalah kopi aja Sampai begitunya kan bisa di bicarakan baik-baik, kaya orang datang bulan ajak,bukan-bukan itu mah melebihi cewek yang datang bulan heran gue.
apa lagi gue rasanya tuh gue ingin Jambak tadi, untuk gue ingat kalau gue butuh ini kerjaan kalau tidak habis tadi gue Jambak.
iya untuk loh ingat kalau tidak habis loh dipecat,apalagi tadi gue dengar mau robohkan ni kafe ngeri juga tuh orang.
udah deh Ngah usaha bahas tuk si kulkas, semoga dia itu Ngah injak nih kafe lagi, makan yuk nanti jam istirahat habis kita Ngah sempat makan deh.
oke.
apartemen.
setelah Michael keluar dari kafe itu, langsung menuju ke apartemen sekretarisnya,tidak lama kemudian Rian pun juga tiba di apartemen miliknya dan di sana sudah ada menunggu bosnya.
kenapa Loh lama bangat cuman urus masalah kecil doang.
"iya bos maaf" kata Rian.
"apa masalah kecil,masalah yang kamu buat bos tapi marah-marah minta ampun deh"ucapnya dalam hati.
apa?,loh ngumpet gue.
tidak bos mana berani,bos gue mau nanya deh emang bos tadi ada masalah apa sih Sampai perkara kopi ajak di besar-besar kan bos ngah,kasian apa liat muka pelayan tadi,tapi gue salut deh sama. tuh cewek yang berani marahin loh bos,biasanya kalau cewek yang dekat tin loh atau buat masalah bicaranya lembut amat kulit baik hahaha.
dianya ajak yang Ngah becus kerja sudah di kasih tau kopinya rasanya begitu elak Michael,pada dalam hati ini Semua gara-gara mama, helaan nafas Michael.
bos bilang ajak masalah apa,siapa tau gue bisa bantu.
gue pusing mikirin bagaimana gue nyari cewek jangka satu bulan,tadi mama telfon suruh di percepat,bagaimana coba gue Ngah emosi.
owh begitu,kasian juga ya tuk pelayan jadi tempat luapan emosi loh.
bodoh amat emat dianya Ngah becus kerja,jadi gue tugas kan loh nyari cewek yang bisa gue jadikan istri kontrak secepatnya.
emang harus secepat itu ya,tapi kenapa juga harus nyari dan pusing sih bos kan tuh para wanita wanita sudah ngantri di belakang bos dari dulu tanpa harus di cari.
gue Ngah mau sama cewek kaya model begitu,Ngah jelas semua.
Ngah jelas dari mananya tuh yang ngantri tuk model,penyanyi anak pengusaha.
gue tuk nyari yang masalahnya harus di selesaikan dengan uang,pasti ada tuh wanita yang butuh uang apalagi kalau jumlahnya Ngah main-main,gue Ngah mau tau loh haru nyari gue kasih loh waktu seminggu paham loh.
what! seminggu gue dapat dimana tuh cewek model kaya gitu,apa gue cari di hiburan malam.
apa awas loh ya,gue Ngah mau cewek dari tempat kaya gitu,gue potong gaji loh kalau Sampai itu yang loh bawah ke gue.
"santai bos,kan cewek gitu banyak pengalamannya hahahaha" tawa Rian.
"bodoh amat gue Ngah mau awas loh Sampai bawah tuk cewek kaya gitu".
iya mana mungkin kan gue bawah kaya gitu,oke besok gue nyari tuk pesanan loh,bikin susah ajak ni orang ucapnya dalam hati.
"apa loh ngatain gue".
"Ngah bos mana berani gue".
oke gue mau balik jangan lupa tugas loh, Michael pun kembali rumahnya.
__ADS_1
oke bos hati hati bos,dasar bos tidak tau diri nyusahin orang Mulu emang Ngah bisa apa,cari sendiri banyak tuh cewek emangnya model kaya bagaimana sih, yang dia mau perasaan yang ngantri tuk model Spanyol semua deh ngomel Rian.
maaf ya, kalau kalimatnya ada yang salah atau tidak nyambung karena ini novel pertama saya jadi masih dalam proses belajar juga.