
Di sebuah rumah terlihat sebuah keluarga yang bahagia karna memiliki anak yang begitu membanggakan?, apakahm memang begitu adanya.
Tidak semua itu hanya lah kepalsuan yang ada di dunia ini, mereka hanya mengincar kepopuleran dengan memanfaatkan anak mereka yang di tuntut untuk sempurna dalam segala hal.
Hingga suatu hari saat akan pulang dari les yang di jalaninya dia melihat seorang anak kecil tang akan menyebrang padahal itu bukanlah waktunya, refleks yang bagus mengakibatkanya berhasil menyelamatkan anak kecil tersebut tapi bagaimana dengan dirinya?.
Ya dirinya mati karna tertabrak truk yang melintas disana, banyak orang di sekitarnya mencoba untuk memanggil gadis tersebut namun sepertinya takdir berkata lain gadis tersebut telah tiada untuk selamanya.
???? POV
"Ini dimana ya?" kata ku dengan melihat sekitar dan hanya warna putih yang terlihat
"Oh... kau sudah sadar rupanya"
Entah apa yang terjadi tapi aku merasa ini tidak apa-apa,seolah mengatakan 'tidak apa dia tak akan menyakitimu'
"Si-siapa?"
"Aku adalah dewi renkarnasi, sungguh mulianya dirimu mati karna menyelamatkan seorang anak kecil yang bahkan kamu tidak tau!" jelas nya yang mengaku sebagai dewi ini
"Karna kehidupan mu yang malang, aku akan membuatmu berenkarnasi" ucapnya
"Semoga kau bahagia di sana tapi ingatlah kau juga bisa mati jika tetap terus disana" lanjutnya
Aku tak mengeri akan ucapan ya tapi aku merasa akan tau jawabannya nanti
"Walau aku tak begitu mengerti tapi terima kasih" ucap ku padanya
"Anak yang baik, pergilah dan temukan kebahagian mu" ucap nya lalu merentangkan tangan nya padaku
Lalu sebuah cahaya yang amat terang menerpaku dan aku merasa tubuhku perlahan-lahan seperti menghilang.
??? POV end
__ADS_1
Di sebuah tempat yang dimana terdapat dua orang dewasa dengan bayi yang berumur satu tahun tepat dihadapan mereka,lalu salah satu dari banyak nya bayi terdapat satu orang yang telah membuka mata.
Melihat ada yang telah membuka mata salah satu orang dewasa yang berada disana segera menggendong ku dan memberi tau yang lainnya.
"Granma salah satu dari mereka sudah bangun" ucapnya pada Granma
"Baiklah dia ke mama perternakan plant 3" perintah Granma
"Apa dia tak di beri pelacak Granma?" tanya nya pada Granma
"Tidak, ratu ingin membuat eksperimen untuk tak memberi pelacak pada satu anak! dan dia yang terpilih" seru Granma
"Baiklah kalau begitu Granma, saya akan menyerah nya pada mama perternakan plant 3" jawab nya
Tak berselang lama salah satu orang dewasa tersebut pergi ke gerbang dimana terdapat seseorang yang telah menunggunya dan bayi tersebut.
"Ini dia yang akan menggantikan anak yang baru saja dikirim Isabella" dengan menyerahkan bayi tersebut
"Baik, dan siapa namanya?" tanya Isabella
"Baiklah kalau begitu saya permisi" pamit Isabella
"Ya,dan buat dia menjadi yang terbaik Isabella karna dia tak di beri pelacak karna perintah ratu" ucap nya pada Isabella yang mulai menjauh
"Ternyata begitu ya,Kalau begitu Yuriko selamat datang di dunia yang kejam ini" gumam Isabella
Di panti asuhan
Lonceng di bunyikan, semua anak di panti berkumpul.
"Anak-anak maaf mama menganggu kalian bermain karna kita kedatangan saudara baru" ucap Isabella sambil memperkenalkan Yuriko
"Wah siapa namanya mama"
__ADS_1
"Namanya adalah Yuriko" jawab Isabella
"Keira..." panggil Isabella pada Keira
"Ya mama" jawab anak bernama Keira itu
"Bisa kau bantu mama membawa Yuriko ke ruangan bayi" pinta Isabella
" Tentu mama" seru Keira dengan semangat
Yuriko POV
Setelah tertelan oleh cahaya yang di buat dewi itu aku membuka mata ku dan melihat sekeliling namun yang kulihat adalah banyak nya bayi yang menangis, namun mereka di tenangkan oleh dua orang dewasa yang ada disana.
Salah satu dari mereka melihat ku sudah membuka mata dan menggendongku lalu memberi tau seseorang di sebelahnya, aku mendengar nya bahwa aku tak perlu di beri pelacak karna itu adalah perintah dari ratu mereka.
Aku terkejut tentu saja iya karna ternyata aku berenkarnasi ke dalam salah satu anime yang bisa di bilang cukup drak menurut ku, dan lagi aku hanya melihat spoiler nya tidak menonton animenya karna dilarang oleh orang tuaku.
Ya ampun kenapa nasib ku jadi begini dan sekarang aku aku akan menjadi bagian dari plant 3 yang di bawah pimpinan mama bernama Isabella, dan juga akan menjadi saudara para tokoh utama.
Saat mama membunyikan lonceng dan memberi tau kan kehadiran diriku aku dapat melihat salah satu anak yang menatap horor ke pada ku, aku berpikir apa dia mengetahui rahasia panti ini.
Kalau tidak salah dia adalah salah satu anak tertua ya, ah maafkan aku walau aku mengetahui tentang kebenaran ini tapi aku tak bisa menyelamatkan mu.
"Ah kita memang sungguh malang ya..." gumam nya padaku, aku yang mendengarnya merasa sangat sedih
"Kita hanya bisa menunggu untuk dikirim dan tak bisa apa-apa" lanjut nya
Aku tak ingin melihat nya tertekan seperti ini ya setidaknya tidak di hadapan ku, aku mengulurkan tangan ku berusaha mengapai wajah nya.
Sepertinya dia mengerti dan mulai tersenyum pada ku
"Ah kau mencoba mengiburku ya Yuriko, maaf ya menampilkan wajah begini pada mu" ucap Keira dengan nada yang terlihat menyesal
__ADS_1
"Wa aaa" /ah ya gitulah kayak suara bayi gitu.
"Terima kasih telah mencoba menghiburku ya Yuriko" ucap Keira pada ku.