Perjalanan Hidup Sang Pengacara Dan Impiannya

Perjalanan Hidup Sang Pengacara Dan Impiannya
BAB 3


__ADS_3

Setelah selesai minum kopi dan merokok Wira pulang ke rumah mengendarai yakni  mobil berjenis Lamborghini Countach LP I 800-4 Kendaraan yang hanya bisa diisi dua orang ini masuk dalam kategori mobil sport, dan populer di era 1980-an. yang di buat ulang dan dijual terbatas hanya 112 unit di dunia dengan kode LP 112.




Jantung pacunya berasal dari mesin yang sama seperti Lamborghini Sian, yakni kombinasi mesin bensin 12 silinder 6.500cc yang mampu mengeluarkan tenaga 770 daya kuda serta torsi 720 Newton meter, dengan motor listrik berdaya 33 dk dan torsi 35 Nm. Tambahan dinamo pada mesin hybrid ini memang tidak besar kemampuannya, namun disokong arus listrik dari super kapasitor yang tiga kali lebih kuat ketimbang baterai mobil listrik biasa. Akselerasi dari nol ke 100 kilometer per jam yakni 2,8 detik, dan kecepatan puncaknya 355 km per jam. dengan mengendarai mobil itulah Wira pulang ke rumah kedua orang tuanya. Tidak Lupa dia menjemput Adiknya di Cafe yang letaknya tidak jauh dari Gramedia tersebut. Mobil itu sebetulnya milik Klien dia yang tinggal di Polandia dan di titipkan di kantor atas nama Wira jadi bukan milik inventaris kantor .Mobil tersebut di pinjami oleh Kliennya guna mengurus dan mengawasi semua perusahaan dan industri milik Kliennya yang dimana perusahaan dan industri milik Kliennya berdiri dan beroperasi di seluruh pulau jawa. Selain mobil kliennya juga memberikan Gold black card yang dimana di dalamnya sudah ada uang senilai 500 Miliar yah cukup aja untuk beli bensin keliling indonesia dengan mobil tersebut karena untuk urusan pajak mobil sudah di bayar oleh perusahaan kliennya.


Oke lanjut


setelah sampai di rumah bersama adiknya yang imut,Wira mendapat telepon dari rekannya yang berada di kalibawang dekat perbatasan antara kulonprogo dengan magelang guna mengurus kasus Narkoba yang dimana si Klien dijebak oleh istri keduanya melalui anak buah si Klien, hal itu di ketahui saat Wira berdiskusi dengan mereka semua dan tanpa sadar Istri tersebut bicara keceplosan saking takutnya dia bilang anda mahal saya atau suami saya, yang bayar anda adalah saya bukan suami saya,Wira dengan lantang berkata saya tetap akan memperjuangkan dan membela suami anda walau nyawa taruhannya.akhirnya karena keadaan memanas rekan Wira mengajak Wira keluar tepatnya di seberang lapas ngawi ,Disana Wira memesan es kopi kesukaannya sambil merokok MLD black,oh ya Wira ke sana memakai motor kesayangannya tidak memakai mobil yang dimana motor itu adalah hasil kerja keras pertama dia sebagai pengacara


ilustrasi motornya



Oke lanjut


saat dia pulang dari ngawi perasaan Wira gak enak


1.Saat kalapas berjanji akan mempertemukan dia dengan anak buah yg menyiksa kliennya di saksikan rekannya saat pembicaraan tersebut hati wira gak enak karena seperti ada bahaya yg akan mengancam nyawanya, ,padahal janjinya akan di pertemukan dua minggu lagi.dengan alasan prosedural.



Saat istri klien berkata seperti itu dan juga di saksikan rekan nya serta orang yg hadir pada waktu itu di tempat itu.



3.saat pulang dijalan Wira melihat seperti ada seseorang yang mengikutinya ,Wira menganggap itu hanya perasaannya saja.

__ADS_1


Sesampai di rumah jogya Wira terus terbayang wajah kliennya dan memiliki perasaan gak enak akhirnya belum genap 2 minggu Wira bersama rekannya kembali ke sana untuk mengenal Kliennya tetapi di tolak,berkat kegigihan rekannya akhirnya bisa masuk dan bertemu dengan si pelaku pemukulan dan dia akhirnya katanya akan di kenakan sanksi sesuai aturan yang ada..


Saat pulang Wira tdk bertemu istri kliennya dan saat pulang lalapan membukakan pintu keluar dan menyalami Wira dan rekannya,karena tugas dia baru setengah yang berhasil Wira pulang ke jogya dengan tenang dan lega.


Pas minggu ke dua setelah dari Lapas Wira berencana ingin menengok kliennya akhirnya pada saat sore hari pukul 3 Wira mengendarai motor kesayangannya ke kalibawang untuk bertemu dengan rekannya tetapi di tengah perjalanan rantai motor Wira putus,akhirnya Wira mampir ke bengkel di daerah nanggulan dekat belokkan. Setelah sepeda motor selesai diperbaiki di bengkel Wira meluncur ke Kalibawang tepatnya waktu itu pukul 5 sore,kenapa lama di bengkel karena ngantri nunggu menariknya selesai menyervis motor pelanggan lainnya maklum di daerah tersebut bengkel jauh dan jarang.pas sampai dekat spbu nainggolan perut Wira berbunyi akhirnya Wira mampir beli makan dan istirahat dulu sebentar di angkringan sebelah spbu tersebut,Wira melihat jam di hp Xiaomi redmi yg di kasih kliennya itu,di hp jam menunjukkan pukul 6 kurang 12 menit ,Setelah selesai makan semua hp Wira masukkan ke dalam bagasi sepeda motor supaya aman dan tdk hilang terjatuh di jalan maklum dulu hp samsung yg baru dia beli hancur kelindes truk hahaha,hp Wira saat itu ada 4


1.samsung lipat warna hitam di caranya sendiri warna merah


2.Advan warna Biru muda


3.Xiaomi redmi ada satu warna emas



hp oppo warna hitam kelir biru metalik



Setelah beli bensin wira lanjut ke kalibawang dengan kecepatan 50 km per jam ,sampai di saksi kalibawang waktu menunjukkan jam 7 lebih 35 menit ,Wira mampir dulu ke rumah ceweknya itu dan menengok keadaan pacarnya itu ,ketemu lah sama ex calon ibu mertua dan ex para adik ipar,ex calon ibu mertua tanya" abis dari mana nak",Wira menjawab " habis dari Wates mampir di angkringan panggilan terus isi bensin di spbu Nanggulan


bertemu bapak terus sampai disini hehehe " terus mau kemana Wira jawab " mau ke rumah pak Bari rekan saya di banyuurip bu "terus ex calon ibu mertua bilang " jangan dilanjutkan nak ,Nyawamu dalam bahaya ,kamu akan celaka dan bisa mengancam nyawa " Wira menjawab " ah ibu hidup mati ditangan Tuhan tenang aja gapapa kok bu siapa juga yv mau membunuh saya kan saya pengacara yang di lindungi keselamatannya oleh undang undang Advokat no 18 tahun 2003 yang sudah kan oleh Presiden Megawati bu dan uu tersebut memberi perlindungan kepada advokat sebagai hak imunitas. Pada Pasal 16 UU Advokat tertulis bahwa Advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana dalam menjalankan tugas profesinya dengan iktikad baik untuk kepentingan pembelaan Klien dalam sidang pengadilan. jadi selama advokat bekerja dan beraktifitas demi kepentingan kebenaran dan keadilan advokat akan aman bu tenang saja" akhirnya ex calon ibu mertua hanya berkata pasrah yah sudah kalau begitu hati hati di jalan nak ibu doakan kamu pulang selamat kalau ngantuk nginap aja disini nak nanti tidur di rumah satunya sama bapak oke" Wira hanya tersenyum dan mengganggu,setelah itu dia menyapa kekasihnya dan berkata" ngapain induk " terima menjawab " lagi ngerjain pr mas kalau mau buat minum buat sendiri atau minta tolong dek sisilia yang buatkan" Wira hanya tersenyum dan mengganggu dan turun dari tangga kamarnya langsung menuju dapur dan buat sendiri susu coklat hangat dan duduk diluar rumah agar tdk mengganggu belajar kekasihnya sedangkan ke dua hpnya lagi di cas di meja belajar dek sisilia, gak nunggu lama ex calon bapak mertua datang dan berkata " lho kok disini katanya mau kesana".kata bapak itu dan dijawab Wira "bentar pak minum sebentar dan istirahat bentar abis itu kesana"


bapaknya langsung mengangguk dan masuk kedalam warung yg juga dijadikan rumah tinggal ".Setelah selesai minum Wira pamit dan membayar apa yang dia minum dan makan ,walaupun Ex calon adik ipar melarang,Wira bersikeras tetap bayar karena gak enak masa makan minum gratis dan merokok gratis padahal belum nikah resmi sama anak mereka. Akhirnya ex calon Adik iparnya


menerima uang pembayaran itu,Sebelum Wira jalan Kekasihnya berkata " hati hati mas dan ikutin nasehat Ibu ya aku gak mau kamu ada apa apa oke " , Wira hanya menjawab " tenang sayangku aku takkan mati sebelum ingin mati dan sebelum waktu mengizinkan aku mati,Hidup mati di tangan Tuhan bukan di tangan Setan atau manusia,mereka jikalau bisa membunuh badan tetapi tetap tidak bisa membunuh jiwaku 😊 " " kekasihnya yang mendengar jawaban Wira mau marah tetapi dia gak bisa yang bisa dia lakukan hanya berdoa agar kekasihnya selamat jikalau dia kecelakaan bisa tetap hidup lagi. ".sebelum pulang Wira mengambil dua hpnya yg di cas dan melihat jam dan jam menunjukkan pukul setengah delapan malam,akhirnya wira turun menuju ke rumah rekannya memakai sepeda motor dengan kecepatan 25 km per jam walau kecepatan rendah tetapi dengan jalan menurun akhirnya menembus 50 km per jam itupun juga sambil di rem baik rem kaki dan rem tangan.sesampai di jalan nasional wira menurunkan kecepatannya dan berjalan dengan hati hati karena teringat pesan kekasihnya itu, situasi jalan sangat buruk di kanan kiri ada tampilkan material batu ,tanah di tumpuk,pipa besi panjang milik pdam krn pada waktu itu sedang ada proyek pemasangan pipa pada tahun 2018 bulan september tanggal 27 ,proyek tersebut tidak menerapkan standar mutu keamanan yang sesuai sni, Yang dimana hanya diberi batasan tali yg di ikat dengan bambu dan ujung satunya di ikat ke ekskavator, batu batu besar hampir memakan separuh lebih bahu jalan,air yang terus mengalir bebas dari sawah menghiasi dan memperburuk badan jalan jika tidak hati hati akan celaka parah karena jangankan penjaga bahkan disana minim lampu proyek dan tanda peringatan dari proyek pemasangan pipa pdam tersebut.


Akhirnya pukul 8 Wira sampai di rumah pak Bari, Wira mengetuk pintu dan jendela rumah bahkan menelpon Pak Bari tetapi tidak ada yang membukakan pintu ,Wira menunggu tidak terasa sampai pukul setengah sebelas malam ,Menunggu di luar di temani 2 bungkus es white coffee dan rokok mld hitam dan jarum super akhirnya karena kesal Wira pulang sebelum pulang Wira menaruh pesan dan menyisipkan pesan tersebut di sela sela pintu hingga sampai masuk kedalam rumah itu dengan bantuan lidi yang ditemukan diluar rumah.


dalam perjalanan pulang Wira yang dalam kondisi capek dan kesal akibat menunggu mampir di angkringan kebun buah naga kalibawang milik temannya,disana temannya bilang " itu bro dari mana jam segini kelayakan Wira melihat jam baru jam setengah sebelas lewat 15 menit alias pukul 22.45 wib, Wira hanya menjawab singkat " hbs dari rmh rekanku dan menunggu lama di muka rumah ditemani nyamuk dan rokok krn tidak di bukakan pintu mulai jam 8 sampai jam hampir setengah sebelas malam bro"

__ADS_1


temannya mengganggu dan berkata lagi "pesan apa boss" Wira hanya menjawab singkat seperti biasa aku rela menunggunya " temannya yang mendengar hanya tertawa mendengar suara fals Wira.setelaah minuman es white coffee kesukaannya jadi dia memerintahkan meminum habis dan Wira minta di buatkan lagi,temannya heran tidak seperti biasanya Wira seperti itu, walau heran temannya tetap membuatkan lagi hingga sampai 4 gelas dan akhirnya temannya berkata " Lu kalau ngantuk tidur dulu aja bro aman kok gak ada apa apa dan macem macem disini,,Wira hanya menjawab ," gak kok bro aku gak ngantuk kan sdh minum 4 gelas white


coffee ". Temannyabicara lagi " Lu bilang gitu ttp fisik lu gak bisa bohongi gua sdh tdr aja bsk dibangunkan jam 5 pagi bro ".Wira mendengar kesal dan nanya semua berapa krn Wira mau balik


Teman nya berkata semua 20 ribu sama gorengannya dan nasi tadi,Wira pun menyerahkan yang itu dan mau beranjak pergi, ttp temannya berkata lagi " yakin mau berangkat kalau lu berangkat bukannya nyampe ke rumah atau ke tempat klienmu besok tetapi Lu malah masuk rumah sakit karena kecelakaan karena ada orang yg tadi keceplosan bicara di angkringanku mau mencelakaimu"


Wira kaget dan bertanya " ada berapa orang" dijawab ada 4 dan dua sepeda motor dan ada mobil warna hitam doff seperti avanza gitu kalau plat tdk ingat bro.Wira menjawab "oke terima kasih banyak atas infonya bro tenang aku akan hati hati di jalan dan berkata lagi Hidup mati di tangan Tuhan bukan di tangan Setan atau manusia". Temannya yang mendengar itu hanya bisa mendoakan keselamatan temannya yg sangat keras kepala itu.


Dalam perjalanan pulang Wira ternyata sdh ditunggu dan di cegat dua sepeda motor dengan jaket hitam dan membawa pentungan di tangannya akhirnya perkelahian di jalan memakai motor pun terjadi ,yang satu memepet Wira dari sebelah kiri yang satu di kanan tetapi wira bisa menghindar serangan tersebut dan pengendara sepeda motor di kiri maju ke depan dan yg nan menendang mtr Wira hingga Wira terjatuh tidak sadarkan diri karena helm nya terlepas dan kepalanya membentur pipa dan Wira terseret sejauh kurang lebih 100 meter dari kejadian karena situasi jalan sepi dan menurun serta licin karena becek akibat air dari sawah mengalir turun deras ke jalan berserta tanah yg ikut tersapu air disitu ditambah tanah yg bertumpuk di bahu jalan yg sdh tercampur air sawah tadi yang membuat jalan semakin licin, para penyerang yg melihat Wira jatuh tergeletak bersimbah darah kabur meninggalkan Wira karena dikira wira sudah mati,Wira hanya memperkirakan sekarang jam setengah dua belas krn terakhir dia melihat jam di hpnya sudah pukul 23:15 krn jarak angkringan dengan tempat terakhir Wira akhirnya diselamatkan orang hanya menempuh perjalanan selama 15 menit. dalam keadaan seperti itu yg tergeletak tak berdaya Wira hanya membunyikan klakson sepeda motor terus menerus dengan sekuat tenaga krn badan juga tertindih body sepeda motor sambil Wira membaca semua doa baik doa yang diajarkan oleh gereja katolik,doa dari guru angkatnya yg biksu budha bahkan ayat alkitab pun dia gunakan dan bacakan karena ada suara yang memerintahkan Wira untuk melafalkan ayat Alkitab tersebut walau dalam kondisi parah dari kepala dan telinga darah keluar terus menerus dan Wira juga mengalami muntah darah berwarna hitam dalam pandangan Wira sebelum kesadarannya hilang .Wira sadar pertama saat di ruang ugd rumah sakit boro kalibawang dengan keadaan di infus dan hidung di taruh kapas sambil ditanya pihak kepolisian ditanya kejadian waktu itu .Wira gak begitu bisa menjawab dan akhirnya pingsan lagi. Wira sadar lagi ke dua kalinya saat di masukkan ke ambulan untuk dipindahkan ke rumah sakit sardjito yogyakarta Wira bertanya ke adiknya candri mau kemana kita,adiknya menjawab singkat "mau ke sardjito mas ,sudah mas tenang saja dan jangan banyak bicara oke" Wira pun gak bisa menjawab perkataan adiknya itu dikarenakan Wira tidak sadarkan diri lagi ,Wira sadar ke tiga saat di lorong rumah sakit sardjito ini di mana adiknya menjawab singkat " sardjito " dan Wira gak sadarkan diri lagi setelah muntah darah yang banyak di lantai rumah sakit.


Wira sadar ke 4 kalinya saat di masukkan ke ruang pemeriksaan seluruh badan dan saat berada didalam mesin scan area tubuh Wira sudah tidak sadar lagi ,didalam alam bawah sadar Wira hanya melihat kegelapan dan bau belerang ,Wira berteriak ini dimana


Akhirnya Wira di datangi seorang seperti laki laki membawa tongkat yang panjang dan Wira bertanya " apa yang ada di bawah jurang itu dan apa itu ", Orang itu menjawab " kamu mau tahu tetapi jangan kaget dengan isi didalamnya " wira mengangguk dan tdk menjawab secara lisan, Orang itu menyibukkan api yg hitam dan panasnya melebihi api kompor dan setelah terminal terkejutlah Wira bahwa yang didalamnya ada banyak manusia ada yg disiksa ada yg menyembah berhala terus disiksa orang orang itu,wira yang melihat hal itu marah dan berkata Kenapa orang itu di siksa ,tempat apa itu sudah melanggar Hukum " orang itu menjawab " Hukum yang kamu bawa di kepalamu hanya berlaku di duniamu disini sudah bukan duniamu dan tempat itu adalah NERAKA APA KAMU TAKUT HAI ANAK MANUSIA"


WIRA tersenyum dan berkata "bawa aku ke hadapan pemimpinnya aku mau mengajukan protes dan akan membela mereka".Orang itu hanya tersenyum dan menjawab singkat " Apakah kamu YAKIN,sebab tidak ada satu anak manusia pun yang sanggup berkata dan berdiri tegak di HADAPANNYA tanpa IZINNYA "


WIRA DENGAN KERAS KEPALA BERKATA " YA SAYA YAKIN".Orang itu hanya merespon dan berkata Tutuplah kedua matamu dan jangan buka sebelum saya perintahkan jika kamu melanggar maka NERAKA ADALAH TEMPAT KEDIAMAN TERAKHIR MU"


WIRA yang mendengar itu langsung menelan ludah secara kasar dan patuh kepada perintah orang tersebut daripada di masukkan ke dalam NERAKA .


selang beberapa menit seingat wira Wira sampai di sebuah ruangan yang semuanya dari emas murni ,Wira berpikir wah kalo ini dibawa sedikit saja satu tegel aku bisa jadi orang terkaya di dunia hehehe ,tetapi lamunan Wira hilang seketika ketika ada seorang yang duduk di atas kursi tahta yang wajahnya tidak kelihatan dan silau oleh cahaya keemasan, Orang yang membawa Wira hanya berkata jangan kamu lihat terlalu lama bisa berbahaya bagi keselamatan jiwaku,karena jiwamu tidak kuat untuk menanggungnya. Wira dengan patuh mengikuti perintah orang tersebut. Setelah Wira patuh akan perintaNYA ORANG ITU DUDUK DI SEBELAH KANAN ORANG YANG DUDUK DI KURSI TAHTA DAN Pria bercahaya tersebut berkata "Apa yang mau kamu protestan,siapa yang mau kamu bela ingatlah ini bukan ditanami lagi walau kamu dengan baju toga berdiri di hadapanKU jika aku tidak mengizinkan kamu bicara atau berdiri bahkan duduk kamu takkan bisa melakukan keinginanmu itu apakah kamu paham dan mengerti anakku.Wira hanya bisa mengangguk dan diam di HADAPANNYA, Dia berkata "Anakku walau sebelum kamu dikirim kesini kamu melakukan dosa berat selama 2 tahun berturut turut Aku akan memaafkan dosamu itu dengan Satu syarat JANGAN ULANGI DOSA ITU LAGI KARENA MEMBUATKU JIJIK DAN AKU JUGA JIJIK AKAN SEMUA BENDA YANG KAMU PUNYA PAHAM,KALAU KAMU PATUH AKAN SYARAT INI AKU AKAN MEMBERIKAN SEBUAH HADIAH YAITU SISTEM PEMBELA UMUM GUNAKANLAH DENGAN BIJAK,SISTEM ITU BERBEDA DENGAN SISTEM IMYANG LAIN ,TIDAK ADA PANEL BERISI STATUS APAPUN INTINYA KAMU SEPERTI MANUSIA BIASA TETAPI DIBERIKAN KELEBIHAN JIKA KAMU MELAKUKAN SUATU KESALAHAN KAMU AKAN DIHUKUM INSTAN SEPERTI KECELAKAAN BAIK RINGAN BAHKAN BISA BERAT JIKA KESALAHANMU FATAL DAN KALAU KAMU MATI KAMU TIDAK AKAN DISINI TETAPI KAMU AKAN TINGGAL DI MANA KAMU MELIHAT TADI,KAMU MENGERTI MAKSUD PERKATAANKU INI ANAKKU.


Wira hanya menjawab Ya hamba mengerti ,TUHAN dan RAJAKU "


Beliau berkata lagi "INGAT JANGAN LAKUKAN KESALAHAN LAGI AKU TIDAK AKAN MEMBERI KESEMPATAN KEDUA KALINYA, DAN JANGAN KAGET SAAT KAMU BANGUN KAMU ADA DI ATAS TEMPAT TIDUR BESI DI DALAM SUATU RUANGAN CEPATLAH KAMU PULANG KE RAGAMU SEBELUM KE DUA ORANG ITU MELAKUKAN PERCOBAAN KE RAGAMU SEKARANG RAGAMU LAGI DIDUDUKI OLEH SEORANG WANITA DAN DIA BAKAL AKAN MENGANDUNG ANAKMU,SUATU SAAT KAMU AKAN DITEMUKAN KEMBALI JADI BERSABARLAH DAN JIKA ADA ORANG YANG MENJAHATI MU, MENIPU MU JANGAN DIBALAS DIAM DAN SERAHKAN KEPADAKU KARENA PEMBALASAN ADALAH HAK KU HAK MU ADALAH MENGIRIM DIA KE HADAPAN KU DENGAN BERDOA NANTI AKAN KU KIRIM MALAIKAT UNTUK MENJEMPUT ORANG ITU PAHAM ANAKKU "


Setelah Beliau berkata seperti itu tiba tiba jiwa Wira seakan terlempar kebawah dan saat sadar k lima kalinya Wira kaget dia sdh dalam keadaan polos tidak memakai baju,infus di lepas dari lengannya dan melihat sekeliling,dia melihat adiknya menangis di telp sambil berkata " Mah mas Wira mati mam walau dia kakak menyebalkan tetapi saya sayang kakak mam,hikhikhik huaaa😭😭😭😭"


Wira yang mendengar suara itu kaget bahwa tadi dia mati berarti yang dia lihat dan alami itu nyata bukan ilusi.

__ADS_1


Setelah melihat adiknya menangis Wira kaget ada seorang wanita yang pekerjaan dokter koas alias dokter praktek duduk nangkring spt adegan di film blue yg pernah dia lihat duduk di atasnya dan wanita itu juga kaget melihat Wira sadar dan akhirnya berkata Kamu sudah sadar kamu sudah agak lama disini dan di vonis mati sama dokter karena kamu memuntahkan banyak darah ,dan kamu jangan laporkan aku ,aku memberikan bantalan leher untukmu karrna lehernya sudah patah tulang sendi di pundak di sebelah kirimu juga patah jadi jangan banyak gerak,maafkan aku ya aku gak kuat dan akhirnya khilaf dan juga jangan laporkan temanku di sebelhmu itu ya mendengar itu Wira hanya mengangguk mengiyakan ,Wira yang mendengar kata wanita itu menoleh ke samping kiri dan melihat laki laki dengan atribut baju dokter bertuliskan dokter koas gemetaran dan berkeringat dingin saat dipandang Wira ,Wira hanya berkata "ini dimana ".Wanita itu menjawab " di ruang transit jenazah,kamu sudah di mandi kan dan siap dibawa ke rumah mu sesuai KTP mu,SUATU saat aku akan ke rumahmu bersama adikku 😊😊 "


Setelah mendengar kata wanita itu Wira mengangguk dan paham setelah itu dia hanya berkata "mana Dokter ", Wanita itu menyuruh teman prianya itu lari keluar untuk memanggil dokter dan saat wanita itu menoleh ke Wira Wira sudah tidak sadarkan diri lagi. dan saat sadar ke 6 kalinya Wira melihat sudah ada di dalam kamar, ditangan terpasang infus dan dia dikelilingi ibu dan adiknya sambil berkata " Puji Tuhan Mas sudah Hidup lagi,Terimakasih banyak TUHAN." ibunya juga berkata sama hanya sedikit beda "Puji Tuhan anakku sudah Hidup lagi,Terimakasih banyak TUHAN. Wira yang mendengar hal itu hanya diam dan tersenyum sebelum dia tidak sadar lagi tetapi tidak lama. selama dua hari kemudian Wira sadar lagi dan masih dikamar rumah sakit sardjito itu


__ADS_2