
Beliau berkata lagi "INGAT JANGAN LAKUKAN KESALAHAN LAGI AKU TIDAK AKAN MEMBERI KESEMPATAN KEDUA KALINYA, DAN JANGAN KAGET SAAT KAMU BANGUN KAMU ADA DI ATAS TEMPAT TIDUR BESI DI DALAM SUATU RUANGAN CEPATLAH KAMU PULANG KE RAGAMU SEBELUM KE DUA ORANG ITU MELAKUKAN PERCOBAAN KE RAGAMU SEKARANG RAGAMU LAGI DIDUDUKI OLEH SEORANG WANITA DAN DIA BAKAL AKAN MENGANDUNG ANAKMU,SUATU SAAT KAMU AKAN DITEMUKAN KEMBALI JADI BERSABARLAH DAN JIKA ADA ORANG YANG MENJAHATI MU, MENIPU MU JANGAN DIBALAS DIAM DAN SERAHKAN KEPADAKU KARENA PEMBALASAN ADALAH HAK KU HAK MU ADALAH MENGIRIM DIA KE HADAPAN KU DENGAN BERDOA NANTI AKAN KU KIRIM MALAIKAT UNTUK MENJEMPUT ORANG ITU PAHAM ANAKKU "
__ADS_1
Setelah Beliau berkata seperti itu tiba tiba jiwa Wira seakan terlempar kebawah dan saat sadar k lima kalinya Wira kaget dia sdh dalam keadaan polos tidak memakai baju,infus di lepas dari lengannya dan melihat sekeliling,dia melihat adiknya menangis di telp sambil berkata " Mah mas Wira mati mam walau dia kakak menyebalkan tetapi saya sayang kakak mam,hikhikhik huaaaðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜"
__ADS_1
Setelah sadar dari Pingsannya Wira didatangi rekannya dan Wira bertanya bagaimana kasus sertifikat tanah itu sdh beres gak pak jawab rekannya nunggu mas Wira pulang baru kita selesaikan masalah perkara itu,Mendengar hal itu Wira marah kepada rekannya ",jika saya mati kemarin nasib klien kita bagaimana pak untung TUHAN baik masih menghidupkan saya lagi ,saya gak mau tau besok itu surat yang di perlukan oleh bpn kulonprogo sudah diserahkan kasian nasib klien kita pak,mereka menyerahkan nasib mereka dan mempercayakan nasib mereka di tangan kita pak,ingat KEPERCAYAAN LEBIH BERHARGA DARI EMAS,BERLIAN ATAUPUN UANG, SEKALI HILANG KEPERCAYAAN ORANG KE KITA ,KELAR PROFESI KITA"
__ADS_1
Setelah melihat adiknya menangis Wira kaget ada seorang wanita yang pekerjaan dokter koas alias dokter praktek duduk nangkring spt adegan di film blue yg pernah dia lihat duduk di atasnya dan wanita itu juga kaget melihat Wira sadar dan akhirnya berkata Kamu sudah sadar kamu sudah agak lama disini dan di vonis mati sama dokter karena kamu memuntahkan banyak darah ,dan kamu jangan laporkan aku ,aku memberikan bantalan leher untukmu karrna lehernya sudah patah tulang sendi di pundak di sebelah kirimu juga patah jadi jangan banyak gerak,maafkan aku ya aku gak kuat dan akhirnya khilaf dan juga jangan laporkan temanku di sebelhmu itu ya mendengar itu Wira hanya mengangguk mengiyakan ,Wira yang mendengar kata wanita itu menoleh ke samping kiri dan melihat laki laki dengan atribut baju dokter bertuliskan dokter koas gemetaran dan berkeringat dingin saat dipandang Wira ,Wira hanya berkata "ini dimana ".Wanita itu menjawab " di ruang transit jenazah,kamu sudah di mandi kan dan siap dibawa ke rumah mu sesuai KTP mu,SUATU saat aku akan ke rumahmu bersama adikku 😊😊 "
__ADS_1
Setelah mendengar kata wanita itu Wira mengangguk dan paham setelah itu dia hanya berkata "mana Dokter ", Wanita itu menyuruh teman prianya itu lari keluar untuk memanggil dokter dan saat wanita itu menoleh ke Wira Wira sudah tidak sadarkan diri lagi. dan saat sadar ke 6 kalinya Wira melihat sudah ada di dalam kamar, ditangan terpasang infus dan dia dikelilingi ibu dan adiknya sambil berkata " Puji Tuhan Mas sudah Hidup lagi,Terimakasih banyak TUHAN.." ibunya juga berkata sama hanya sedikit beda "Puji Tuhan anakku sudah Hidup lagi,Terimakasih banyak TUHAN. Wira yang mendengar hal itu hanya diam dan tersenyum sebelum dia tidak sadar lagi tetapi tidak lama. selama dua hari kemudian Wira sadar lagi dan masih dikamar rumah sakit sardjito itu
__ADS_1