
\[HINA'AN TETANGGA\]
Karya:Darna
Bab 4
"Heh Banyak Halu Mu sini lanjut kerja aja kek" Karyawan Satunya memberikan sebuah kardu berisi kertas full
(Bdw ini udah nggak di makassar ini mereka tinggal di jakarta tempat tinggal pak wansyah, Mereka mengurus surat perpindahan sebelum mereka menikah)
_________________selanjutnya________________
Karyawan Yang tadi memuji memutar bola matanya dengan malas Dan segera pergi
Jam istrihat pun tiba Ninna dan Alga Segera Berbaring di kamar ninna melihat dinding-dinding ruangan kamar itu nampaknya pikiran ninna kosong ia melamun
"Syg Mau Makan apa? Nanti kakak beli'in mau?"
Tak ada jawaban dari ninna
"Syg?. Kamu baik baik saja?"
Lagi lagi tak memberi jawabn
"DORR"
"Heh astagfirullah ya Allah, kakak mah ngagetin"
Ninna kaget gara-gara alga
"Habisnya kamu sih di tanya-tanya nggak mau jawab"
"Maaf kak, Tadi ngomong apa?"
"Saya mau minta hak saya sekarang sebagai suami"
Canda alga membuat Ninna Langsung lompat dari ranjang
"Kakak mah jangan gitu saya belum siap" Tegas ninna
"Hissss ninna bercanda hehehe, maaf, kamu mau makan apa? Kita pesen makanan, di dapur ada piring sama gelas,ke dapur yah ambilin alat makan" Alga Membuat Ninna Mendapatkan ide
'Mengapa tidak memasak saja yah untuk kak alga?' Batin ninna
"Kak saya izin ke dapur yah"
"Iya hati hati yah syg"
Di Dapur Ninna mencari-cari bahan Makanan
"Owh Kenapa Nggak Buat Balloso Tello Saja yah"
Mengambil bahan makanan
Sawi, telur 4 biji, Bawang Merah Bawang putih 4 Biji, air secukupnya, mie Sedikit.
Di tengah ninna memasak datang seseorang tak lain karyawan, Karyawannya Terlihat kaget ketika mendapati istri bosnya sedang memasak
"Bu, biar saya yang masak ibu tinggal suruh saya saja bu nggak papa dari pada ibu yang masak" Memberikan saran Pada Ninna
"Eitsss jangan panggil saya ibu, panggil saja saya ninna oke?" Tidak terima dengan panggilan ibu ninna memberikan saran nama panggilan untuknya pada karyawannya
__ADS_1
"Tapikan ibu adalah istri dari bos saya jadi otomatis harus sopan manggilnnya" Ucap karyawan dengan pandangan tertunduk
"Gpp panggil aja" Dengan pasrah Karyawannya pun memanggilnya dengan Sebutan Ninna
"Owh yah kak ninna saya boleh kenalan sama kak ninna ngak?" Tanya karyawan ninna
"Boleh kok sangat Boleh, perkenalkan saya ninna asal Dari Sulsel Tepatnya di kota sengkang, kalau kamu siapa namanya?"
"Nama Saya Ariani Kak saya dari jakarta di sini juga kok kak, owh yah kak itu yang di buat namanya apa? Saya belum pernah lihat"
"Owh ini namanya Balloso tello, nggak tahu nama nya di sini, ini makanan resep dari ibu di sengkang kalau ini di bugis namanya balloso tello hehehe" Ucap ninna sambil mengaduk aduk makanan yang sudah tercampur semua
"Owh Yah kita makan bareng yah di ruangan pak alga kita ber3 makan oke? Nanti saya Ngomong sama suami saya, bdw tolong ambilin mangkok dong" Sambil menunjuk Mangkok yang cukup besar
"Owh yah bu ini" Karyawan tersebut memberikan mangkok yang di tunjuk tadi
__________________Di ruangan Alga____
Pov Ninna
"Kak Ini Aku Masak Sesuatu tadi di dapur kebetulan ada bahannya jadi ku masak, Nah ini nasinya Juga saya ambilin yah" Ku sajikan nasi dan masakanku di piring alga
"Iya syg makasih yah, bdw ini makanan yang tadi ku pesan makan juga yah" Alga menyodorkan sebuah Makanan ternyata itu pizza
"Wah ma syaa allah, Kak sini masuk kita makan bareng bareng"
"Iya Kak"
Alga Mengerutkan Keningnya heran
"Kok Masuk di sini di ruangan saya?"
"Owh Ini tadi kak saya yang ajak dia makan di sini sama sama, gpp kan?" Aku bertanya dengan harapan agar bisa di izinkan untuk makan ber3
Kami pun makan ber3 di ruangan bersama-sama rasanya seperti menjadi keluarga namun ariani tampak tegang ketika alga menatapnya tajam
"Eh dek kamu blepotan makannya, ini tisunya ku lap yah cadarmu"
Mataku seketika melotot saat alga menyentuh tanganku dan melap cadarku yang kotor adegan ini tentu saja membuat Ariani seketika menjadi nyamuk di antara kami
"Pak, bu saya sudah kenyang, tapi ini masakan bu ninna sangat enak dan ma syaa Allah baru pertama kali saya merasakan Makanan se'enak Ini, saya pamit yah bu, Wassalamu'alaikum"
Ku balas dengan anggukan Pelan-pelan
Selesai dengan ritual makan ku dengan alga
Aku mengajukan sebuah ide ke suamiku
"Kak gimana kalau tiap hari ke kantor aku aja yang masak? Habis tuh di bagi'in sama karyawan di bawah? Biar mereka nggak keluar lagi kak"
Ku tatap wajah alga sontak alga langsung mengangguk dengan cepat
"Wah boleh tuh syg buat aja besok banyak-banyak yah"
Ku anggukan pertanda dengan 'iya'
________________sesampainya di halaman rumah___________
"Alhamdulillah sampai juga yah kak" Ku ulurkan tangan ku, dan ku raih tangan alga lalu ku cium
"Ma syaa allah solehah sekali istri saya ini, yuk masuk"
__ADS_1
Sekali lagi ku anggukan kepalaku
Ku langkahkan kaki ke halaman rumah, tetanggaku sudah Menjemput dengan mulut yang nyinyir ku dengar bisikannya
"Liat tuh si ninna, Ternyata *******, hahaha"
Begitu yang ku dengar dari bisikan tetanggaku yang terdengar jelas di telingaku, Tetanggaku namanya Ardilla dan viona mereka ber2 jarang tak terlihat alias setiap hari mereka berkeliaran di lingkungan
"HEYYY DASAR NINJA RASAKAN INI"
Teriak Ardilla lalu Menyiramku se'ember air yang membuatku menjadi Basah kuyup, aku hanya bisa bersabar dan diam
"Ninna, Eh Ninja Kamu kenapa Bawa Tas Segala sih apa jangan-jangan kamu bawa bom yah, ckckck bahaya nih"
Viona mengejekku namun Lagi-Lagi aku hanya diam bisa bersabar
"HEYYY, DASAR TETANGGA YANG TID.."
Omongan Alga, terhenti saat ku sentuh bahunya, otomatis dia akan paham dengan kode'an ku
Ku tarik tangan alga lalu menuju masuk ke rumah
"Bi, bi cepat ambilkan handuk putih dan baju gamis hitam di lemari kamar kami cepat bik" Tegas Alga
"Baik tuan" Bibi segera berjalan menuju kamarku
"Kamu Nggak papa kan? Syg, ya allah kamu menggigil" Alga panik
"Ini tuan, Handuk dan gamisnya" Bibi memberikan handuk putih dan baju gamis
"Makasih yah bi" Ucapku
"Nih Kamu buka cadar sama. Jilbab mu yah syg, lagian kita cuman ber3 jadi nggak papa"
Ku lepaskan cadar dan jilbabku, baru kali ini ku lepas cadar dan jilbabku di depan bibi, ku lihat bibi mulutnya ters menganga melihat ku ketika membuka cadar dan jilbabku
"Non-non ninna, Ma syaa allah baru pertama ku lihat wajah non ninna, kulit Non ninna putih, rambut berkilau dan hitam pekat"
Tanpa berlama-lama segera ku kenakan gamis hitamku lalu masuk ke kamar, ketika ku langkahkan kakiku, Alga langsung sigap menggendongku masuk ke kamar, awalnya aku memberontak dan menolak di gendong oleh nya, namun dia memplototiku agar aku diam
"Fiuhhh Ya Allah Semoga Istriku Ini Selalu cantik luar dan dalam Aamiin" Ucapan alga membuatku salting brutal, hingga aku tak sadar langsung nyosor mencium. Pipi Alga
"Ihhh sayang, Soscwit banget dehhhh"
'Ya Allah Ya Rabbi suamiku kenapa seperti Wanita' batinku
____________Malam________
Cahaya Rembulan mulai terlihat,masuk ke dalam bilik kamarku
Ku Raba-Raba Kasur sebelahku sedang mencari sosok Lelaki yang selalu bersamaku tiap hari, tapi tak ku temukan
"Kak, kakak di mana?" Teriakku mencari sosok Yang ku nanti kehadirannya , tak ada Jawaban
"Kak, kakak di mana? Saya takut kak hikssss"teriakku dengan tangisan
" Iya,Di kamar mandi dek" Tangisku langsung terhenti, ketika ku dengar suara pintu kamar berbunyi, itu tandanya kak alga sudah keluar dari kamar mandi
"Ya allah, baru di tinggal bentar langsung nyari'in sampe nangis" Alga Memberikan tisu sembari duduk di tepi ranjang
___Lanjut Bab 5nya Yah Guys__
__ADS_1
[maaf bila di dalam cerita fiksi ini ada kata kata yang menyinggung atau mungkin nama dan latar belaka yang sama]