
Mulai awal pacaran saya sudah berangan tinggi untuk memilikimu seutuhnya, dan saya berharap Adi akan menjadi pendamping saya yang terakhir,saya juga mengkhayal Adi akan menikahi saya dan hidup selamanya.Saya juga mengkhayal kalau Adi nikah sama saya,pasti hidup saya akan bahagia,dan bertambah lah kebahagiaan kami jika di karunia kan seorang anak yang Sholeh dan sholehah.
Tapi itu semua hanya lah sebatas angan saya saja,namun dalam kenyataannya saya salah menduga,ternyata Adi kembali lagi bersama istri dan anaknya.Saya yang terlalu berharap lebih dan mempunyai angan yang begitu besar kepada Adi,saya berangan bahwa Adi akan bersama terus dengan saya,tetapi nyatanya tidak.Adi lebih memilih kembali bersama dengan istri dan anaknya,hingga putus dengan saya.Saya masih berangan jika Adi akan kembali bersama dengan saya suatu saat nanti.Tapi itu tidak akan mungkin terjadi,karena Adi pasti lebih memilih bersama istri dan anaknya,sebab Adi masih mencintai dan menyayangi istri dan anaknya.Adi tetap bertahan dan sabar dengan sifat istrinya,karena istrinya pernah selingkuh dari Adi,tetapi Adi tetap memaafkan istrinya dan di kesempatan untuk berubah.
__ADS_1
Adi sangat yakin sekali dengan istrinya,kalau istrinya akan berubah dengan seiring berjalannya waktu,Adi benar-benar sangat sabar menghadapi sifat istrinya.Adi kasihan dengan anaknya karena pemikiran istrinya masih seperti anak kecil dan pikirannya belum begitu dewasa,sebab istrinya masih suka selingkuh dan berpaling dari Adi.Disaat istrinya jauh dari Adi atau menjalankan LDR.
Apa istrinya tidak kasihan dengan anaknya,kalau sifatnya masih seperti anak kecil,padahal istrinya sangat beruntung mendapatkan Adi.Adi itu orangnya sangat royal atau tidak pelit,dulu Adi sering membelikan aku barang yang aku inginkan,tapi itu dulu di saat aku masih menjadi pacarnya Adi.Adi juga sering membelikan makanan yang aku pingin,dan kalau di rumah tidak ada makanan Adi langsung membelikan lauk untuk aku makan, walaupun Adi terlihat cuek tapi aslinya itu Adi itu perhatian.
__ADS_1
Ternyata anganku terlalu tinggi hingga membuat saya trauma dan takut untuk membuka hati Kembali.Saya takut jika membuka hati kembali,endingnya bakal sama dan saya akan di tinggalkan begitu saj, seperti yang aku alami sekarang.
Ternyata benar jangan terlalu berharap lebih dengan manusia,karena manusia bisa berubah kapan saja,jika berharap lebih dengan manusia pasti kita akan merasakan kecewa yang sangat mendalam kepada seseorang tersebut.Cintailah seseorang dengan sewajarnya saja,dan jangan berharap lebih jika tidak ingin merasakan patah hati yang sangat hebat,jika statusnya masih berpacaran.Jadi jangan takut untuk kehilangan seseorang,takutlah jika kehilangan Allah di hatimu,bisa jadi Allah menjauhkan dia dan di gantikan yang jauh lebih baik dari dia.
__ADS_1
Karena Allah tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan,Allah hanya kita ingin lebih dekat dengannya,Allah ingin kita berdoa dan berikhtiar.