
Setelah kami berdua putus,Adi masih tetap memberi kabar kepada saya,padahal posisi Adi mau balikan lagi bersama dengan istri dan anaknya,Adi masih berani berkomunikasi dengan saya,namun itu hanya berlangsung hanya dua hari saja.
__ADS_1
Paska kami putus dan Adi balikan lagi dengan istrinya, akhirnya Adi sudah tidak memberikan kabar kepada saya.Semenjak saya tidak berkomunikasi dengan Adi,saya harus melawan pikiran dan hati saya yang tak searah.kalo hati saya bilang ingin di temani Adi seperti dulu,tapi dalam pikiran saya lain jangan ganggu dia lagi.Mungkin dia sudah bahagia dengan anak dan istri nya.
__ADS_1
Jadi saat itu saya tidak berani menghubungi Adi duluan,walaupun hanya sekedar menanyakan kabar,karena saya sadar sekarang Adi sudah milik orang lain.Hingga kami lost contact selama empat sampai lima bulan,dan kini jika saya rindu,harus saya pendam sendiri.Karena sadar bahwa saya bukan siapa-siapa Adi lagi.Jadi saya sudah tidak berhak untuk merindukan seseorang tapi sudah bukan milik kita lagi,sedangkan Adi sudah di miliki orang lain,saya bener-bener kehilangan Adi saat itu.
__ADS_1
Saya tidak mau mengulang kejadian yang sama untuk kedua kalinya,saya juga tidak mau untuk kecewa dan sakit hati saya semakin mendalam,saya juga tidak mau untuk merasakan trauma yang semakin mendalam pada diri saya sendiri.Karena memikirkan seseorang yang belum tentu memikirkan saya juga.
__ADS_1
Saya takut apabila saya masih berkomunikasi dengan Adi,saya akan semakin sulit untuk melupakan Adi, jadi saya memutuskan untuk tidak menghubungi Adi lagi.Walaupun itu sangat sulit bagi saya,yang biasanya tiap hari Whatsapp ini tidak sama sekali,pertama kali tidak menghubungi Adi rasanya berat sekali apalagi hari-hari tanpa Adi.Meskipun berat tanpa Adi saya harus tetap menjalankan hidup saya,karena menjalankan hidup saya masih panjang.Dan cowok tidak hanya Adi saja,masih banyak cowok di luaran sana selain Adi.Setelah putus dengan Adi,saya langsung di dekati cowok,tapi saya menolak.Karena saya masih ingin sendiri dan tidak mau pacaran lagi,saya benar-benar trauma dan takut untuk membuka hati kembali.Akibat trauma yang saya sekarang,membuat saya menolak beberapa cowok yang mendekati saya,karena saya masih belum siap untuk membuka hati kembali.Padahal cowok itu sudah memberikan pilihan yaitu pacaran atau langsung lamaran,saya masih bingung dan pada akhirnya saya memilih untuk sendiri dulu,di pikiran saya saat ini ada saya harus fokus ke karir dulu.Saya ingin di saat saya sudah punya pacar atau pasangan,karir saya sudah tercapai,yaitu saya ingin menjadi penulis yang terkenal.Jadi saya sudah memiliki penghasilan sendiri,dan tidak menjadi beban pasangan saya nantinya,karena saya tahu bahwa kebutuhan saya banyak dan takut pasangan saya tidak memiliki uang.Mumpung saya masih sendiri.Saya harus fokus untuk masa depan saya,dan menaikkan derajat orang tua saya terlebih dahulu.
__ADS_1